Rixy Julian Rahmat Tidak Tamat SMK Tapi Mampu Ciptakan Kendaraan Listrik yang Banyak Dipesan

"Saya juga pernah mencoba beberapa kali usaha bidang lainnya, bikin furniture pernah, lalu pindah ke sound system, bikin gitar listrik juga pernah"

Tribun Jabar/Cipta Permana
Rixy Julian Rahmat di bengkel DMR Custom miliknya, di Jalan Randusari Utara, Kecamatan Antapani, Kota Bandung. Minggu (8/8/2021) 

MESKIPUN tidak selesai mengenyam pendidikan SMK, namun tidak menyurutkan semangat Rixy Julian Rahmat (36) untuk tetap menekuni hobinya dan berkarya di bidang otomotif.

Pria asal Garut tersebut bahkan mampu untuk membuat electric uniclycle (EUC) atau dikenal dengan sebutan skuter listrik untuk digunakan dalam kegiatan sehari-hari.

Berlokasi di Jalan Randusari Utara, Kecamatan Antapani, Rixy mendirikan sebuah bengkel bernama DMR Custom.

Rixy Julian Rahmat di bengkelnya kawasan Antapani, Bandung
Rixy Julian Rahmat di bengkelnya kawasan Antapani, Bandung (Tribun Jabar/Cipta Permana)

Di sini Ruxy menuangkan berbagai ide dan konsep rancangan hingga produksi dari mulai sepeda listrik, skuter listrik, termasuk motor listrik hybrid.

Dengan harga jual yang relatif lebih ramah di kantong dari produk sejenis di pasaran, berbagai produk ciptaannya tersebut telah dipasarkan hingga keluar kota Bandung, dan meraih omzet jutaan rupiah per bulannya

Baca juga: Pertama Kali Bikin Gitar dari Kayu Bekas Pintu Rumah, Kini Gitar Buatan Meeng Banyak Dipesan Musisi

Rixy mengaku, sebelum sampai di titik keberhasilan sejauh ini, jatuh bangun pernah dirasakan oleh ayah dua anak tersebut. Bahkan sebelum menemukan ide membuat kendaraan listrik, Ia sempat merasakan getirnya bertahan hidup dengan bekerja apa pun untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, mulai dari tatto artist, termasuk menjadi penjahit di konveksi milik saudaranya.

"Saya juga pernah mencoba beberapa kali usaha bidang lainnya, bikin furniture pernah, lalu pindah ke sound system, bikin gitar listrik juga pernah. Malahan waktu itu di Jakarta, saya pernah kerja sama dengan salah satu rumah produksi gitar elektrik terkenal, mereka meminta 20 unit gitar wireless untuk memenuhi pesanan mereka," ujarnya saat ditemui di bengkelnya. Minggu (8/8/2021)

Baca juga: Hakimun Mujib Ciptakan Seni Kreatif dari Koran Bekas, Karyanya Dikoleksi Para Orang Penting

Meskipun, hal itu merupakan kesempatan langka, namun dengan terpaksa, permintaan tersebut, tidak dapat ia penuhi karena terbentur ketersediaan modal.

Karena, kondisi ekonomi dan kerasnya hidup di Ibukota, maka ia memutuskan untuk pulang ke Kota Bandung dan mencoba peruntungan usaha lainnya.

Rixy Julian Rahmat dengan sepeda motor listrik ciptaanya di bengkel DMR Custom Jalan Randusari Utara, Bandung
Rixy Julian Rahmat dengan sepeda motor listrik ciptaanya di bengkel DMR Custom Jalan Randusari Utara, Bandung (Tribun Jabar/Cipta Permana)

"Setelah pulang dan menetap di Bandung, untuk dapat mengumpulkan modal usaha, saya pun bekerja apa pun itu. Waktu 2006 saya mulai kerja di salah satu bengkel air brush dan modifikasi kendaraan. Setelah dua tahun berjalan dan modal usaha agak cukup, baru tahun 2008 saya coba-coba bikin bengkel motor konvensional di sini," ucapnya.

Barulah di tahun 2017, Rixy mencoba inovasi dengan membuat skuter listrik. Produk tersebut, awalnya hanya untuk digunakan oleh anaknya. Namun karena unik dan diminati para tetangganya, akhirnya Ia pun membuat beberapa unit untuk kemudian di sewakan.

Baca juga: Gitar Buatan Hassan Nurudin Laris di Kalangan Musisi, Diminati Korea, Pernah Bikin Gitar Raksasa

"Waktu itu, saya cuma bikin satu unit awalnya, tapi ternyata banyak yang tertarik dan mau pinjam, saya pikir dari pada dipinjamkan terus dan anak saya tidak bisa pakai, akhirnya saya bikin empat unit dan disewakan. Dari situ mulai banyak yang tanya, selain skuter listrik, saya bisa bikin kendaraan listrik apalagi, sampai akhirnya saya coba bikin apa yang dipesan," ujar Rixy 

Ia mengaku, selama ini, mempelajari teknik membuat kendaraan listrik secara otodidak, salah satunya dengan melihat referensi di internet. Dengan peralatan sederhana, Rixy dibantu oleh seorang rekannya terus mengeksplorasi ide produksi kendaraan listrik dari dunia maya.

Baca juga: Di Tangan Jaelani Limbah Kabel Jadi Miniatur Mobil, Motor, Hingga Kereta Api dengan Stasiunnya

"Seiring berjalannya waktu belajar dari internet, sekarang semua jenis kendaraan listrik bisa saya buat. Bukan cuma kendaraan listrik tapi hybrid juga bisa. Tapi yang pengen dikembangkan lagi di smart balance. Saya juga pinginnya bisa bikin mobil listrik, tapi masih coba belajar, karena spesifikasinya beda dengan motor atau skuter listrik" katanya.

Rixy mengatakan, komponen yang ia gunakan relatif sebagian besar berasal dari luar negeri, hal itu juga lah yang terkadang menyulitkannya untuk dapat memproduksi lebih banyak jenis kendaraan listrik di bengkelnya.

kendaraan listrik hasil produksi Rixy di bengkel DMR Custom miliknya, Jalan Randusari Utara, Bandung, Minggu (8/8/2021)
kendaraan listrik hasil produksi Rixy di bengkel DMR Custom miliknya, Jalan Randusari Utara, Bandung, Minggu (8/8/2021) (Tribun Jabar/Cipta Permana)

Terkait harga jual untuk sebuah kendaraan listrik yang diproduksinya, Rixy menuturkan, Rp 2 Juta untuk skuter listrik, untuk sepeda listrik mulai Rp 9 jutaan, sedangkan untuk sebuah segway skuter yang mencapai Rp. 40 juta di pasaran, ia dapat membuatnya jauh lebih ekonomis.

Baca juga: Unpad Ciptakan CePAD Alat Rapid Test Antigen dengan Akurasi Melebihi Rekomendasi WHO

"Kalau harga itu kan tergantung spesifikasinya, makin rumit ya makin mahal. Tapi saya pastikan bahwa harga jual yang tetapkan, lebih murah dibandingkan harga produksi sejenis di pasaran," katanya. (Tribun Jabar/Cipta Permana)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
451 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved