Alma Neysa Maheltra, Siswi SMA Asal Tasikmalaya yang Menjadi Guru Biola dengan Segudang Prestasi

gadis cantik itu menuturkan, segala yang ia raih saat ini semata-mata merupakan hasil dukungan dari kedua orang tuanya

dok pribadi
Alma Neysa Maheltra,pemain biola asal Kota Tasikmalaya, yang mengajar biola dan meraih segudang prestasi. 

SUARA  alunan musik seolah terdengar mengisi tiap sudut koridor pada sebuah bangunan ruko yang terletak di Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.

Pada salah satu ruangannya, tampak seorang gadis cantik berkerudung mengapit sebuah biola pada bahu dan pipinya.

Lemah gemulai, tangan kanannya menggerakan busur biola, sedang jemari tangan kirinya yang lentik menari-nari di atas papan jari biola tersebut.

Namanya Alma Neysa Maheltra, seorang siswi kelas 3 di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Tasikmalaya.

Alma Neysa Maheltra, pemain biola asal Kota Tasikmalaya, yang mengajar biola dan meraih segudang prestasi.
Alma Neysa Maheltra, pemain biola asal Kota Tasikmalaya, yang mengajar biola dan meraih segudang prestasi. (dok pribadi)

“Aku belajar biola dari kelas 3 Sekolah Dasar (SD), ya sekitar 9 tahun lalu mungkin,” ujarnya kepada TribunPriangan.com saat ditemui pada Senin (16/1/2023).

Saat ini, Alma Neysa Maheltra diketahui telah berusia 18 tahun, dan telah mengajar sebanyak 13 sampai 14 murid di Sekolah Musik Simphony yang terletak di Jalan HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Baca juga: Sejumput Kisah Rumah Lahir Raden Machjar Angga Koesoemadinata, Musikolog Sunda Pertama di Pulau Jawa

Awalnya, selama 5 tahun dia belajar les biola di sekolah musik tersebut. Barulah saat dirinya menginjak kelas 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP), ia mulai mengajar biola juga di sana.

“Dari kelas 3 SD sampai kelas 2 SMP, aku jadi murid les biola di Simphony. Baru saat memasuki kelas 3 SMP, langsung diminta jadi pengajar biola. Nah, tapi aku tetap belajar juga, sekarang bukan biola, tapi piano, supaya nanti bisa mengiringi,” katanya.

Baca juga: Berkat Konsisten Mendalami Alat Musik Kendang, Asep Ganjar Wiresna Meraih Gelar Doktor Seni Kendang

Selama 9 tahun menjadi murid dan mengajar di Sekolah Musik Simphony Kota Tasikmalaya, Alma bahkan telah meraih segudang prestasi.

Di antaranya adalah mengisi original soundtrack film adaptasi komik asal Taiwan yang berjudul Shelter of The Sky’ dengan judul lagu "Le Saveur" pada 2015.

Alma Neysa Maheltra bahkan menjadi juara pertama Got Talent se-Jawa Barat pada 2016, dan menjadi perwakilan Indonesia dalam kolaborasi Music Connects The World di tahun 2016 dan 2018.

Baca juga: Maysha Jhuan Makin Bersinar Karena Lagu Lugu, Buktikan Diri Mampu Lawan Hujatan

Tak sampai di situ, ia bahkan menjadi juara pertama Got Talent se-Priangan Timur dan juara kedua V Factor Indonesia pada 2020.

Pada 2021, Alma Neysa Maheltra juga menjadi juara dua Creative Exhebition for High School se-Indonesia, dan juara pertama Festival Band se-Tasikmalaya Raya setahun setelahnya.

“Aku punya band juga. Beberapa yang juara di lomba itu ikut sama band,” ucapnya.

Baca juga: Inovasi Musik dengan Playtronica Ala Sisca Guzheng, Sang Pemain Harpa

Di lingkungan sekolah, Alma Neysa Maheltra tergabung ke dalam kelompok musik yang bernama Dekresi (Depot Kreasi Seni). Tetapi, sambungnya, untuk mengikuti lomba antar sekolah, Alma tergabung ke dalam band yang bernama New Chapter.

Untuk band di luar sekolah, ia tergabung ke dalam band yang mengusung genre rock bernama White Devil. Diketahui, pada dua band tersebut, Alma tak hanya bermain biola, melainkan menjadi vokalis utama, dan ia adalah satu-satunya perempuan di kedua band tersebut.

“Kadang, kalau sama White Devil, suka manggung di kafe-kafe gitu kalau lagi libur,” ujarnya.

Baca juga: Sara Fajira Ingin Punya Pengalaman Berkolaborasi, Gabungkan Musik Tradisional dan Modern

Alma Neysa Maheltra memiliki empat buah biola. Biola kesayangannya adalah merek J.S. Bach model 304. Biola tersebut sering digunakannya untuk tampil ke mana-mana.

Kecintaannya pada biola, taklepas dari sosok buyutnya sendiri yang bernama Achadiat, seorang pianis asal Kiaracondong, Bandung.

Baca juga: Gara-gara Jatuh dari Tangga Saat Joget, Meldha Jadi Suka Dangdut, Mohon Dukungan di LIDA

“Aku sendiri nggak sempat lihat Buyut, tapi tahu selentingan saja diceritain Papa, katanya Buyut dulu aktivis di musik, suka tampil-tampil gitu, cuma orbitnya di Bandung,” kata Alma.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
907 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved