Kisah Sukses Sepasang Kekasih Pengusaha Basreng, Omzet Rata-rata Rp 50 Juta Per Hari

"Yang suka makanan pedas mah pengennya barang sampai detik itu juga. Di situlah GoSend sangat berperan. Kami mengirimkan pesanan melalui GoSend"

dok pribadi Nadin & Yasfa
Nadin sedang menggoreng basreng di dapur rumah produksinya 

Produk mereka bisa viral, kata Yasfa, karena ketekunan dan kreativitas Nadin dalam memasarkannya di media sosial. Termasuk kecerdikan memanfaatkan layanan-layanan pengantaran barang seperti GoSend dan logistik lain yang memberi banyak kemudahan. Semuanya kini dengan mudah diakses dan diatur melalui ponsel.

Baca juga: Berkat Hobi Mendaki Gunung, Risman Sobari Sukses Bisnis Perlengkapan Outdoor, Omzetnya Rp 400 Juta

Yasfa mengatakan, ia dan Nadin pun awalnya tidak menguasai hal-hal yang berkaitan dengan teknologi informasi ini. Namun dengan belajar secara otodidak dan ketekunan, semua bisa terkuasai.

"Bagaimana pun kami akan tetap bekerja keras, turun langsung bekerja. Kita tidak akan merasa puas sampai di sini. Dalam dunia bisnis kan ada saat naik, ada saat turun. Kami berusaha jangan sampai hal yang sudah didapat ini pas lagi booming saja, harus terus berlanjut dan berkembang," kata Yasfa yang baru bertunangan dengan Nadin ini.

Baca juga: Kesuksesan Bisnis Galih Ruslan Berawal dari Garasi Kosong, Permintaan Jajanan Tradisional Meningkat

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Kusmana Hartadji, mengatakan pandemi Covid-19 di Jawa Barat memaksa para pelaku usaha untuk mulai menggarap bisnisnya secara online. Akibatnya, terjadi juga peningkatan aktivitas jasa pengiriman barang.

"Bukan cuma kewajiban, tapi jadi kebutuhan untuk memanfaatkan online. Sebelum Covid-19, kami sudah gencar mulai pemasaran online. Saat pandemi, mereka semakin dipaksa untuk go online," kata Kusmana.

Baca juga: Berhenti Sekolah, Kiki Sukses Menjadi Pebisnis Mebel dari Limbah Kayu Peti Kemas di Sumedang

VP Corporate Affairs - Transport & Logistic Gojek, Teuku Parvinanda, dalam webinar bertajuk Layanan Platform Digital, Andalan untuk #BangkitBersama Hadapi Pandemi pada 14 Oktober 2021, mengatakan GoSend memang menjadi layanan favorit selama pandemi. Layanan ini dimanfaatkan di antaranya oleh UMKM.

"Di masa pandemi, GoSend Instant dalam periode Juni-Juli 2021, mengalami kenaikan 40 persen," kata Teuku.

Baca juga: Bisnis Jasa Titip Sepi Selama Pandemi, Zara El Maulida Sukses Jadi Pengusaha Camilan Buah Kering

Teuku mengatakan sejalan dengan tagar #BangkitBersama, GoLogistics hadir secara komprehensif untuk membantu UMKM dan bisnis lokal agar tetap tangguh dan mempertahankan pertumbuhan di masa pandemi. Hasilnya, jumlah pengguna layanan GoSend oleh UMKM pun menjadi naik dua kali lipat.

Di masa pandemi, ujarnya, Gojek berusaha untuk menghubungkan pelaku bisnis, baik social seller, UMKM, maupun partner e-commerce, dengan pengguna atau konsumen.

Nadin Fathia dan kekasihnya, Yasfa Pramudia, tersenyum gembira sambil menunjukkan produk camilannya, yang membawa mereka menjadi jutawan, hanya dalam kurun setahun.
Nadin Fathia dan kekasihnya, Yasfa Pramudia, tersenyum gembira sambil menunjukkan produk camilannya, yang membawa mereka menjadi jutawan, hanya dalam kurun setahun. (dok pribadi Nadin & Yasfa)

Dukungan Logistik Gojek terhadap UMKM di antaranya berupa voucher diskon ongkir untuk sellers dan berupa slot iklan untuk promosi bisnis #BelanjaDariUMKM. Pihaknya pun membangun kolaborasi dengan pemerintah, menghubungkan ribuan para pelaku UMKM melalui GoShop

Untuk menjamin pencegahan Covid-19 selama pandemi, kata Teuku, Gojek dengan ketat memberlakukan protokol kesehatan kepada para mitranya. Bekerja sama dengan pemerintah dan mitra strategis, pihaknya melakukan vaksinasi terhadap ratusan ribu mitra Gojek di lebih dari 130 kota atau kabupaten.

Baca juga: Rifal Raup Untung Jutaan di Tengah Pandemi, Sukses Beternak Kutu Air, Pesanan Terus Mengalir

Kisah sukses Nadin dan Yasfa ini menjadi contoh bahwa pandemi Covid-19 dapat menjadi momentum yang dapat mengubah hidup seseorang menjadi jauh lebih baik.

Memanfaatkan berbagai potensi teknologi informasi dan ekosistem bisnis digital, didorong oleh ketekunan, kerja keras, dan pengorbanan, serta diperkuat sikap membuka diri terhadap perubahan dan terus update pengetahuan, menjadi resep utama Nadin dan Yasfa sampai berhasil membukukan penghasilan lebih dari setengah miliar rupiah setiap bulan. (Tribun Jabar/Muhamad Syarif Abdussalam)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved