Brigadir Ruslan Hadiyatna Membangun Rumah untuk Ustaz Alfin, Guru Mengaji yang Difabel di Pamarican

“Sudah lama kepikiran bagaimana  caranya membuatkan rumah yang layak untuk Ustaz Alfin. Alhamdulillah, sebulan lalu sudah terbeli tanah"

dokumentasi/Tahrir/Relawan Tagana Pamarican
Brigadir Ruslan Hadiyatna bercakap dengan Ustaz Alfin yang difabel di Kampung Munjul, Dusun Malabar, Desa Sidamulih, Pamarican, Ciamis 

PERTEMUAN dengan Brigadir Polisi Ruslan Hadiyatna (31), membawa berkah bagi Ustaz Muhammad Alfin Zikri (30) yang akrab disapa Ustaz Alfin.  Menggunakan uang tabungannya yang tak seberapa, Ruslan membangunkan Ustaz Alfin tempat tinggal baru yang lebih layak.

Baru satu setengah tahun Ruslan bertugas sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di Desa Sidamulih, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. Sebelumnya, ia menjadi Bhabinkamtibmas di Desa Sukahurip, juga di Kecamatan Pamarican.

Layaknya Bhabinkamtibmas, Ruslan juga rutin melakukan sambang warga, bertemu warga untuk berbagai kepentingan, atau sekadar menyapa, menyambung silaturahmi.

Brigadir Ruslan Hadiyatna bergotong royong dengan warga membangun rumah layak huni untuk Ustaz Alfin di Kampung  Munjul, Dusun Malabar, Desa Sidamulih, Pamarican, Ciamis
Brigadir Ruslan Hadiyatna bergotong royong dengan warga membangun rumah layak huni untuk Ustaz Alfin di Kampung Munjul, Dusun Malabar, Desa Sidamulih, Pamarican, Ciamis (dokumentasi/Tahrir/Relawan Tagana Pamarican)

Salah satu tempat yang sering dikunjungi Ruslan di Sidamulih adalah Musala Masalikul Huda di Kampung Munjul RT 29/09, Dusun Malabar. Tak hanya untuk menunaikan salat, tapi juga untuk bersilaturahmi dengan Ustaz Alfin, yang sudah 11 tahun menjadi marbot, guru ngaji, imam dan penceramah di musala tersebut.

Ustaz yang mengalami lumpuh sejak lahir, tinggal di gubuk kecil yang dibangunkan warga di samping musala. Selain sempit, gubuk tersebut sudah reyot.

Baca juga: Brigadir Sugiarto Rela Bangun Rumah Baru bagi Warga yang Sebelumnya Tinggal di Bekas Kandang Domba

Karena sering bertemu, hubungan keduanya pun menjadi sangat dekat. Ruslan bahkan tak jarang mengantar Ustaz Alfin ketika diundang memberikan ceramah di masjid di Desa Sidamulih. Ruslan juga tak sungkan menggendong Ustaz Alfin dan mengantarnya menggunakan sepeda motor dinas.

Suatu hal yang selalu menganjal dalam pikiran Ruslan adalah gubuk yang ditinggali Ustaz Alfin. 

Brigadir Ruslan Hadiyatna bergotong royong dengan warga membangun rumah layak huni untuk Ustaz Alfin di depan Musala Masalikul Huda, Kampung  Munjul, Dusun Malabar, Desa Sidamulih, Pamarican, Ciamis
Brigadir Ruslan Hadiyatna bergotong royong dengan warga membangun rumah layak huni untuk Ustaz Alfin di depan Musala Masalikul Huda, Kampung Munjul, Dusun Malabar, Desa Sidamulih, Pamarican, Ciamis (dokumentasi/Tahrir/Relawan Tagana Pamarican)

“Sudah lama kepikiran bagaimana  caranya membuatkan rumah yang layak untuk Ustaz Alfin. Alhamdulillah, sebulan lalu sudah terbeli tanah seluas 5 bata (1 bata = 14 meter persegi) di depan musala. Dua hari ini sudah mulai pekerjaan fisik pembangunan rumah secara bergotong royong,” ujar Ruslan saat ditemui Tribun, Kamis (14/10).

Ruslan mengaku menggunakan uang tabungannya untuk membeli tanah yang akan ia gunakan untuk membangun rumah Ustaz Alfin. "Harga tanahnya Rp 2 juta,” kata Ruslan.

Baca juga: Aipda Citro Haduduan Manalu, Polisi Pendiam yang Bangun Banyak Rumah untuk Warga di Cianjur

Setelah berhasil membeli tanah, Ruslan kemudian menghimpun donasi dari para agnia, tokoh masyarakat, dan dari LSM Paloma Yogyakarta, termasuk uang pribadinya Rp 1,5 juta.

“Sudah terkumpul uang donasi sebesar 10 juta untuk pembelian material. Makanya sejak kemarin (Rabu, 13/10) pembangunan rumah untuk ustaz Alfin dimulai secara bergotongroyong,” katanya.

Brigadir Ruslan Hadiyatna membantu mendirikan rumah layak huni untuk Ustaz Alfin di Dusun Malabar, Desa Sidamulih, Pamarican, Ciamis
Brigadir Ruslan Hadiyatna membantu mendirikan rumah layak huni untuk Ustaz Alfin di Dusun Malabar, Desa Sidamulih, Pamarican, Ciamis (dokumentasi/Tahrir/Relawan Tagana Pamarican)

Setiap hari, ada sekitar 20 warga yang bergotong royong membangun rumah untuk Ustaz Alfin. Beberapa dari mereka adalah relawan Tagana. Bahkan Ruslan pun tak jarang turun tangan mengangkut material dan air.

Baca juga: Asep Hermawan, Polisi yang Mengaku Hobi Belajar, Ikut Wisuda S2 dan S3 Secara Bersamaan

Bangunan rumah yang dibangunkan untuk Ustaz Alfin tersebut dengan ukuran 4 x 8 meter persegi dengan kontruksi semipermanen. “Hari ini baru selesai fondasi,” ujar  Ruslan. (Tribun Jabar/Andri M Dani)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved