Helm RSV Dipakai Presiden Jajal Mandalika, Richard Bangga dan Janji Tak Naikkan Harga

Ini kebanggaan tersendiri sebab enggak semua dapat kesempatan yang sama. Berharap ke depan brand-brand lokal bisa maju dan mampu bersaing"

Tribun Jabar/Nandri Prilatama
BUATAN BANDUNG - Helm RSV seperti yang digunakan Presiden Joko Widodo saat menjajal Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu. Helm ini asli buatan Bandung 

HELM RSV mendadak menjadi perbincangan setelah digunakan Presiden Joko Widodo saat menjajal Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu. Siapa sangka, helm ini ternyata buatan Bandung. Siapa pun bisa dengan mudah membelinya di gerai mereka di Jalan Cikutra, Kota Bandung.

Kegembiraan terdengar jelas dari nada suara Richard Ryan saat menceritakan bagaimana awalnya Helm RSV bisa sampai ke tangan Jokowi.

"Ada teman kami yang memang orang dari Pak Jokowi," ujarnya, Minggu (14/11). Dia, kata Richard Ryan mengaku menginginkan helm dengan sejumlah spesifikasi untuk dipergunakan Presiden dalam sebuah acara.

Direktur RSV Helmet Richard Ryan (kanan) memperlihatkan produk saat grand launching RSV Store Buahbatu, Kota Bandung, Sabtu (16/11/2019).
Direktur RSV Helmet, Richard Ryan (kanan) memperlihatkan produk saat grand launching RSV Store Buahbatu, Kota Bandung, Sabtu (16/11/2019). (Tribun Jabar/Agung Yulianto Wibowo)

"Saya saya kirim foto helmnya dan ternyata Pak Jokowi mau," katanya.

Richard mengatakan, secara umum tak banyak perbedaan antara helm yang ia produksi dengan helm sejenis. Secara kualitas tak perlu diragukan karena sudah standar nasional Indonesia (SNI).

"Bedanya hanya pada motif dan berat," ujarnya.

Dibanding helm lainnya yang memiliki kualitas yang sama, Helm RSV juga terbilang murah. "Harga helm yang dipakai Pak Jokowi itu kisaran Rp 600 ribuan," ujar Richard Ryan

Helm jenis ini, kata Richard, banyak diminati, terutama dalam tiga bulan terakhir.

Tak heran di tokonya hari itu, helm jenis ini hanya tersisa sebuah. Ia yakin, setelah dipergunakan Presiden, penjualannya bisa lebih terdongkrak lagi. "Itu yang kami harapkan," ujarnya.

Richard mengaku sangat bangga memiliki produk yang bukan saja menarik perhatian Presiden, tapi juga dipergunakan oleh orang nomor satu di Indonesia itu. Sejak awal, kata Richard Ryan, Presiden memang sangat menyukai produk-produk lokal.

"Pastinya kami sangat senang helm buatan kami bisa dipakai orang nomor satu di Indonesia. Ini kebanggaan tersendiri sebab enggak semua dapat kesempatan yang sama. Berharap ke depan brand-brand lokal bisa maju dan mampu bersaing," katanya.

Richard Ryan juga mengatakan tak akan menaikkan harga helmnya meski sudah terkenal dan menjadi pilihan Presiden Jokowi.

RSV Helmet membuka peluang kemitraan untuk pembukaan flagship store di berbagai kota Tanah Air.
RSV Helmet membuka peluang kemitraan untuk pembukaan flagship store di berbagai kota Tanah Air. (Tribunnews)

"Naik harga enggak mungkin. Tapi, enggak tahu kalau di marketnya. Jadi, kalau ada di toko lain naik, ya, kami enggak tahu. Yang jelas dari kami enggak akan naik. Produksi helm juga kami tergantung permintaan," kata Richard Ryan.

Ia mengatakan RSV helmet sudah berdiri sejak 2016. Kini, market penjualannya sudah sampai ke Filipina dan Malaysia, serta sedang proses ke India dan Korea.

Jajal Mandalika
Presiden Jokowi menjajal lintasan Sirkuit Mandalika usai meresmikannya, Jumat (12/11). Menggunakan sepeda motor balap pribadinya, Kawasaki W175 warna hijau, Presiden melahap sirkuit itu dengan sangat hati-hati. Terlebih kondisi lintasan basah karena baru diguyur hujan.

"Banyak tikungan yang tajam sekali," ujar Presiden seusai menjajal lintasan. "Di sini ada 17 titik tikungan, yang saya kira semuanya sulit untuk saya. Kalau untuk pebalap mungkin enggak ada masalah, tapi untuk saya sangat sulit."

Rencananya, sirkuit dibangun menggunakan teknologi aspal terbaru, stone mastic asphalt, ini akan dipergunakan untuk gelaran MotoGP, Maret tahun depan. Paddock area Sirkuit Mandalika sanggup menaungi 40 garasi. Kapasitas grand stand seating-nya mencapai lebih dari 50 ribu tempat duduk, sementara non-seated area (tribun berdiri) sanggup menampung 138 ribu orang.

Presiden Joko Widodo saat menjajal Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat
Presiden Joko Widodo saat menjajal Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat (dok Rabbit & Wheels)

Penonton juga bisa menyaksikan balapan dari hospitality suites, yang memiliki kapasitas hingga 7.700 penonton. "Semuanya siap digunakan untuk mendukung penyelenggaraan event-event kelas dunia di kawasan Mandalika ini, seperti yang sebentar lagi akan diselenggarakan yaitu World Superbike 2021 dan dilanjutkan nantinya di bulan Maret 2022 dengan MotoGP," ujar Jokowi.

Pembangunan Sirkuit Mandalika menelan biaya Rp 1,2 triliun. Keberadaan sirkuit ini diharapkan dapat memunculkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi NTB.(Tribun Jabar/Nandri Prilatama)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved