Berawal Hobi, Seorang Ibu di Pangandaran Sukses Membuka Bisnis Kuliner Berbagai Jenis Menu Entog

saya mencoba mengenalkan diri melalui hidangan entog hasil dari masakan saya

Tribun Jabar/Padna
Buncila pemilik Rumah Makan Dapur Ngebul Buncila di Kalipucang, Kabbupaten Pangandaran 

BERAWAL dari hobi memasak, seorang ibu di Pangandaran sukses membuka bisnis usaha kuliner dengan menu daging entog. Perempuan yang biasa disapa Buncila (39) ini merupakan warga Desa/Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran.

Buncila memulai bisnis usaha kuliner sejak tahun 2020 atau sejak Pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Sebelum memulai bisnis usaha kuliner dengan membuka rumah makan, Buncila mengisi waktu luangnya dengan memasak melayani keinginan suami dan juga anaknya.

Salah satu menu entog di rumah mnakan dapur Ngebuil Buncila, Kalipucang, Pangandaran, yaitu entog cabai garam
Salah satu menu entog di Rumah Makan Dapur Ngebul Buncila, Kalipucang, Pangandaran, yaitu entog cabai garam (Tribun Jabar/Padna)

"Kebetulan, suami saya kan masuk ke komunitas motor trail adventure. Ketika kumpul suami saya minta untuk masak daging entog," ujar Buncila saat ditemui Tribunjabar.id di Rumah Makan Dapur Ngebul Buncila Kalipucang, belum lama ini.

Awalnya, kata Buncila, suaminya itu meminta masakan rica-rica daging entog buatan istrinya.

Baca juga: Briptu Luciana Dewi Polwan Termuda di Polres Pangandaran Terima Penghargaan dari Kapolres

"Karena kebetulan hobi masak, saat suami saya minta rica-rica entog yang enak. Saya masak rica-rica entog satu wadah wajan besar. Karena kan, banyak tamu seperti dari Majalengka, dan alhamdulilah masakan rica-rica entog saya habis semua. Padahal, masaknya banyak," katanya.

Sebelum menjadi rumah makan tempat usaha pribadinya, tempat yang digunakan itu dahulunya rumah tua.

Baca juga: Ketua BPC PHRI Pangandaran Agus Mulyana: Kami Satu-satunya PHRI di Jabar yang Punya Gedung Sendiri

"Awalnya, Saya sempat bingung buat usaha. Tapi, karena dorongan suami yang katanya kalau saya hobi masak mendingan buat rumah makan yang sederhana. Barulah, saya buat secara bertahap," ucap Ia.

Menurutnya, masakan hidangan entog yang terkenal di Jawa Tengah yang cukup alot saat di makan.

Baca juga: Ketua BPC PHRI Pangandaran Agus Mulyana: Kami Satu-satunya PHRI di Jabar yang Punya Gedung Sendiri

"Mungkin terkenalnya, masakannya bau amis dan alot saat dimakan. Tapi, saya mencoba mengenalkan diri melalui hidangan entog hasil dari masakan saya. Alhamdulilah, setelah banyak yang mencoba termasuk pecinta kuliner, masakan saya kepakai bisa dinikmati oleh pelanggan," ucap Buncila.

Dahulu, saat pandemi ada yang namanya soto entog tapi karena banyak jenis menu soto Ia memilih hanya 7 menu masakan entog.

Baca juga: Ida Siti Hidayah, Pensiunan Guru di Pangandaran yang Menyulap Limbah Kresek Menjadi Bunga Hiasan

Tujuh menu hidangan masakan entog ini di antaranya, entog goreng gondrong, entog bakar, entog goreng bumbu rica, entog rica-rica, sop entog, entog cabai hijau, dan yang paling populer itu entog cabe garam.

"Ya, alhamdulillah, yang tadinya banyak yang gak senang dengan masakan entog, sekarang jadi pada senang," ujar Buncila. (Tribun Jabar/Padna)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
819 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved