Murid SD di Indramayu Ini Jadi Juara dalam Ajang Pasanggiri Bahasa Sunda Tingkat Jawa Barat

"Alhamdulillah, berkat kerja keras dan doa masyarakat Indramayu, kami berhasil menjuarai salah satu dari tujuh cabang yang diperlombakan"

Disdik Indramayu
Siti Ainun Naziyatul Borroya, murid SDN 1 Bantarwaru, di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu yang menjuarai lomba biantara atau pidato dalam Pasanggiri Basa Sunda tingkat Provinsi Jabar 

SITI Ainun Naziyatul Borroya, murid SDN 1 Bantarwaru, di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu ini keluar menjadi juara pertama lomba biantara atau pidato dalam ajang Pasanggiri Bahasa Sunda tingkat Provinsi Jawa Barat.

Ia mampu mengalahkan para peserta lain, perwakilan kabupaten/kota di Jawa Barat.

Raihan juara tersebut, sekaligus menepis suku sunda minoritas di Kabupaten Indramayu. Akan tetapi, wilayah di Pantura Jabar tersebut bisa bersaing dengan daerah lainnya.

Baca juga:  Atlet Indramayu Lena-Leni Bangkit Raih Medali Emas Takraw PON XX, Sebelumnya Sempat Down

Seperti di ketahui, mayoritas dari warga di Kabupaten Indramayu sebagian besar merupakan suku Jawa.

"Alhamdulillah, berkat kerja keras dan doa masyarakat Indramayu, kami berhasil menjuarai salah satu dari tujuh cabang yang diperlombakan pada Pasanggiri Bahasa Sunda tahun 2021 ini," ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indramayu, Caridin, Senin (6/12/2021).

Baca juga: Lely Uliyah, Ibu yang Menjadi Kades Majasari di Indramayu Setelah Mengalahkan Anaknya Sendiri

Caridin mengatakan, ada 7 cabang yang diperlombakan dalam Pasanggiri Bahasa Sunda, yakni lomba cerita pondok (cerita pendek), ngadongeng (bercerita), maca sajak (membaca sajak) dan biantara/pidato.

Cabang lomba lain adalah nembang pupuh Sunda (bernyanyi lagu Sunda), maca jeung nulis Sunda (membaca dan menulis Sunda) dan terakhir, borangan atau ngabodor sorangan (semacam stand up comedy).

Tujuannya, sebagai ajang untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam bahasa dan budaya Sunda.

Baca juga: Gadis Penjual Cilok yang Bercadar di Indramayu Ini Gemar Mengajar dan Ingin Melanjutkan Kuliah

Kontingen dari Indramayu diketahui berjumlah 20 orang, terdiri dari guru dan murid serta pendamping.

"Siti Ainun adalah murid SDN 1 Bantarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Ia merupakan anak dari pasangan suami istri, Sardi dan Sunenti, warga Desa Bantarwaru," ujarnya. (Tribun Cirebon/Handhika Rahman)

 

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR
593 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved