Sebelum Pandemi, Anton Simbolon Bisa Mendapat Rp 1 Juta Per Hari dari Jasa Servis Mesin Jahit

"Tergantung kerusakannya, biaya servis mesin jahit itu mahalnya karena ganti sparepart yang sekarang susah didapat"

Tribun Jabar/Deanza Falevi
Anton Simbolon memperbaiki mesin jahit di kediamannya, Jalan Gatot Subroto No 242A, Kota Bandung 

WARGA Bandung tak perlu khawatir bila mesin jahit yang dimilikinya rusak. Anton Simbolon (50), spesialis servis mesin jahit yang berada di Jalan Gatot Subroto No 242A, Kelurahan Binong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung Jawa Barat, telah membuka usahanya sejak 2009.

Anton Simbolon mengatakan, ia bisa memperbaiki berbagai jenis mesin jahit, di antaranya mesin jahit kaki, mesin jahit motor, mesin jahit listrik, dan mesin jahit lainnya.

"Berbagai jenis saya bisa perbaiki, selain perbaikan mesin jahit, saya juga terima modifikasi," ujar Anton saat ditemui di tempat usahanya, Minggu (3/4/2022).

Anton (50), spesialis servis mesin jahit di Kota Bandung yang mencoba bertahan saat Pandemi Covid-19
Anton (50), spesialis servis mesin jahit di Kota Bandung yang mencoba bertahan saat Pandemi Covid-19 (Tribun Jabar/Deanza Falevi)

Modifikasi yang Anton Simbolon maksud adalah mesin jahit yang nantinya akan digunakan untuk perbaikan jok mobil atau motor dan sesuai permintaan pengunjung.

Anton Simbolon mematok harga servis mesin jahit mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 250.000 dan itu di luar biaya komponen yang harus diganti.

Baca juga: Aip yang berusia 70 tahun Alami Stroke, Istrinya Bantu Jadi Tukang Servis Pelek Motor di Cianjur

"Tergantung kerusakannya, biaya servis mesin jahit itu mahalnya karena ganti sparepart yang sekarang susah didapat," ucapnya.

Selain membuka usaha servis mesin jahit, Anton juga menjual mesin jahit bekas yang dimulai dengan harga Rp 1,5 juta hingga Rp 60 juta.

Baca juga: Asep Mampu Kuliahkan Anaknya Hingga Jadi Dokter dari Profesinya Sebagai Tukang Servis Mesin Tike

"Macam-macam sekarang harga mesin jahit, untuk mesin jahit konveksi itu ada yang paling mahal sampai Rp 60 juta," kata Anton Simbolon.

Semenjak pandemi Covid-19, Anton Simbolon mengatakan, pendapatannya kini menurun drastis. "Karena pengusaha konveksi juga pada tutup jadi tidak ada yang perlu diservis," katanya.

Perbaikan mesin jahit oleh Anton Simbolon di rumahnya, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung
Perbaikan mesin jahit oleh Anton Simbolon di rumahnya, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung (Tribun Jabar/Deanza Falevi)

Anton mengaku, ia sebelum pandemi Covid-19 bisa mendapatkan Rp 1 juta dalam sehari. Namun, kini ia hanya mendapatkan Rp 50.000 hingga Rp 150.000.

Baca juga: Sempat Menganggur Saat Pandemi, Sandi Bangkit dan Menjadi Pengusaha Jasa Kurir Bersepeda

Namun dengan begitu, Anton berharap supaya pandemi Covid-19 cepat selesai dan keadaan kembali normal.(Tribun Jabar/Deanza Falevi)

Ikuti kami di
KOMENTAR
717 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved