Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono Terus Menekan Laju Covid-19 dan Memberantas Preman

“Saya memiliki passion untuk membantu orang lain dalam arti bersedekah dan sebagai bagian dari satu tindakan spiritual saya"

dok Kapolres Garut
Kapolres Garut, Wirdhanto Hadicaksono 

KABUPATEN Garut dikenal cukup dinamis di Jawa Barat. Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono SH SIK Msi pun mengungkapkan sejumlah strateginya dalam menangani Kamtibmas di Kabupaten Garut.

Meski belum tiga bulan menjabat sebagai Kapolres Garut, pria murah senyum ini sudah menunjukkan sejumlah prestasi, termasuk dalam turut serta menangani pandemi Covid-19 di Kabupaten Garut.

Apa yang telah dan bakal dilakukannya dalam memimpin Polres Garut, wartawan Tribun Jabar Sidqi Al Ghifari berkesempatan mewawancarai secara ekslusif perwira menengah peraih penghargaan Adhi Makayasa itu di rumah dinas Kapolres Garut, belum lama ini.

Apa peran polisi dalam menangani Covid-19?

Polres Garut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari kolaborasi Satgas Kabupaten Garut tentunya kami harus bisa untuk menggandeng seluruh elemen dari mulai pemerintah kabupaten sampai kodim termasuk elemen masyarakat lainnya untuk bisa bersatu dalam merumuskan strategi penanganan Covid-19 di Kabupaten Garut. Peran Polres Garut tentunya sebagaimana arahan dari pemerintah pusat, kami juga memiliki tanggung jawab yang sama dengan entitas yang lain termasuk Pemkab Garut.

Kegiatan bansos Covid-19 oleh jajaran Polres garut diimpin Kapolres AKBP Wirdhanto Hadicaksono
Kegiatan bansos Covid-19 oleh jajaran Polres garut diimpin Kapolres AKBP Wirdhanto Hadicaksono (Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari)

Apa upaya yang sedang dilakukan saat ini?

Kami mendorong  untuk bisa mengupayakan bagaimana masyarakat Garut menjadi sehat apalagi saat ini tentunya di satu sisi masalah angka-angka Covid-19 ini juga masih belum membaik.

Apa strategi yang dilakukan untuk menekan angka kematian Covid-19 di Garut?

Kami berharap PPKM ini masuk ke level satu tapi sampai saat ini kita masih berada di level tiga dan strateginya untuk saat ini memasuki pekan ini terutama di level 3 ini kami menerapkan yang namanya patuh prokes kawasan, patuh prokes ini adalah upaya untuk memperkuat kegiatan 3M di masyarakat sehingga aktivitas masyarakat tetap berlangsung tetapi dengan prokes yang kuat.

Langkah apa yang sekarang sedang dilakukan Polres Garut dalam penanganan Covid-19?

Kami  coba memperkuat kegiatan 3T di PPKM Mikro di wilayah zona merah untuk lokasi yang menimbulkan kerumunan, jadi di situ ada testing tracing dan treatment. Kami pun mengumpulkan seluruh Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Termasuk kepala puskesmas dan juga relawan untuk supaya bisa meningkatkan giat tracing di Kabupaten Garut, itu salah satu strategi yang diambil.

Baca juga: Aiptu Beni Hendrik Hernawan Tetap Ikhlas dan Semangat Melayani Warga Meski Kedua kakinya Diamputasi

Bagaimana menekan laju penularan Covid-19?

Untuk menekan laju penularan Covid-19, kita bisa segera mungkin mengidentifikasi masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19  dan penularannya sehingga kita akhirnya dapat memberikan perawatan yang layak yang akhirnya bisa dapat segera sembuh, kemudian mengurangi angka kematian itu yang paling penting. Untuk kami bahu membahu dengan seluruh Satgas Covid-19 untuk supaya bisa berkolaborasi dari mulai itu PPKM-nya melalui patuh prokes kemudian 3T nya di PPKM itu.

Sudah sejauh mana program vaksinasi Polres Garut?

Kami mencoba untuk meningkatkan vaksinasi supaya kita dapat meningkatkan kekebalan tubuh harapannya ke sana, memang kita sudah menyediakan seluruh vaksinator, dimulai dari dinas kesehatan TNI-Polri, bekerjasama untuk bisa melakukan vaksinasi ke seluruh masyarakat Kabupaten Garut dengan tingkat 70 persen sehingga kekebalan imunitas itu dapat diperoleh.

Baca juga: Hanna Marlina Putri Jadi Paskibraka Jabar, Lalu Bercita-cita Jadi Polisi, Namun Kini Jadi Model

Apa tujuan dari inovasi Gerai Vaksin Keliling?

Ya itu sebagian dari inovasi TNI dan Polres Garut supaya bisa menjangkau kegiatan vaksinasi di lokasi lokasi tertentu yang sifatnya mungkin itu komunitas atau koperasi-koperasi yang memang sulit dijangkau oleh puskesmas. Jadi jika tidak memungkinkan untuk datang ke puskesmas, kita yang akhirnya jemput bola untuk bisa mendatangi masyarakat melaksanakan vaksinasi.

Bagaimana soal PPKM Level 3 di Garut?

Ya pasti PPKM sudah jelas akan diperpanjang, itu juga model-model yang sudah saat ini kita lakukan strateginya 3M dan 3T nya ditambah dengan reproduksi mobilitas masyarakat melalui kegiatan kegiatan penyekatan, akan tetapi di Kabupaten Garut operasionalnya hanya di akhir pekan saja dan kemudian salah satunya adalah vaksinasi itu harus kita lakukan supaya mengurangi tingkat kematian.

Soal bantuan sosial selama PPKM,  Polri sangat aktif membagikan sembako, boleh tahu dananya dari mana?

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
475 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved