Dani Ramdani, Penyandang Disabilitas di Sumedang, Semula Dicemooh, Kini Sukses Jadi Pengusaha Arang

"Kaki saya remuk sampai di atas mata kaki. Bagian belakang betis juga habis kena gilingan"

Tribun Jabar/Kiki Andriana
Dani Ramdani saat ditemui di saungnya di Desa Cijeruk, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Minggu (19/12). 

Dani mengaku mendapatkan pasokan bahan baku arang dengan membeli. Namun, itu didapat dari sisa penebangan pohon-pohon di daerah rawan di Cadas Pangeran, yang dilakukan Perhutani. Biasanya, kata Dani, mereka mengajaknya dalam penebangan.

"Bagian kayu besarnya dibawa Perhutani, sisanya seperti bagian yang tak bisa diolah dan bagian-bagian ranting, menjadi jatah saya. Saya memang tidak diupah, tetapi saya senang karena kayu-kayu basah itu akan menjadi uang bagi saya setelah dijadikan arang," ujarnya.

Baca juga: Rifal Raup Untung Jutaan di Tengah Pandemi, Sukses Beternak Kutu Air, Pesanan Terus Mengalir

Bersama istrinya, Ai Yayah Rohmah (40), Dani juga membuka warung di pinggir jalan Cadas Pangeran atas dan membuka lapak pencucian kendaraan sederhana di pinggir warungnya. Hasilnya lumayan.

"Saya yang tidak normal tak pernah mengeluh, tetap semangat. Pesan saya buat yang masih normal, jangan berhenti berusaha dan jangan lalai," kata Dani memungkas perbincangan. (Tribun Jabar/Kiki Andriana)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
616 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved