Sandra Susan, Kolektor Reborn Doll, Bonekanya Mirip Boneka Arwah, Harganya Bisa Puluhan Juta Rupiah

"Bedanya kalau boneka arwah kan diisi sesuatu, kalau reborn doll nggak"

Tribun Jabar/Kemal Setia Permana
Sandra Susan, pengoleksi reborn doll di rumahnya, Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi 

KISAH boneka arwah memang sedang ramai dibicarakan dalam beberapa waktu terakhir ini. Boneka yang konon bisa "hidup" ini banyak dikoleksi artis-artis ternama ibukota.

Namun belum banyak yang tahu jika sebenarnya tak hanya boneka arwah yang saat ini sedang naik daun di kalangan penyuka boneka. Ada boneka yang disebut reborn doll yang juga banyak diburu penyuka mainan yang mirip anak-anak kecil ini.

Salah satu kolektor reborn doll adalah Sandra Susan. Warga Kota Cimahi ini memiliki banyak koleksi reborn doll di rumahnya di kawasan Jalan Mahar Martanegara. Terdapat puluhan reborn doll di rumahnya yang sudah ia rawat sejak bertahun-tahun.

Sandra Susan, pengoleksi reborn doll di rumahnya, Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi
Sandra Susan, pengoleksi reborn doll di rumahnya, Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi (Tribun Jabar/Kemal Setia Permana)

"Ada puluhan boneka yang saya simpan dan rawat, memang kebanyakan reborn doll yang mirip dengan boneka arwah," ujar Sandra ketika ditemui di rumahnya, Kamis (6/1).

Sandra mengatakan, reborn doll merupakan boneka yang mirip dengan boneka arwah yang sedang viral akhir-akhir ini. Bahkan boneka arwah pun biasanya berasal dari reborn doll.

"Bedanya kalau boneka arwah kan diisi sesuatu, kalau reborn doll nggak," ujarnya.

Baca juga: Akibat Pandemi Pengusaha Pun Terpaksa Menjadi Pengamen Boneka di Jalanan Kota Bandung

Kegemaran Sandra mengoleksi reborn doll tak lain karena boneka jenis ini memiliki tingkat kemiripan hampir sama dengan manusia, mulai dari kulit hingga rambut dan asesoris.

"Biasanya pemilihan bahan silikon menjadi salah satu kunci yang membuat kemiripan boneka dengan manusia itu sangat terlihat," katanya.

Kelebihan boneka ini, kata Sandra, salah satunya adalah pemilihan bahan silikon yang sangat baik sehingga menyerupai kulit manusia.

Sandra Susan, pengoleksi reborn doll di rumahnya, Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi
Sandra Susan, pengoleksi reborn doll di rumahnya, Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi (Tribun Jabar/Kemal Setia Permana)

"Semakin baik kualitasnya harganya akan semakin mahal. Boneka jenis ini kebanyakan impor dan itu berimbas kepada harga," ujar Sandra.

Menurut Sandra, harga reborn doll khususnya yang ia koleksi, bisa mencapai jutaan hingga puluhan juta rupiah. Karena harganya yang cukup fantastis ini, Sandra pun mengaku sering melakukan jual beli boneka ini

Baca juga: Kampung Boneka di Sayati Hilir Kabupaten Bandung Terimbas Larangan Mudik

"Sebelum pandemi sih sering jual beli, sejak pandemi lebih banyak koleksi aja," ucapnya.

Bahan Silikon Menyerupai Manusia
REBORN doll adalah boneka yang dibuat berdasarkan permintaan akan hadirnya sosok yang diinginkan atau dilahirkan kembali. Menurut Sandra Susan, sosok ini bisa siapa saja sesuai dengan yang diinginkan.

"Jadi seseorang yang ingin menghadirkan sosok yang diinginkannya bisa meminta dibuatkan lewat reborn doll ini," katanya.

Sandra Susan, pengoleksi reborn doll di rumahnya, Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi
Sandra Susan, pengoleksi reborn doll di rumahnya, Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi (Tribun Jabar/Kemal Setia Permana)

Menurut Sandra, karena dibuat berdasarkan permintaan khusus, maka pembuatannya pun dibuat secara khusus pula. Hal inilah menurutnya yang membuat harga reborn doll sangat mahal. Selain itu, pemilihan bahan berupa silikon untuk kulit boneka dibuat khusus untuk menyerupai manusia.

Baca juga: Hakimun Mujib Ciptakan Seni Kreatif dari Koran Bekas, Karyanya Dikoleksi Para Orang Penting

"Bahkan bagian-bagian kulit juga ada yang dikukis sehingga urat dan pembuluhnya juga kelihatan seperti manusia, sehingga beda dengan boneka-boneka pabrik biasa," ujarnya. (Tribun Jabar/Kemal Setia Permana)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
628 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved