Besti Niknik, Sarjana Hukum yang Menjadi Make Up Artist Andal, Belajar Rias Pengantin Muslimah

"Dulu sempat ramai soal alis serat, blush on panas dingin. Saya pun up to date, tapi sebatas bisa dan belajar"

Dokumentasi Besti Niknik
Besti Niknik saat merias pengantin 

TINGGINYA minat pengguna kosmetik membuat pekerja seni sebagai make up artist menjadi satu di antara
pekerjaan pilihan generasi milenial. Ibarat melukis di atas kanvas, seorang make up artist lihai
menghadirkan warna-warni dan berbagai kreasi pada media wajah.

Bahkan, banyak dari kalangan milenial memamerkan kepiawaian merias wajah ke media sosial. Sebelum
istilah make up artist dikenal oleh masyarakat, pekerjaan ini lebih dikenal dengan sebutan perias wajah
atau perias pengantin.

Satu di antara orang yang sudah lama menggeluti pekerjaan ini adalah Besti Hari Trinanti (42) alias Besti
Niknik. Sebenarnya, ia berlatar belakang pendidikan jurusan hukum, tetapi kini benar-benar fokus
menjadi make up artist.

Makeup artist Besti Niknik
Makeup artist Besti Niknik (Besti Niknik)

"Saya ini seperti dipaksa untuk nyebur karena sebelumnya sudah sering jadi asisten perias senior,"
ujarnya saat ditemui di Mercure Bandung City Center, Jumat malam (7/1). Setelah lulus kuliah, Besti
memulai usaha wedding organizer.

Ia kemudian merambah ke dunia makeup dan attire wedding muslimah atau merias wajah dan
menyediakan pakaian pengantin muslimah. Ketika masih mengurus wedding organizer, ia pun belajar
untuk menjadi perias.

Baca juga: Vira Tandia Jatuh Cinta Pada Dunia Model, Berlenggak-lenggok di Atas Panggung di Berbagai Negara

Besti memulai dari merias klien untuk acara siraman dan prewedding. "Aku mulai belajar make up artist
wedding sejak 2010. Pada 2015, aku mulai serius dan sampai sekarang masih belajar karena di industri
kreatif enggak pernah ada kata berhenti untuk belajar," ujar Besti.

Perempuan kelahiran 3 Desember 1980 tersebut, mengatakan, selama menjadi make up artist, telah belajar
merias wajah klien yang tentunya berbeda-beda.

Baca juga: Dengan Modal Rp 500 Ribu Iren Kembangkan Bisnis Hijab, Tak Mau Lagi Berutang ke Bank

Kondisi wajah dan warna atau tone kulit yang beragam membuat Besti harus terus berusaha dan berlatih
untuk membikin para pelanggan puas pada hasil kreasinya. Meski tren makeup berubah-ubah, ia tetap
kembali ke ciri khasnya.

"Dulu sempat ramai soal alis serat, blush on panas dingin. Saya pun up to date, tapi sebatas bisa dan
belajar. Selain itu balik lagi ke cocok enggak untuk pengantinnya," ujarnya.

Baca juga: Ardhina Merancang Hijab 4 In 1, Ingin Membangun Mimpi Bersama Anak-anak Muda yang Kreatif

Lebih dari 10 tahun terjun di dunia makeup wedding, ia menyadari karakter wajah pengantin tidak
semuanya bisa cocok dengan tren yang berubah setiap tahun. Besti lebih sering untuk menyesuaikan
dengan karakter pengantin lalu berdiskusi soal hasil kerjanya.

"Saya enggak mau nanti calon pengantin enggak merasa puas atau kecewa dengan hasilnya, daripada
dipaksakan. Saya justru harus lebih siap dengan segala kondisi wajah klien," kata Besti.

Kini, ia menemukan ciri khas pada hasil riasannya, lebih menonjolkan di bagian mata.

Baca juga: Tampil di Dubai Modest Fashion Week 2021, Dinda Hauw Deg-Degan

Selama masa pandemi, ucapnya, beberapa pengantin memakai masker. Lantaran itu, bagian mata harus
terlihat tetap mewah dan elegan dalam balutan riasan.

Besti pun menghadapi tantangan lain akibat pandemi, sektor jasa penyedia pernikahan turut menjadi satu
di antara yang paling terdampak. Acara atau resepsi pernikahan tidak diizinkan.

Baca juga: Bagi Gina Natadiredja Bisnis fesyen Bukan Sekadar Keuntungan Pribadi, Omzetnya Kini Rp 300 Juta

Ia tak patah semangat, tapi optimistis. Meskipun resepsi pernikahan digelar lebih sederhana, pengantin
tetap ingin tampil maksimal. Pekerjaan makeup artist pun masih dibutuhkan.

"Tantangan saat itu adalah pergantian jadwal event, kadang ada yang mundur sehingga harus atur jadwal
dengan pengantin lainnya, "ujarnya.

Gaun pengantin muslimah milik Besti Niknik
Gaun pengantin muslimah milik Besti Niknik (Dokumentasi Besti Niknik)

Belajar Rias Pengantin Muslimah
Besti Hari Trinanti (42) atau lebih dikenal dengan nama Besti Niknik lebih dari 10 tahun menggeluti
dunia make up artist wedding atau perias pengantin. Di balik tren makeup wedding yang terus berubah,
Besti memiliki fokus terbaru pada 2022.

Besti ingin mewujudkan impiannya belajar merias pengantin muslimah atau muslim bride. "Dalam
muslim bride itu kan ada aturan, enggak boleh cukur alis dan enggak boleh pakai bulu mata karena
mengikuti syariat Islam," katanya saat ditemui di Mercure Bandung City Center, Jumat (7/1/2022) malam.

Baca juga: Indy Ratna Pratiwi, Influencer Fesyen yang Gemar Memadupadankan Warna Busana

Besti pun tertarik untuk belajar makeup yang belum banyak diminati oleh para pengantin ini. Tanpa
tambahan bulu mata, biasanya riasan dirasa kurang sebagai pengantin. "Jadi saya terus belajar dandanin
pengantin simpel, tapi tetap kelihatan pangling dan sesuai syariah," ujarnya.

Menurutnya, kini, mulai banyak calon pengantin yang meminta supaya alisnya tidak dicukur sehingga
tampak lebih natural.

Baca juga: Lidyasandy Ariviarahman Nyaman Saat Menjadi Perancang Busana

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
626 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved