Atlet Indramayu Lena-Leni Bangkit Raih Medali Emas Takraw PON XX, Sebelumnya Sempat Down

"Alhamdulillah, besoknya lagi pas semifinal kaki saya sudah bisa main maksimal. Semifinal ketemu Jambi menang 2-0. Di final ketemulah sama Papua"

PB PON XX PAPUA 2021/Silvester Korwa
Lena dan Leni usai menjuarai nomor double sepak takraw putri PON XX Papua di GOR Universitas Cenderawasih, Abepura, Kota Jayapura, Kamis (7/10/2021). 

PULANG dengan membawa mendali emas Papua'>PON XX 2021 Papua menjadi kebanggaan tersendiri bagi atlet kembar Lena dan Leni.

Atlet asal Kabupaten Indramayu itu meraih emas setelah mengandaskan tim Papua pada laga final nomor double event sepak takraw putri.

Leni mengaku gembira sekali bisa mendapatkan kembali mendali emas pada PON kali ini. Raihan ini, tutur Leni, mereka capai dengan penuh perjuangan.

Lena dan Leni, atlet takraw asal Indramayu
Lena dan Leni, atlet takraw asal Indramayu (Tribunnews)

"Yang pasti seneng bisa dapat emas lagi, khususnya di nomor double," ujar Leni kepada Tribun saat dihubungi melalui telepon, Minggu (10/10).

Leni bercerita ada banyak sekali cobaan yang mereka hadapi untuk mendapat mendali emas tersebut. Leni bahkan sempat down sebelum akhirnya bisa kembali bangkit dan menjadi juara.

Sebelum main di nomor double, kata Leni, tim sepak takraw putri Jabar harus menelan kekalahan pada nomor regu. Mereka harus puas dengan medali perak karena dikalahkan tim Jawa Tengah di partai final.

Baca juga: Dari Iseng Hingga Masuk Pelatnas, Audrey Meraih 3 Medali Emas dan 2 Perak Cabang Menembak PON XX

Tak hanya mengalami kekalahan, Leni juga mengalami cedera engkel. Kekalahan itu juga membuat Leni sulit untuk tidur. Padahal, besoknya harus bertanding di nomor double.

"Pagi bangun tidur sempat enggak bisa jalan, aku sampai mau nangis, tambah down," ujarnya.

Namun, kata Leni, ia juga menyadari bahwa jika ia menyerah, itu sama halnya dengan kalah. Itu sebabnya, sekalipun dengan sudah payah, ia terus mempersiapkan diri untuk bermain di nomor double.

Baca juga: Rendi Maulana Serasa Bermimpi Mampu Meraih Medali Emas PON Papua Cabang Dayung

Di penyisihan grup, mereka langsung tancap gas. Tim Jabar mengandaskan tim dari Banten, menyikat tim Sulbar, hingga akhirnya berhasil menekuk Papua. Semua pertandingan dimenangkan dengan dua set langsung.

"Alhamdulillah, besoknya lagi pas semifinal kaki saya sudah bisa main maksimal. Semifinal ketemu Jambi menang 2-0. Di final ketemulah sama Papua," ujarnya.

Bertanding melawan tim tuan rumah, kata Leni, tentu bukan hal yang mudah. Sebagian besar penonton adalah pentukung tuan rumah. "Saat itulah mental benar-benar diuji," ujarnya.

Baca juga: Pebalap Muda Tim Astra Honda Racing, Mario Suryo Siap Bersaing di Kejuaraan Dunia Moto3

Pada set pertama, tim Jabar menang mudah dengan skor 12-21. Namun di set kedua, Tim Jabar justru sempat tertinggal.

Finishing yang kurang bagus dan banyaknya kesalahan membuat poin kedua tim terus kejar-kejaran.

"Lena juga main tidak dalam performance terbaiknya. Jadi poin kejar-kejaran terus. Alhamdulillah, saya juga bisa nenangin Lena, dan alhamdulillah kita bisa ngejar poin terus sampai 20-22," ujarnya.

Baca juga: Atlet Muda Tarung Derajat Berprestasi yang Tergerak Jadi Relawan Palang Merah

Kuncinya, menurut Leni, hanya satu: harus sabar.  "Main double itu harus lebih tenang, lebih sabar, tapi tetap harus greget. Alhamdulillah kami bisa mempertahankan emas di nomor double," ujar Leni.

Kemenangan Lena dan Leni membuat Jawab semakin kokoh di puncak klasemen perolehan medali sementara. (Tribun Jabar/Handhika Rahman)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved