Penghasilan Ghifari Rp 50 Juta Per Hari, Tabungan Pemuda Pangandaran Itu Tersisa Rp 3 Miliar

"Rencananya uang tabungan itu mau dipakai membangun sebuah perusahaan atau membuat lapangan pekerjaan untuk masyarakat di Pangandaran"

Tribun Jabar/Padna
Muhammad Ghifari 

MUHAMMAD Ghifari (21), pemuda sukses asal Dusun Cidadap, Desa/Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran itu kini penghasilannya rata-rata Rp 50 juta per hari. Meski sudah cukup kaya untuk ukuran pemuda seusianya, penampilannya biasa saja tidak seperti layaknya pemuda tajir.

Padahal di usianya sekarang ini saldo tabungannya mencapai Rp 3 miliar. Nilai sebesar itu pun merupakan sisa dari sejumlah uang yang telah disedekahkan kepada yang membutuhkan. Ghifari adalah anak bungsu dari tiga bersaudara putra pasangan Dadan Dani Ramdani (51) dan Lilis Sondari (48).

Ghifari pun mengungkapkan mengapa bisa berpenghasilan hingga Rp 50 juta per hari. "Saya trading di platform trading binary options, satu trading jangka pendek. Sistemnya seperti jual beli mata uang asing, melakukan pertukaran dengan mengambil momentum yang tepat untuk menguntungkan kita," ujar Ghifari di rumahnya, Senin (8/11).

Muhammad Ghifari
Muhammad Ghifari (Tribun Jabar/Padna)

Menurutnya, di bisnis ini ia harus pintar-pintar mencari celah yang akan terjadinya, apakah naik atau turun. "Kalau misalkan sudah pintar, kita bisa mendapatkan keuntungan sekitar 84 persen sampai 90 persen dari modal awal," katanya.

Misalnya, jika modal trading Rp 1 juta, berarti bisa mendapatkan keuntungan sekitar Rp 890 ribu. "Dan itu, bisa didapat dalam satu menit (bukan satu hari)," kata Ghifari.

Baca juga: Yaya, Pemuda Asal Pangandaran Bisa Raih Omzet Hingga Rp 50 Juta Per Bulan Berkat Jualan Aglonema

Tak heran dalam sehari ia bisa mendapatkan uang hingga Rp 50 juta. "Malah pernah kejadian, sampai satu hari full itu mendapatkan keuntungan sekitar Rp 197 juta. Dan itu terjadi dua Minggu ke belakang, dalam satu hari full," katanya.

"Sekarang kalau dihitung-hitung saya pribadi mempunyai tabungan sekitar Rp 3 miliar. Dan mungkin, kalau misalkan tidak keluar sepeserpun (disedekahkan) itu bisa mencapai Rp 9 miliar,” katanya.

Baca juga: Mahasiswa Berprestasi Unpad Asal Pangandaran Ini Rela Tidur di Masjid dan Menjadi Kuli Bangunan

Menurutnya, uang tabungan sebesar Rp 3 miliar itu akan dipakai untuk membangun sebuah perusahaan.

"Rencananya uang tabungan itu mau dipakai membangun sebuah perusahaan atau membuat lapangan pekerjaan untuk masyarakat di Pangandaran," kata Ghifari.

70 Persen Penghasilan Disumbangkan

Muhammad Ghifari (21) pemuda asal Dusun Cidadap, Desa/Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran sukses meraup uang puluhan juta rupiah per hari dari trading. Ghifari menggeluti dunia trading pertama kali saat mencuat pandemi Covid-19 atau awal tahun 2020.

"Saat lockdown dulu ada temen main ke sini, dia memberikan solusi mencari uang dengan trading jangka pendek. Terus saya iseng dan melihat YouTube, dulu itu Doni Salmanan juga terbilang masih iseng dan belum sukses seperti sekarang," ujar Ghifari di rumahnya, kemarin.

Baca juga: Supardi Sukses Membudidayakan Madu Teuwuel di Pangandaran Meski Semula Dicemooh

Dari situ ia mulai belajar menganalisis karena kebetulan teknisnya sama seperti forex trading. “Pertama saya main trading Rp 100 ribu, terus Rp 250 ribu tapi makin ke sini kayaknya semakin menguntungkan. Makanya, karena butuh modal, saya memberanikan diri untuk meminjam uang ke bank sebesar Rp50 Juta," katanya.

Menurutnya, uang Rp 50 juta itu sbanyak dan ia juga sempat mengalami kerugian yang sangat besar. “Namun karena saya penasaran dan ingin sukses, saya meminjam uang lagi untuk modal. Yang akhirnya berhasil mengembangkan sampai menjadi Rp 50 juta per hari dan itu alhamdulilah sampai sekarang," ujarnya.

Baca juga: Bermodal Rp 1 Juta, Risma Pilih Jualan Makanan & Minuman Ringan di Pangandaran, Tolak Pinjaman Uang

Setelah mempunyai keuntungan Rp 50 juta per hari, Ia memberikan rezekinya kepada orang lain. "Saya berikan 70 persen untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Itu agar saya lebih gampang mencari rezeki dan tentu buat bekal saya nanti," ujarnya.

Ghifari pun kini membuka kelas belajar trading secara gratis. Hal ini bertujuan untuk mengajak para pemuda agar sukses bersama. Alasan membuka kelas gratis ini karena sempat bernazar ketika belum sukses seperti sekarang.

"Saya bernazar, ketika orang lain membutuhkan pertolongan saya, jangan sampai ada embel-embel (buntut) uang sepeser pun masuk ke saya dengan dalih ingin cepet kaya dan sebagainya, karena itu semua gratis," katanya. (Tribun Jabar/Padna)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved