Eman Alih Profesi jadi Perajin Mainan Truk Oleng, Posting Sekali di Medsos Langsung Banyak Pesanan

"Kendalanya itu butuh waktu soalnya belum ada teman kerja, kerja sendirian, kadang-kadang sampai malam"

Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Eman warga Kampung Bojongwaru RT 18 RW 06, Desa/Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. 

DAMPAK pandemi Covid-19 masih dirasakan warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Salah satunya dirasakan Eman, warga Kampung Bojongwaru RT 18 RW 06, Desa/Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Awalnya ia yang bekerja sebagai perajin di bidang furnitur  harus banting stir dan beralih profesi karena kekurangan modal dan minimnya pesanan. Ia memilih beralih profesi menjadi perajin mainan yakni mainan "Truk Oleng".

"Sebetulnya saya perajin di bidang furniture, cuma  di musim pandemi seperti ini modalnya juga kurang kemudian saya berinisiatif bikin mobil (truk) oleng," ujarnya pekan lalu

Truk oleng buatan Eman di Kampung Bojongwaru RT 18 RW 06, Desa/Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.
Truk oleng buatan Eman di Kampung Bojongwaru RT 18 RW 06, Desa/Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. (Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin)

Awalnya ia membuat satu truk oleng yang kemudian diposting di akun media sosialnya. Ternyata setelah diposting langsung bermunculan yang memesan. Hingga kini ia terus disibukkan dengan membuat truk oleng pesanan pelanggan.

"Kebetulan banyak yang pesan juga setelah saya promosi satu oleng kemarin di posting di Facebook ternyata yang pesan juga semakin banyak alhamdulillah. Per minggu saya bisa bikin  empat sampai lima truk juga, alhamdulillah sekarang juga masih banyak yang  pesan," katanya.

Baca juga: Maman Rustaman Bikin Miniatur Truk dan Bus dari Kayu yang Mirip Aslinya, Produknya Laris

Ia mengatakan, harga masing-masing mobil mainan truk oleng yang ia buat bervariasi bergantung model, yakni mulai dari Rp 250 ribu, Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu. Untuk membuat satu jenis truk ia membutuhkan waktu satu hingga tiga hari tergantung tingkat kesulitan.

"Kadang-kadang kalau yang modelnya gak terlalu ribet satu hari juga bisa selesai satu, cuma kalau yang seperti ini (agak ribet) mungkin dikerjakan sampai dua hari sampai finishing, ada yang tiga hari juga," ucapnya.

Truk oleng buiatan Eman yang diproduksi di Kampung Bojongwaru, Desa/Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.
Truk oleng buiatan Eman yang diproduksi di Kampung Bojongwaru, Desa/Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. (Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin)

Menurutnya banyak (jenis) truk sampai lima tipe, lima motif, ada model SS (pikap) juga, kalau yang di SS baru kali ini belum banyak soalnya kan pesenannya kurang, kalau di oleng pesanannya masih banyak juga," katanya.

Baca juga: Selama Belajar di Rumah Syamsul Hasilkan Pundi-pundi Rupiah dari Membuat Miniatur Truk

Menurutnya, untuk penjualan truk olengnya masih di sekitar tempat tinggalnya, yakni di wilayah Cikangkung, Ciracap, dan Surade.

Eman memberikan truk oleng produksinya kepada anak-anak di Kampung Bojongwaru, Desa/Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi
Eman memberikan truk oleng produksinya kepada anak-anak di Kampung Bojongwaru, Desa/Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi (Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin)

"Belum keluar kota, tapi alhamdulillah yang pesen masih banyak, sekarang juga masih mengerjakan oleng juga ada, SS juga ada," ujarnya.

Baca juga: Di Tangan Jaelani Limbah Kabel Jadi Miniatur Mobil, Motor, Hingga Kereta Api dengan Stasiunnya

Ia mengaku mengalami kendala dalam pengerjaan, kendala yang ia hadapi yakni setiap pesanan dikerjakan sendiri belum ada pegawai yang bisa membantunya. "Kendalanya itu butuh waktu soalnya belum ada teman kerja, kerja sendirian, kadang-kadang sampai malam," katanya.* (Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin)

 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
584 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved