Citra Tobing Sempat Jatuh Cinta Pada Fesyen, Kini Jalani Profesi Sebagai Dokter Gigi

"Dulu kalau enggak jadi dokter gigi, mau jadi dosen, Sekarang di rumah sakit saya bekerja, saya jadi staf pengajar"

Tribun Jabar/Putri Puspita
Dokter Gigi Citra Tobing di kediamannya, kawasan Cigadung, Bandung 

TIDAK semua yang diimpikan bisa tercapai, namun bukan berarti harus berhenti melangkah. Pengalaman itu dirasakan dokter gigi, Citra Tobing. Dulu, mimpi besarnya adalah menjadi model dan bekerja di industri fesyen.

Ia sempat begitu jatuh cinta pada dunia fesyen. Nasib berkata lain, ia melanjutkan pedidikan hingga menjadi dokter gigi dan mulai praktek pada 2008. Kini, ia untuk berusaha menikmati pekerjaannya.

"Saya sudah masuk dokter gigi, enggak mungkin jika enggak diselesaikan. Saya juga enggak terbebani, jalanin saja dengan santai," kata Citra sambil tersenyum saat ditemui di rumahnya di daerah Cigadung, Kota Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Citra Tobing
Citra Tobing (Tribun Jabar/Putri Puspita)

Perempuan kelahiran Bandung, 29 Desember 1982, tersebut berstatus aparatur sipil negara (ASN). Citra bekerja di kantor dan di rumah sakit serta membuka praktek dokter gigi. Tak hanya itu, ia juga menjadi dosen.

"Dulu kalau enggak jadi dokter gigi, mau jadi dosen, Sekarang di rumah sakit saya bekerja, saya jadi staf pengajar," ujarnya.

Meski pekerjaan dan jadwalnya padat, Citra tidak merasa lelah. Sebaliknya, ia senang melakoni semua pekerjaannya, termasuk menghadapi tantangan.

Baca juga: Tita Rashida Mengurai Kesalahpahaman Dokter dan Pasien, Mengaku Deg-degan Saat Teman-teman Tumbang

"Pernah sakit pinggang karena kan duduk enggak bener, tetapi senang juga karena pekerjaan saya sudah pasti. Misalnya kalau gigi bolong, ya ditambal atau dicabut aja," ujarnya.

Menghadapi pasien anak-anak, ucapnya, menjadi yang paling menarik. Menurutnya, masih banyak anak kecil yang takut ke dokter gigi hingga mereka menangis bahkan trauma.

"Biasanya saya enggak paksain. Kalau anaknya berani, ya hayu. Jika mereka butuh perhatian khusus, saya enggak akan apa-apain. Saya kenalin dulu lingkungan dokter gigi itu seperti apa," kata Citra.

Baca juga: Asep Mampu Kuliahkan Anaknya Hingga Jadi Dokter dari Profesinya Sebagai Tukang Servis Mesin Tik

Dalam beberapa kasus, ucapnya, justru orang tua pasien yang tidak sabar ketika anak- anak mereka menangis. Karena itu, ucapnya, ketika membawa anak ke dokter gigi, orang tua pun harus diberi pengertian.


Kembangkan Usaha Ternak

Selama masa pandemi, banyak klinik gigi tutup. Pasien di tempat praktek dokter gigi, Citra Tobing, juga berkurang. Ia pun memilih beternak sebagai usaha sampingan. Ia membeli dan beternak domba.

"Awalnya iseng aja beli untuk Iduladha. Niat saya, bisnis domba untuk di kampung halaman, bukan di sini. Pas coba jual, eh laku dan selama tiga bulan malah terus jalan, hingga akhirnya diseriusin aja," ujar Citra.

Baca juga: Jaka, Peternak Asal Cisarua yang Bangga Sapinya Masuk Nominasi untuk Kurban Presiden

Mulanya, dia membeli beberapa domba hingga kini punya 40 domba dan kambing. Citra pun mengkawinkan domba dan kambing dengan bibit-bibit yang bagus. Citra dibantu sang suami mengembangkan usaha ternaknya. Sang suami terutama membantu dalam sisi pemasaran.

Citra Tobing melihat kambing-kambing dan domba-domba peliharaannya
Citra Tobing melihat kambing-kambing dan domba-domba peliharaannya (Tribun Jabar/Putri Puspita)

Mereka memanfaatkan media sosial dalam proses penjualan. "Dengan kekuatan online justru banyak yang beli. Saya masarin di status Whatsapp, Instagram, dan Facebook. Respons yang saya dapat bagus karena saat itu banyak yang butuh," katanya.

Setelah domba-domba ludes terjual, Citra membeli dan mengembangbiakkan kambing dan sapi. Citra memiliki lahan yang luas untuk membangun sejumlah kandang. Sebagian besar ternaknya masih kecil, sebagian lagi segera melahirkan.

Baca juga: Beternak kelinci Hias, Omzet Nurdin Capai Rp 10 Juta Per Bulan di Musim Pandemi Ini

Uniknya, ia memberikan nama yang berbeda untuk setiap kambing dan dombanya. "Sampai sekarang, masih banyak yang beli biasanya untuk acara akikah dan kambing guling," ujarnya.

Selain bisnis ternak, Citra juga menyewakan vila dan halaman rumahnya yang biasa dipakai untuk acara pernikahan.

Dokter Gigi Citra Tobing
Dokter Gigi Citra Tobing (Tribun Jabar/Putri Puspita)

"Saya ada lahan besar, kebun untuk domba dan kambing. Suami saya suka beternak, jadi itu yang ditekuni akhirnya. Sementara vila karena memang ada lahan saja. Kami jual suasana," kata Citra.

Baca juga: Mantan Aparat Desa Sukses Jadi Peternak Kambing Perah di Ciamis, Produk Susu Kambingnya Laris

Meski punya banyak bisnis dan tetap melakoni pekerjaannya sebagai dokter gigi, ia masih bisa membagi waktu. Apalagi, Citra dibantu asisten pribadi. (Tribun Jabar/Putri Puspita)   

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

  • Conny Dio

     
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved