Smart Box "Made In" Bandung, Sarana Belajar Online yang Juga Asyik untuk Karaokean dan Nge-game

"Kami ingin hadirkan sebuah ruangan khusus. Jadi orang tua bisa lebih fokus saat WFH, anak-anak pun lebih konsentrasi saat belajar online"

Smartbox
Seorang anak berkaraoke ria seusai belajar online di dalam Smart Box, kreasi Amel Ameda asal Kota Bandung 

PANDEMI Covid-19 memunculkan berbagai kebiasaan baru dalam kehidupan masyarakat, mulai dari pembelajaran jarak jauh sampai bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Banyak kegiatan yang tadinya dilakukan secara langsung, kini harus dikerjakan secara jarak jauh melalui internet.

Beragam perangkat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan online di internet ini. Bahkan, tak sedikit yang harus menyiapkan ruangan atau pojok khusus untuk tempatnya melakukan kegiatan onlinenya, atau tempat lain yang sunyi, pojok dengan sinyal yang bagus, sampai background yang estetik.

Peluang inilah yang dilirik oleh kreator lokal asal Kota Bandung, Amel Ameda. Terinspirasi kondisi pandemi yang memaksa masyarakat membatasi aktivitas sosialnya, Amel membuat sebuah produk kreatif yang diberi nama Smart Box.

Amel Ameda, pencipta Smart Box yang bisa digunakan untuk bverbagai aktivitas digital
Amel Ameda, pencipta Smart Box yang bisa digunakan untuk bverbagai aktivitas digital (Smartbox)

Ukurannya mungil, hanya sekitar 2 meter x 1,5 meter. Namun, smart box yang berbahan akrilik dan papan kayu ini dilengkapi berbagai fasilitas canggih, mulai dari wifi, perangkat komputer, sound system, pencahayaan, peredam suara, pendingin ruangan atau mini cooler, exhaust, hingga aroma terapi yang praktis membuat penggunanya bakal merasa sangat nyaman di dalam boks untuk kegiatan nge-online ini.

"Banyak orang tua dan anak anak yang stres saat pandemi ini. Bapak ibunya harus work from home (WFH) dan anak-anaknya harus belajar online di rumah. Mereka butuh suasana yang nyaman," ungkap Amel di workshop-nya di Jalan Ir H Djuanda Nomor 106, Kota Bandung, Kamis (2/9/2021).

Baca juga: Annissa Bekerja Keras Membangun Bisnis Cokelat, Produknya Mulai Go International

Mulai dari riset hingga proses produksi, kata Amel, dia dan timnya butuh waktu sekitar delapan bulan untuk mewujudkan smart box ini. Riset cukup panjang dilakukan agar produk kreatifnya ini benar-benar bisa memberikan rasa nyaman dan manfaat maksimal bagi penggunanya, baik orang dewasa maupun anak-anak sekalipun.

"Kami ingin hadirkan sebuah ruangan khusus. Jadi orang tua bisa lebih fokus saat WFH, anak-anak pun lebih konsentrasi saat belajar online. Jadi punya waktu dan ruang untuk mereka sendiri. Terpenting adalah bisa nyaman di dalamnya," jelasnya.

Baca juga: Agung Raih Omzet Rp 2 Miliar Per Bulan Berkat Kerja Keras Membangun Bisnis Seafood Kiloan Bang Bopak

Bahkan, kata Amel, dia pun sengaja menciptakan smart box khusus yang bisa digunakan sebagai sarana hiburan, seperti untuk berkaraoke atau bermain game, hingga podcast. Dengan dukungan sound system dan peredam suara yang baik, smart box ini mampu menghasilkan suara yang berkualitas.

"Smart box ini juga kedap suara, jadi saat main game atau bernyanyi, mereka tidak akan mengganggu dan terganggu oleh anggota keluarga lainnya di rumah, mereka bisa tetap have fun dan enjoy,"  ujar Amel.

Baca juga: Najla Bisyir Sempat Jajal Berbagai Bisnis Hingga Akhirnya Sukses Mendirikan Bittersweet

Pemilik brand I Play ini juga mengatakan dengan tata lampu dan pencahayaan yang apik, pengguna smart box ini bakal mendapatkan suasana yang berbeda. Ketika tengah online, kata Amel, pengguna smart box bisa mengubah tampilan background-nya, sehingga akan terlihat lebih menarik oleh orang lain.

"Ambiance-nya lebih menarik karena lampu background-nya pun bisa berubah-ubah," ujar Amel.

Baca juga: Rumah Budaya Rosid Hadirkan Berbagai Etnik Pedesaan dalam Berkesenian

Amel mengatakan bahwa produk kreatifnya itu dijual mulai harga Rp 10 juta. Harga akan menyesuaikan manakala pemesan menginginkan fasilitas lain sesuai yang dibutuhkannya.

"Selain yang sudah ready stock, kami juga menerima pemesanan custom sesuai keinginan konsumen. Kami pun menyiapkan smart box yang bisa digunakan dengan sistem sewa," katanya.

Pengguna Smart Box sedang menggunakan laptop di dalam boks cerdas yang kedap suara dengan lampu yang bisa diatur.
Pengguna Smart Box sedang menggunakan laptop di dalam boks cerdas yang kedap suara dengan lampu yang bisa diatur. (Smartbox)

Ke depan, tambah Amel, dia berencana menciptakan smart box berukuran lebih besar yang bisa digunakan untuk isolasi mandiri, tentunya dengan dukungan beragam fasilitas layaknya kamar yang kerap digunakan warga yang tengah menjalani isoman.

Baca juga: Herman Muchtar: Ada Hotel yang Karyawannya Enam Bulan Tidak Digaji Tapi Masih Tetap Bekerja

"Nantinya, smart box isoman ini bisa ditempatkan di taman atau halaman misalnya, jadi tidak harus tinggal berjauhan dengan anggota keluarga lainnya," kata Amel. (Tribun Jabar/Syarif Abdussalam)

Sumber: Tribun Jabar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved