Ketua DPRD Indramayu Syaefudin: Biarkan Lahan Tambak Menjadi Tambak. Akui Yance Guru Politiknya

Kabupaten Indramayu sekarang ini mencoba mewujudkan Kawasan Peruntukan Industri (KPI). Sedikitnya 20 ribu hektare lahan tengah disiapkan

Humas DPRD Indramayu
Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin 

KETUA DPRD Kabupaten Indramyu, Syaefudin, memiliki pandangan menarik mengenai potensi kabupaten seluas 2.099 kilometer persegi tersebut. Menurutnya, potensi Indramayu bukan saja besar, tapi juga beragam. Ia juga memiliki jawaban, kenapa semua potensi itu sejauh belum sepenuhnya berujung pada kesejahteraan masyarakat. Kepada jurnalis Tribun Cirebon, Handhika Rahman, blak-blakan Syaefudin mengungkapkan hal itu. Berikut petikan wawancara khusus Tribun Jabar dengan Syaefidin, belum lama ini.

Kabupaten Indramayu memiliki banyak potensi yang luar biasa, namun kesejahteraan rakyatnya masih belum menggembirakan. Bagaimana Anda melihat ini?
Benar. Kabupaten Indramayu memiliki potensi yang luar biasa. Di antaranya sektor pertanian, perikanan, dan migas. Untuk pertanian kita bahkan menjadi daerah lumbung pangan nasional dengan produksi padi terbanyak di Indonesia. Tentu sektor-sektor unggulan itu harus terus digali agar memberikan manfaat dan dapat menyejahterakan warganya. Sekarang itu terus berlangsung, mudah-mudahan ke depan pemerintah daerah bisa lebih meningkatkan lagi. Saya kira kalau potensi-potensi itu bisa dimaksimalkan, Kabupaten Indramayu tentunya akan lebih berkembang.

Apa hal ini yang perlu lebih digenjot?
Kabupaten Indramayu sekarang ini mencoba mewujudkan Kawasan Peruntukan Industri (KPI). Sedikitnya 20 ribu hektare lahan tengah disiapkan pemerintah daerah untuk mewujudkan kawasan tersebut, dan ini tersebar di beberapa kecamatan.

Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin
Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin (Humas DPRD Indramayu)

Anda mendukung pembangunan KPI?
Tentu saja kami di DPRD Kabupaten Indramayu mendukungnya. Namun pembangunan KPI ini harus sesuai dengan aturan perundang-undangan. Artinya jangan terjebak pada kegiatan yang merugikan masyarakat. Contohnya, dalam hal ini, Syaefudin sangat mendukung rencana tersebut. Namun, ia juga berpesan kepada pemerintah daerah agar tidak terjebak.

Maksudnya bagaimana?
Misalnya, jangan sampai lahan untuk persawahan atau tambak justru dijadikan kawasan industri. Saya kira sebaiknya tata ruang untuk kawasan ini fokus untuk lahan-lahan yang tidak produktif sehingga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.

Jadi industri ini harusnya bagaimana?
Industri-industri ini sebaiknya sejalan dengan sektor yang menjadi potensi unggulan dari Kabupaten Indramayu. Misallnya jika kita lihat dari pertanian, kita kan punya produk mangga yang unggul dan lain-lain. Artinya industri harus mendukung potensi unggulan yang ada di Kabupaten Indramayu.

Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin
Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin (Humas DPRD Indramayu)

Korupsi Masih Jadi PR Besar
Dua bupati Indramayu pada periode sebelumnya tersandung kasus korupsi. Hal ini menjadi catatan buruk bagi pemerintah daerah yang berada di Pantura Jabar tersebut.

Kedua bupati itu adalah Irianto MS Syafiuddin allias Yance Bupati Indramayu periode 2000-2010 dan Supendi Bupati Indramayu periode 2016-2021.

Menurut Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Syaefudin persoalan korupsi ini harus menjadi pekerja rumah (PR) bersama untuk dipecahkan.

Baca juga: Ratna Dewi, Srikandi Pemulasaraan Jenazah Covid-19 di Indramayu, Kemanusiaannya Kalahkan Rasa Takut

"Korupsi ini bagaimana pun harus kita cari solusinya bersama-sama, bagaimana untuk menekan hal tersebut, baik dari eksekutif dan legislatif," kata Syaefudin

Syaefudin mengatakan, salah satu upayanya adalah misalnya, bagaimana mengubah pelayanan agar lebih transparan melalui pelayanan digital.

Kemudian, face to face atau pelayanan tatap muka yang harus ditingkatkan, hal ini untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga: Briptu Aprilia, Polisi Wanita Bersuara Merdu dari Polres Indramayu, Favoritnya Lagu Keroncong

"Lalu bagaimana agar kebijakan pemerintah dalam menentukan pejabat ini harus bisa yang memiliki semangat lebih untuk tidak korupsi dengan edukasi-edukasi," ujarnya.

Di sisi lain, PR besar lainnya, yakni bagaimana meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Indramayu agar tidak tertinggal dari daerah lain. Terutama IPM dari sektor pendidikan dan kesehatan yang masih harus terus ditingkatkan.

Seperti diketahui, walau IPM Kabupaten Indramayu terus meningkat, IPM tersebut masih di bawah daerah lain karena IPM daerah lainnya pun sama terus meningkat. "Kami terus bersama-sama dengan pemerintah daerah bagaimana IPM ini meningkat, terutama dua hal tadi, pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.*

Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin ikut serta dalam demonstrasi membela Palestina
Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin ikut serta dalam demonstrasi membela Palestina (Humas DPRD Indramayu)

Sebut Yance Sebagai Guru Politik
Ketua DPRD Kabupaten Indramayu Syaefudin tidak menyangka perjalanan hidupnya bakal membawanya menjadi ketua dewan seperti sekarang. Apa yang ia capai saat ini, semata-mata berkat doa dan dukungan dari orang-orang terdekat, khususnya orang tua dan istri.

"Yang paling berjasa bagi saya pastinya orang tua saya, kedua istri saya. Karena bagaimana pun, di balik laki-laki hebat itu ada perempuan hebat di belakangnya," ujarnya.

Baca juga: Gadis Penjual Cilok yang Bercadar di Indramayu Ini Gemar Mengajar dan Ingin Melanjutkan Kuliah

Terlepas dari jabatan Ketua DPRD yang dipercayakan kepadanya saat ini, kata Syaefudin, ia ingin bisa selalu bersyukur. Keinginan itu, oleh Syaefudin dijadikan motto hidupnya dan selalu ia pegang, yakni 'jangan pernah mengingat apa yang kita berikan kepada orang lain, tapi ingatlah apa yang kita terima. Intinya bagaimana agar kita selalu bersyukur," ujar dia.

Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin
Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin (Humas DPRD Indramayu)

Syaefudin menceritakan, sosok almarhum Irianto MS Syafiuddin alias Yance adalah guru yang mengajarinya belajar di dunia politik. Tentunya dengan diiringi usaha, kemauan untuk belajar, serta dukungan dan doa dari keluarga.

Syaefudin kini tercatat menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Indramayu sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Indramayu. Ayah dari 4 orang anak dan 3 orang cucu itu juga mengatakan, kekuatan doa dan dukungan keluargalah yang membuatnya terus berkeyakinan untuk terus melangkah.

Baca juga: Lely Uliyah, Ibu yang Menjadi Kades Majasari di Indramayu Setelah Mengalahkan Anaknya Sendiri

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved