Eet Wiyati, Sosok di Balik Women Cycling Community Bandung, Dulu Kerap Tak Mau Diajak Bersepeda

"Misalnya saja saat mau membangun relasi dengan perkebunan, saat itu saya harus stand by jam 7 pagi supaya bisa bertemu dengan atasannya"

Dok Eet Wiyati
Eet Wiyati 

TINGGINYA kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan tubuh selama Pandemi Covid 19 semakin meningkat tajam. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh, di antaranya dengan bersepeda.

Dan olahraga yang banyak peminatnya adalah bersepeda. Berbagai komunitas sepeda atau dikenal juga dengan istilah goweser semakin tumbuh dan diminati berbagai kalangan mulai dari remaja hingga orang dewasa.

Di Bandung, komunitas sepeda yang cukup dikenal dan selalu aktif adalah Women Cycling Community (WCC). Seperti namanya, anggota komunitas WCC ini adalah perempuan yang senang bersepeda.

Ketua Women Cycling Community (WCC) Bandung, Eet Wiyati
Ketua Women Cycling Community (WCC) Bandung, Eet Wiyati (Dok Eet Wiyati)

Ketua WCC Bandung, Eet Wiyati mengatakan WCC telah berdiri sejak 2014 dan berkembang ke beberapa kota, termasuk Bandung. Di WCC Bandung, pengguna sepeda dengan jenis road bike dan mountain bike mendominasi.

"Awalnya di Bandung banyak pengguna mountain bike karena jalan di Bandung, kan, menanjak dan berbukit. Tapi saat pandemi, banyak pengguna sepeda road bike," ujar Eet saat ditemui di Armor Kopi, Sabtu (25/12/2021).
Eet mengatakan anggota komunitas WCC ini pun berkembang pesat hingga mencapai 400 orang.

Baca juga: Sejak Kecil Mahiir Ingin Melihat Seluruh Pelosok Indonesia dengan Bersepeda, Ia Sukses Mewujudkannya

Tingginya minat pesepeda mountain bike dan road bike membuat Eet membagi kedua jenis anggota goweser ini.
"Ini memang target saya ketika menjadi ketua WCC, memisahkannya seperti perusahaan, sehingga terpilih leader masing-masing antara mountain bike dan road bike," kata Eet.

Perempuan kelahiran 11 Desember 1967 ini menyebutkan komunitas WCC road bike ini biasanya berkumpul di Jalan Nyland dan bersepeda hingga ke Lembang.

Eet Wiyati
Eet Wiyati (Dok Eet Wiyati)

Setiap minggunya, komunitas ini juga menghadirkan kegiatan untuk gowes bersama hingga ke beberapa kota lainnya.

"Kalau saya sepedahan ke seputar Bandung, Lembang, dan paling jauh hingga ke Pangandaran," ucapnya.

Baca juga: Sempat Menganggur Saat Pandemi, Sandi Bangkit dan Menjadi Pengusaha Jasa Kurir Bersepeda

Olahraga bukan hal yang baru bagi Eet. Peduli akan kesehatan dan kebugaran tubuh, ia sudah aktif berolahraga sejak lama.

Sebelum aktif di dunia sepeda, Eet ikut gym, lalu pindah ke aerobik, dan sering juga jalan kaki di seputar rumahnya tepatnya di Jalan Dago Pakar.

Ketua Women Cycling Community (WCC) Bandung, Eet Wiyati bersama rekan-rekan WCC
Ketua Women Cycling Community (WCC) Bandung, Eet Wiyati bersama rekan-rekan WCC (Dok Eet Wiyati)

"(Dulu) Saya suka enggak mau kalau diajak sepedahan sama suami karena susah, nanjak, dan capek. Pas coba ternyata enak juga dan merasa lebih happy ketika sepedahan," ucapnya.

Eet mengatakan, alasan ia senang berolahraga karena menyadari dalam tubuh banyak sel yang harus ikut digerakkan, jangan sampai hanya tidur.

Dengan bersepeda, Eet merasakan badannya lebih sehat dan memiliki banyak teman baru dan relasi yang lebih luas.

Baca juga: Kisah Widayati, Ibu Rumah Tangga yang Sukses Berbisnis Brand Pakaian Muslimah di Bandung

Tidak ada yang instan, begitu pula dengan bersepeda. Eet mengatakan, ia perlu berlatih dan belajar olah napas hingga akhirnya bisa rajin bersepeda seminggu 3 kali.

Selain itu juga Eet mengingatkan, ketika memilih sepeda jangan asal membeli, tetapi beli sesuai kebutuhan yang di inginkan.

Baca juga: Rhyma Permatasari Lakukan Bebersih Alam untuk Tenangkan Diri dan Bikin Program Pemberdayan Perempuan

"Sebaiknya ketika memilih sepeda sesuai dengan tinggi badan, jadi enggak asal ukurannya. Kadang ketika bersepeda ada yang merasa kesemutan, makanya diperlukan bike fitting di mana harus menetukan antara jarak tangan dengan stang, sadel dengan kaki sehingga tidak akan cedera," ucap pengusaha ini.

Hal lain yang perlu diperhatikan ketika bersepeda kata Eet adalah memasang heart rate untuk melihat denyut jantung supaya lebih peduli akan terjadinya kasus meninggal ketika bersepeda.

Ketua Women Cycling Community (WCC) Bandung, Eet Wiyati
Ketua Women Cycling Community (WCC) Bandung, Eet Wiyati (Dok Eet Wiyati)

Aktif dan Mandiri
Perempuan yang aktif dan mandiri adalah sosok yang menggambarkan karakter Eet Wiyati seorang pengusaha sekaligus ketua dari komunitas Women Cycling Community (WCC) Bandung.

Pengusaha di bidang teknik mekanik ini menceritakan banyak pengalaman menarik yang ia rasakan selama membangun usahanya.

Baca juga: Yanti Lidiati Rela Habiskan Waktu dan Tenaga untuk Berdayakan Perempuan di Desa Lampegan, Bandung

Senang bersosialisasi membuat Eet belajar banyak soal karakter orang-orang yang ditemuinya.
"Misalnya saja saat mau membangun relasi dengan perkebunan, saat itu saya harus stand by jam 7 pagi supaya bisa bertemu dengan atasannya," ucap Eet saat ditemui di Armor Kopi, Sabtu (25/12/2021).

Bicara soal perempuan, Eet mengatakan saat ini perempuan harus mandiri dalam hal apa pun termasuk finansial.
Apalagi di masa pandemi, peran perempuan dalam membantu perekonomian keluarga menjadi sebuah terobosan baru melalui usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Baca juga: Perempuan Bisa Mandiri dengan Memulai Usaha

Ibu dua orang anak ini pun memiliki cara yang unik dalam mendidik anak-anaknya. Ia lebih menekankan memberikan kepercayaan penuh kepada anak-anaknya dibandingkan memberikan larangan.

Eet Wiyati
Eet Wiyati (Dok Eet Wiyati)


"Saya menekankan sama anak-anak untuk boleh bergaul asalkan tahu batasan dan sekolah harus benar," ucapnya.

Menanamkan rasa percaya dan mengajarkan untuk bertanggung jawab dengan apa yang sudah dilakukan membuat anak-anaknya pun berprestasi di bidang akademik.

Baca juga: Briptu Aprilia, Polisi Wanita Bersuara Merdu dari Polres Indramayu, Favoritnya Lagu Keroncong

"Anak saya suka main tapi kuliah pun tetap dijalani bahkan cumlaude kuliah di UGM," katanya.

Di balik setiap kesibukan antara usaha, dan mengurus anak, Eet juga aktif sebagai ketua WCC.
Sosok Eet yang menginspirasi ini membuat banyak perempuan yang senang berolahraga ingin bergabung dengan komunitas WCC. (Tribun Jabar/Putri Puspita)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
617 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved