PRTNT Kembangkan Vaksin dari Kuning Telur Ayam dengan Memanfaatkan Teknologi Nuklir

"Penelitian kami masih berlanjut, kami belum bisa mengukur berapa banyak dosis yang dihasilkan nanti"

Dok BATAN
Calon vaksin pasif virus Covid-19 atau disebut IgY (antibodi)yang dikembangkan PRTNT 

PUSAT Riset Teknologi Nuklir Terapan (PRTNT) dulu bernama BATAN, Bandung dengan konsorsium yang terdiri dari Unpad, PT Tekad Mandiri, dan RSHS telah berhasil melakukan uji praklinis terhadap calon vaksin pasif virus Covid-19 atau disebut IgY (antibodi). 

Uji praklinis dilakukan dengan memanfaatkan teknologi nuklir dengan harapan ke depannya vaksin pasif ini dapat memperkuat imun masyarakat terhadap virus Covid-19.

Peneliti PRTNT, Hendris Wongso, mengatakan bahwa pihaknya kini tengah mengembangkan vaksin pasif untuk Covid-19. Bahan dasar yang diambil adalah IgY yang diambil dari kuning telur.

ilustrasi vaksinasi
ilustrasi vaksinasi (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

"Tujuan akhirnya, IgY itu dapat menetralisir virus Covid-19," kata Wongso dalam Uji Pra Klinis IgY-Anti RBD Spike Sars-Cov-2 Sebagai Kandidat Vaksin Pasif Covid-19 di PRTNT, Jalan Tamansari, beberapa waktu lalu. 

Hendris mengatakan, kuning telur berasal dari ayam spesifikasi khusus untuk bahan klinis Covid-19 yang sudah menjalani isolasi. Ayam yang dipilih pun bukan sembarangan, namun ayam yang sudah diimunisasi dengan gen anti Covid-19.

Baca juga: Acep Purnama: Jangan Main-main dengan Covid-19, Refocusing Anggaran untuk Pengadaan Vaksin

"Setelah ayam diimunisasi, maka di dalam ayam itu telah mengandung IgY yang bisa diturunkan ke telurnya untuk melawan virus Covid-19," katanya. 

Menurut Hendris, antigen yang dimasukkan ke dalam tubuh ayam agar menghasilkan antibodi untuk Covid, merupakan antigen komersial yang bisa dibeli. Hal ini membiuat pihaknya mampu mengembangkan metode ini ke banyak ayam. Adapun kuantitas rentang dosis IgY setelah berhasil dikembangkan kira-kira sebanyak 20 miligram untuk melawan virus Covid-19. 

Baca juga: Ladang Amal Bandung Bagikan Keperluan Bagi yang Terdampak Pandemi Covid-19

"Penelitian kami masih berlanjut, kami belum bisa mengukur berapa banyak dosis yang dihasilkan nanti," katanya. 

Sementara untuk peran nuklirnya, kata Hendris, di dalam IgY akan dilabel dengan radioaktif untuk mempermudah pelacakan virus. Dengan radioaktif maka jejak IgY yang akan membunuh virus akan mudah terdeteksi. 

"Nuklir itu mudah terdeteksi, seperti di bandara saja, metal detector akan mudah mendeteksi benda-benda yang diperiksa," ujar Hendris.

ilustrasi vaksinasi
ilustrasi vaksinasi (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Bisa Untuk Kebutuhan Lainnya

DALAM kesempatan yang sama, Koordinator Kegiatan Uji Klinis, Toto Subroto, menyebutkan bahwa ada tiga tahap uji klinis yang dilakukan untuk menguji metode ini. 

"Kami terus berupaya memperoleh hasil maksimal, mudah-mudahan satu dua tahun ini akan ada hasil memuaskan," katanya. 

Baca juga: Tita Rashida Mengurai Kesalahpahaman Dokter dan Pasien, Mengaku Deg-degan Saat Teman-teman Tumbang

Menurut Toto, vaksin pasif ini ke depannya tidak hanya akan berguna untuk menanggulangi Sars Cov 2 namun diharapkan bisa untuk berbagai kebutuhan lainnya. 

Pihaknya sudah memiliki platform untuk pengembangan ini sehingga jika dibutuhkan pengembangan lebih lanjut hanya tinggal mengubah antigen varian lain yang dibutuhkan. 

"Mungkin ke depan akan dikembangkan untuk Teranostik yaitu Terapi dan Diagnostik," katanya. 

Baca juga: Bubur Ayam Gratis untuk Pasien Isoman Covid-19, Kepedulian dari Penduduk Gang Sempit di Kota Bandung


Ayam Diisolasi Khusus

KEPALA Bagian PT Tekad Mandiri Citra, Wyanda Arnafia, menyebutkan, pihaknya menjadi bagian yang berkontribusi dalam penelitian IgY ini. 

Menurut Wyanda, pihaknya sebagai penyedia ternak ayam untuk produksi IgY, sudah sepenuhnya siap memenuhi kebutuhan klinis ayam-ayam yang khusus disiapkan untuk mengembangkan dan memproduksi IgY

"Ayam-ayam ini kami jaga kesehatannya. Selama proses penelitian kami awasi dengan ketat, baik lalu lintas orang maupun ayamnya," ujar Wyandam 

Baca juga: Nurman Farieka Ramdhany Bikin Sepatu dari Kulit Kaki Ayam, Mereknya Hirka, Produknya Keren

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved