Bagi Gina Natadiredja Bisnis fesyen Bukan Sekadar Keuntungan Pribadi, Omzetnya Kini Rp 300 Juta

"Aku belajar foto sejak 2016. Awalnya memang belajar karena senang lihat hasil foto orang-orang di Pinterest. Sekarang hasil foto aku jadi berkarakter

dokumentasi Gita N
Gita Natadiredja 

BERMULA dari usaha jersey, Gita Natadiredja berhasil mengembangkan bisnis di dunia fesyen.
Perempuan kelahiran Bandung, 5 September 1994, tersebut sudah lama memiliki passion di bidang usaha.

Pada 2016, ia memulai usaha jersey. Setahun berselang, ia membangun bisnis fesyen wanita bernama Gorgeous Indonesia. Gita memproduksi di antaranya shopping bag, straw stainless, pouch, dan tumbler dengan wajah King Nassar.

Ia membuka usaha itu berbekal pengalaman bekerja di bidang pakaian jersey. Ia memutuskan berhenti jadi karyawan lalu mulai usaha bersama sang suami.

Gita Natadiredja
Gita Natadiredja (dokumentasi Gita N)

"Dulu sempat kerja di bidang itu. Setelah keluar beberapa klien nanya ‘Teh Gita ke mana?’ Hingga akhirnya ada investor yang nyoba invest ke kaMI dan memulai semuanya dari nol," ujar Gita saat ditemui di Pasar Kreatif Festival Citylink, Selasa (19/10).

Pada awal usahanya, ia memiliki tiga mesin produksi dan mempekerjakan tiga pegawai. Gita juga sempat menggunakan garasi rumah orang lain. Kini, ia memiliki ruko sendiri dan dapat mempekerjakan 20 orang.

Lantaran tidak memiliki pengalaman berbisnis atau bekal kuliah Jurusan bisnis, ia menjalani proses jatuh bangun usahanya dengan sabar dan tekun. "Semuanya pasti bertahap, aku coba terus sabar. Bahkan pernah ketipu Rp 40 juta, ada yang nggak mau bayar. Ya udah ikhlas dan bangkit lagi, percaya pasti bisa," katanya.

Ia mengatakan membangun bisnis bukan sekadar mencari keuntungan pribadi. Ia pun harus memikirkan nasib para pegawai dan keluarga mereka. "Jadi, kami semua saling rangkul dan orang tua tetap nomor satu," ujar Gita.

Ketika pandemi virus korona menghantam dan mematikan sebagian besar industri fesyen, ia mencari cara untuk bertahan. Usahanya tidak sia-sia. Jersey masih banyak diminati, bahkan ada yang memesan dalam jumlah besar untuk olahraga panahan, menembak, dan lari.

"Justru saat pandemi, kami naik lagi dan membaik. Pada September lalu, omzet Radja Jersey mencapai Rp 300 juta," ucapnya.

Produk lokal asal Bandung ini telah diekspor ke luar negeri di antaranya Malaysia dan Thailand.

Produksi pakaian wanita dialihkan menjadi produksi masker. Ketika itu, Gita menghadirkan masker bermotif full print dan colorfull. Pendapatan Gorgeous Indonesia juga membaik dari penjualan masker yang meningkat saat pandemi.

"Untuk masker, kami cari inovasi baru dan lebih dari 1.000 telah dicetak dan dipesan," ujar Gita. Selain Radja Jersey dan Gorgeous Indonesia, saat ini Gita pun mengembangkan usaha lain yaitu Wolke Apparel dan pakaian muslim pria bernama Mozlemen


Menggali Potensi di Usia Muda
Hanya sedikit orang yang berani keluar dari pekerjaan dan memulai bisnis sendiri, tapi Gita memilih menjadi bagian dari yang “sedikit” itu. Ia mengembangkan hobinya dan berbisnis.

Pernah ditipu dan kehilangan Rp 40 juta, dia bisa membalikkan keadaan dan membukukan omset Rp 300 juta pada September 2021.

Muda, kreatif, dan bertalenta merupakan kata-kata yang cocok untuk menggambarkan Gita. Ibu dari satu anak ini aktif dalam kegiatan fotografi. Hasil karyanya dibagikan ke halaman Instagram. Berbagai konten makanan dan fesyen tampak begitu cantik memukau.

"Dulu aku aktif di komunitas foto Kompakers Bandung. Dari sana, suka dipanggil hotel dan restoran untuk foto," ujar Gita saat ditemui di Festival Citylink.

Dari hobi itu, dia dihubungi oleh Pinterest sebagai platform kumpulan foto yang estetik untuk menjadi konten.

"Aku belajar foto sejak 2016. Awalnya memang belajar karena senang lihat hasil foto orang-orang di Pinterest. Sekarang hasil foto aku jadi berkarakter. Banyak yang bilang ‘ini Teh Gita banget," kata Gita.

Pencapaian Gita sebagai fotografer berkembang, termasuk menjadi bagian tim foto untuk novel Risa Sarasvati yang berjudul Marianne.

Sebagai pelaku usaha, Gita melihat keadaan pelaku UMKM mulai bangkit. Ia pun melakukan sedekah ilmu dengan cara yang unik bagi pelaku UMKM. "Aku suka kasih slot secara pribadi ngajak UMKM kalau produknya ingin difotoin," ucapnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved