Yaya, Pemuda Asal Pangandaran Bisa Raih Omzet Hingga Rp 50 Juta Per Bulan Berkat Jualan Aglonema

"Ternyata laku semua. Dalam tiga hari saya bisa dapatkan uang sebesar Rp 5 juta"

Tribun Jabar/Padna
Yaya Saeful Uyun, penjual aglonema dari Pangandaran 

SEORANG pemuda di Pangandaran sukses berjualan tanaman aglonema hingga omzet Rp 50 juta. Pemuda bernama Yaya Saeful Uyun (25) ini  warga di Dusun Masawah, Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran.

Yaya memulai berjualan aglonema pada 2019 sampai akhir  2021 ini. Ia menjual aglonema dengan berbagai macam jenis seperti kocin chamelion dan kocin tembaga. 

Ia sukses menjual bunga aglonemanya melalui media sosial Facebook, YouTube, WhatsApp dan Instagram.

Tanaman aglonema
Tanaman aglonema (Tribun Jabar/Padna)

"Saat pertama, Saya menjual bunga di group Facebook jual beli aglonema, dan saya coba jual aglonema donacarmen Rp 10 ribu dan alhamdulilah laku," ujar Yaya saat dihubungi Tribunjabar.id 

Padahal, kata Yaya, ia membeli aglonema itu dengan harga sangat murah. "Saya sempat beli satu batang hanya seribu rupiah, karena kebetulan kan disini (Pangandaran) juga banyak malahan ada jadi pagar rumah," katanya.

Baca juga: Berawal dari Hobi Andhika Bayu Bisa Jual Satu Tanaman Hiasnya Puluhan Juta Rupiah

Kemudian saat terlihat ramai, Ia mencoba lagi dipasarkan melalui YouTube.

"Ramainya di YouTube, saat menjual bunga aglonema donacarmen. Mungkin ramai, karena saya menyertakan deskripsi di YouTube. Terasa, makin lama itu pembelinya semakin banyak," ucap Yaya.

Yaya Saeful Uyun mengantarkan aglonema pesanan konsumen
Yaya Saeful Uyun mengantarkan aglonema pesanan konsumen (Tribun Jabar/Padna)

Mulai saat itu, lanjut Ia, penjualan bunga aglonema miliknya yang melalui YouTube tersebut sangat ramai dan sangat menjanjikan.

"Saya hanya modal seribu rupiah per bunga, dan kebetulan saat pertama membeli banyak yang ngasih. Terus Saya jual Rp 10 ribu dan alhamdulilah hampir semuanya laku," katanya

Baca juga: Kean Tanam dan Rawat talas Raksasa Selama 5 Tahun, Belum Berniat Menjual Meski Sudah Ditawar Orang

Yaya mengaku pertama kali mengeluarkan modal Rp 500 ribu untuk 50 aglonema.  "Ternyata  laku semua. Dalam tiga hari saya bisa dapatkan uang sebesar Rp 5 juta," katanya.

Ia pun  mengaku semakin penasaran dengan harga aglonema. "Semakin kesini, Saya ingin tahu ada gak yang harga penjualannya di bawah saya. Sampai saya berangkat ke Ciamis dan membeli bunga aglonema sejenis kocin chameleon sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu ke atas per bunganya," ucap Ia.

Yaya Saeful Uyun, penjual bunga aglonema di Pangandaran
Yaya Saeful Uyun, penjual bunga aglonema di Pangandaran (Tribun Jabar/Padna)

Kemudian, Ia tawarkan lagi di medsos mulai dari harga termahal sampai harga yang termurah. "Ya alhamdulilah ramai, apalagi kalau live. Yang setiap hari awalnya lima bunga, makin hari sampai 40 bunga, kadang lebih," ujarnya

Menurut Yaya, jika dihitung omzet, per bulan jika laris dapat paling besar Rp 50 juta namun jika sepi minim-minimnya sekitar Rp 30 juta.

Baca juga: Bosan Jadi Pegawai, Deni Santosa Fokus ke Bisnis Kaktus, Pendapatan Sehari Rp 1 Juta

Yaya bersyukur pada pandemi Covid-19 ini ia masih diberi kemudahan dalam mencari rezeki.

"Alhamdulillah, mungkin ini hikmah pandemi. Kan Pandemi banyak orang diam di rumah, mungkin bosan atau gimana akhirnya banyak membeli koleksi bunga," ucapnya. (Tribun Jabar/Padna)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved