Silvi Juara Pertama Baca dan Tulis Aksara Sunda, Lahir dari Keluarga Kurang Mampu di Pangandaran

Saya sangat bangga, Silvi bisa sukses belajar seperti ini. Semoga, kedepannya Silvi bisa lebih sukses lagi dan apa-apa yang diinginkan dapat tercapai

Tribun Jabar/Padna
Silvi Octaviani 

SILVI OCTAVIANI (14) siswa asal Kabupaten Pangandaran menjadi juara pertama baca dan tulis aksara Sunda. Ia merupakan siswi kelas 9 di SMP Negeri 2 Kalipucang yang menjadi juara pertama Putri dari 27 peserta baca dan tulis aksara Sunda pada Festival Tunas Bahasa Ibu 2021 jenjang SMP se-Jawa Barat. Acara  digelar di satu hotel di Soreang, Kabupaten Bandung.

Silvi Octaviani adalah  warga di RT 4/7 Dusun Ciawitali, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Ia putri kedua dari tiga bersaudara pasangan Reban (45) dan Sakinem (42). 

Silvi lahir, dari keluarga yang kondisi ekonominya kurang mampu. Orang tuanya, sehari hari bekerja serabutan, ikut mencari ikan majikannya di wilayah Pamotan.

Baca juga: Harumkan Nama Majalengka, Ade Permana Raih Medali Perunggu Lomba Keterampilan Siswa Nasional

Meskipun kondisi ekonominya kurang mampu, tidak mematahkan semangat Silvi untuk terus giat belajar. Hingga menjadi juara pertama di Festival Tunas Bahasa Ibu 2021 di Bandung.

Dari hasil kerja kerasnya, selain medali yang didapat, Silvi juga mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 6 juta. Silvi mengaku bahagia, bisa menjadi juara pertama baca dan tulis aksara Sunda se-Jawa barat.

"Saya gak nyangka sampai bisa seperti ini, dan sangat terharu. Apalagi pulang sampai disambut seperti ini (disambut oleh unsur Pemerintah, TNI-Polri dan warga Kalipucang)," ujarnya saat ditemui Tribunjabar.id di samping halaman rumahnya, Jumat (10/12/2021) malam.

Baca juga: Murid SD di Indramayu Ini Jadi Juara dalam Ajang Pasanggiri Bahasa Sunda Tingkat Jawa Barat

Dahulu, pertama belajar Ia sempat putus asa karena yang pelajaran yang dipelajarinya tak kunjung bisa. "Dulu gak bisa-bisa, tapi berkat motivasi keluarga, guru dan teman-teman, saya terus berusaha untuk belajar dan akhirnya bisa sampai seperti ini," katanya.

Ibu Silvi, Sakinem (42) merasa bersyukur, anak keduanya banyak yang memotivasi dan bisa menjadi juara. "Saya, sebagai orang tua tidak mengira, Silvi bisa membanggakan Saya," ucap harunya, sembari meneteskan air mata.

Memang, ungkap Ia,  setiap hari kalau pulang sekolah Silvi banyak diam dan sering membaca buku di rumah. "Silvi jarang bermain ponsel android, dan jarang kemana mana," ujarnya.

Baca juga: Melongok Juara Si Lasik di SMAN 1 Ciamis, Mata Mereka Berbinar Saat Bicara Pengolahan Sampah Plastik

Dari kelas 4 SD juga, Silvi menjadi juara mulai tingkat Kecamatan, kabupaten dan sekarang sudah se-Jawa barat. "Rasanya, Saya sangat bangga, Silvi bisa sukses belajar seperti ini. Semoga, kedepannya Silvi bisa lebih sukses lagi dan apa-apa yang diinginkan dapat tercapai," ucap Sakinem. (Tribun Jabar/Padna)

 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
598 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved