Gus Yahya Memang Menawarkan Diri Sebagai Ketua Umum PBNU dalam Muktamar, Alhamdulilah Terpiih

Pada 2018, Gus Yahya pernah menjadi sorotan lantaran hadir memenuhi undangan dari American Jewish Committee (AJC) Global Forum

Tribunnews
Gus Yahya 

KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya resmi terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026 lewat Muktamar ke-34 NU yang digelar di Lampung, Jumat (24/12/2021).

Mengutip tayangan live streaming Muktamar ke-34 NU di Tribunnews, ia mengalahkan Ketum PBNU petahana, KH Said Aqil Siradj. Selisih perolehan Gus Yahya dan Said mencapai 127 suara. Gus Yahya mendapat 337 suara, sementara Said 210 suara.

Total, ada 548 suara yang masuk, dengan rincian 210 untuk Said Aqil, 337 untuk Gus Yahya, dan satu menyatakan batal. Sebelumnya, Gus Yahya meraih suara terbanyak pada putaran pertama, yaitu 327 suara, sementara Ketum PBNU Petahana, Said Aqil Siradj, mendapat 203 suara.

Ketua Umum PBNU terpilih Gus Yahya Cholil Staquf  (kanan)bersama mantan Ketua Umum PBNU, Kiai Said Aqil Siradj saat pemilihan Ketua Umum PBNU pada Muktamar NU ke 34 di Universitas Lampung, Bandar Lampung, Jumat (24/12/2021).
Ketua Umum PBNU terpilih Gus Yahya Cholil Staquf (kanan)bersama mantan Ketua Umum PBNU, Kiai Said Aqil Siradj saat pemilihan Ketua Umum PBNU pada Muktamar NU ke 34 di Universitas Lampung, Bandar Lampung, Jumat (24/12/2021). (Tribun Lampung/Deni Saputra)

Profil  Yahya Cholil Staquf
Khatib Aam PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya terlihat hadir di Muktamar NU ke-34 yang diselenggarakan di Lampung, Rabu (22/12/2021).

KH Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, lahir di Rembang, Jawa Tengah pada 16 Februari 1966.

Baca juga: Emil: OPOP Penggerak Ekonomi Keumatan di Jabar, Alumni dan Kiainya Kita Doakan Jadi Konglomerat

Sebelum menjadi Ketua Umum PBNU, ia adalah Katib Aam NU. Mengutip Tribunnews Wiki, Gus Yahya adalah putra tokoh NU di Rembang dan satu di antara pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), KH Muhammad Cholil Bisri.

Tak hanya itu, ia juga keponakan dari KH Mustofa Bisri atau Gus Mus, tokoh besar NU dan budayawan.

KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya)
KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) (Tribunnews)

Ia merupakan anak pertama dari delapan bersaudara. Adiknya, Yaqut Cholil Qoumas, saat ini menjabat sebagai Menteri Agama.

Dilansir Kompas.com, Gus Yahya pernah menjadi juru bicara Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid alias GusDur. Ia juga pernah menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden periode 2014-2019.

Baca juga: Ustaz Tajudin Ikhlas Kakinya Diamputasi, Ia Pun Kian Semangat Mengajar Ngaji

Mengutip setkab.go.id, ia dilantik sebagai anggota Wantimpres oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 31 Mei 2018.

Gus Yahya mengaku ia dihubungi untuk menjalani pelantikan sebagai anggota Wantimpres saat masih berada di Amerika Serikat (AS). Kala itu, ia tak tahu alasan mengapa dirinya dipilih menjadi anggota Wantimpres.

KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat Muktamar ke-34 NU di Lampung
KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat Muktamar ke-34 NU di Lampung (Tribunnews)

"Saya, waktu saya masih di Amerika saya dihubungi untuk pelantikan tanggal 25 (Mei), tapi waktu itu saya belum pulang. Saya baru pulang tanggal 28 (Mei), sehingga baru diatur hari ini," kata Gus Yahya seusai pelantikan.

Pada 2018, Gus Yahya pernah menjadi sorotan lantaran hadir memenuhi undangan dari American Jewish Committee (AJC) Global Forum. Saat itu, ia terbang ke Israel untuk menghadiri pertemuan tersebut.

Baca juga: Brigadir Ruslan Hadiyatna Membangun Rumah untuk Ustaz Alfin, Guru Mengaji yang Difabel di Pamarican

Bagi sebagian kalangan, sikap Gus Yahya tersebut bertentangan dengan komitmen terhadap kemerdekaan Palestina.

Namun, Sekretaris Jenderal PBNU, Helmy Faishal Zaini, menilai langkah Gus Yahya selaras dengan apa yang dilakukan Gus Dur untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina lewat diplomasi segala cara.

Diketahui, Gus Dur pernah diundang AJC Global Forum pada 2002 di Washington DC, AS.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026 KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya)
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026 KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) (Tribun Lampung)

Memang Menawarkan Diri
Beberapa waktu lalu, Gus Yahya pernah mengungkapkan ia memang menawarkan dirinya untuk menjadi calon Ketua Umum PBNU.

"Saya memang menawarkan diri untuk dipilih sebagai Ketum dalam Muktamar nanti karena saya melihat ada sejumlah hal penting yang harus dilakukan NU segera. Yaitu yang tema besarnya adalah transformasi konstruksi organisasi NU supaya NU ini bisa lebih optimal di dalam mengaktualisasikan potensi-potensinya," ujar Gus Yahya, ketika wawancara khusus dengan Wakil Direktur Pemberitaan Tribunnetwork, Domu Ambarita, Sabtu (4/12/2021).

Baca juga: Kesederhanaan Ustaz Sulaeman, Juragan Kopi di Rancakalong yang Kenalkan Kopi Sumedang di Mancanegara

Gus Yahya tak main-main dengan keinginannya. Ia bahkan berkeliling ke pelosok Indonesia ke sejumlah cabang-cabang NU. Dari 540-an cabang, ia telah berkunjung ke 400-an cabang sejak September 2021.

Gus Yahya pun merasa yakin dirinya bisa terpilih menjadi Ketum PBNU.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya)
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) (Tribunnews)
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
615 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved