Aep Salahudin dulu Seorang Pemburu Namun Kini Sayang dengan Rusa, 15 tahun Jadi Pawang di Rancaupas

"Sebetulnya rusa takut ketemu manusia karena mereka mengganggap manusia itu musuhnya, karena mereka kan sering diburu"

Tribun Jabar/Putri Puspita
Pawang rusa di Kampung Cai, Rancaupas Aep Salahudin 

AEP Salahudin sudah menjadi pawang rusa di tempat wisata Kampung Cai Rancaupas, Kabupaten Bandung sejak 15 tahun lalu. Bermula dari 6 ekor rusa yang ia rawat di penangkaran rusa Rancaupas, lalu ia belajar merawat rusa yang kemudian beranak menjadi 12 ekor.

Namun sayangnya, saat itu rusa tersebut mati dan kembali menjadi enam ekor.

"Saya pelajari untuk merawat rusa, semakin lama rusa berkembang dan totalnya sekarang ada 41 rusa," ujar Aep saat ditemui di Rancaupas, Minggu (3/10/2021).

Pawang rusa di Kampung Cai, Rancaupas Aep Salahudin
Pawang rusa di Kampung Cai, Rancaupas Aep Salahudin (Tribun Jabar/Putri Puspita)

Saat itu, kata Ade, penangkaran rusa hampir punah dan kini Rancaupas berhasil menjadi tempat penangkaran dan tempat wisata, bahkan jadi spot favorit untuk foto.

Kegigihan Aep yang kini hidup bersama rusa, justru menjadi sebuah hal yang menarik bagi dirinya.

Ia merasa senang, kini banyak orang yang datang dan bisa berinteraksi dengan rusa yang sudah terbiasa bertemu dengan manusia.

"Sebetulnya rusa takut ketemu manusia karena mereka mengganggap manusia itu musuhnya, karena mereka kan sering diburu," ucap Aep.

Baca juga: Berawal dari Pelestarian Hewan, Roni Pelihara Lebah Madu Teuwuel di Sumedang Hingga Raih Untung

Namun kini, rusa di Rancaupas begitu tenang ketika bertemu dengan pengunjung. Bahkan wisatawan pun bisa terjun langsung memberi makan wortel dan foto bersama untuk kebutuhan foto pernikahan.

Aep menceritakan, penangkaran rusa di Rancaupas mulai ramai karena seorang fotografer yang membawa kliennya untuk foto bersama rusa.

Ia pun membantu untuk membuat rusa berkumpul dan ikut difoto bersama sang calon pengantin.

"Fotografer itu mengunggah di sosial media, eh dari sana langsung ramai dan banyak juga yang ingin foto bersama rusa," ujarnya.

Baca juga: Edelweiss Rawa di Rancaupas, Kabupaten Bandung. Hanya Boleh Dilihat, Tidak Boleh Dipetik

Bahkan artis Indonesia seperti Andien dan Raissa Andriana pun pernah datang untuk syuting bersama rusa di Rancaupas.

Kedekatan Aep dengan rusa pun begitu terlihat ketika ia membunyikan siul sambil berjalan ke tengah lapang dan membawa pakan rumput dalam karung. Rusa-rusa pun mendekati Aep, seakan tahu bahwa ia akan mendapatkan makanan.

Selama masa pandemi, Aep mengatakan, rusa yang ada di penangkaran ini tetap menerima perawatan dan makanan sehari-hari.

"Waktu tempat wisata ditutup, rusa nggak dikasih wortel, tetapi makan rumput saja dan dikasih makanan tambahan seperti dedak padi," ujar Aep.

Baca juga: Scottish Fold, Kucing yang Lagi Ngetren Dipelihara, Banyak Disukai Artis


Biasanya, kata Aep, para rusa ini mendapatkan wortel dari pengunjung yang sengaja membeli untuk diberikan secara langsung.  Namun, Aep bersyukur hingga saat ini para rusa tidak kekurangan makanan.

"Alhamdulillah disini rumput banyak dan luas, jadi selama ini pakan rusa aman. Kecuali wortel kan mahal, jadi sayang kalau cuma kasih cuma-cuma," ujar Aep.

Untuk pakan wortel, kata Aep biasanya seekor rusa dewasa bisa makan 10kg wortel sehari. Jika lebih dari 10 kg, rusa pun akan membatasi dirinya untuk makan. Sementara itu rusa kecil, menghabiskan 1-3 kilogram dalam sehari.

Aep juga harus memisahkan kandang rusa yang mau melahirkan supaya tidak diganggu dengan yang lain. Selain itu juga ia menjaga rusa ketika berkelahi satu lawan satu saja, supaya rusa lain tidak ikut bertengkar.

"Saya dulu juga pemburu, tapi sekarang saya sayang sama rusa," ucapnya menutup obrolan. (Tribun Jabar/Putri Puspita)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved