Berkat Hobi Mendaki Gunung, Risman Sobari Sukses Bisnis Perlengkapan Outdoor, Omzetnya Rp 400 Juta

"Di masa pandemi penjualan semakin naik karena terselamatkan dengan penjualan digital dan ekspor dengan kenaikan 30 sampai 40 persen"

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Muhammad Risman Sobari, pemilik outlet Monte Equipment di outletnya di Jalan Cihanjuang, KBB 

BERAWAL dari hobinya yang suka mendaki gunung sejak sekolah, seorang pemuda bernama Risman Sobari'>Muhammad Risman Sobari (23), sukses menjadi pengusaha hingga memiliki omzet ratusan juta rupiah.

Pria asal Desa Cihanjuang, Kecamatan Cihanjuang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) itu sukses menggeluti bisnis perlengkapan outdoor dengan merk Monte Equipment yang mulai dibangun sejak tahun 2015 lalu.

Risman mengatakan, untuk mulai usaha itu, dia hanya memiliki modal sekitar Rp 1 juta, sehingga Risman bersama temannya hanya mampu untuk memproduksi hammock atau ayunan outdoor dengan pembeli pertama yakni komunitas pecinta alam.

Contoh ransel buatan Monte Equipment milik Risman Sobari
Contoh ransel buatan Monte Equipment milik Risman Sobari (bukalapak.com)

"Untuk pembeli ketika awal merintis adalah komunitas yang memang sudah ada ruangnya. Awal-awal mendapat omzet sekitar Rp 30 juta per bulan," ujar Risman saat ditemui di outlet miliknya, Jalan Cihanjuang, KBB, Senin (2/8/2021).

Pria lulusan salah satu sekolah kejuruan di Kota Cimahi itu melakukan pemasarannya melalui berbagai platform media sosial yang kemudian berkembang menjadi development web, sehingga bisnisnya itu mulai merambah pasar mancanegara pada 2016.

Baca juga: Rony Lukito Dirikan Eiger Saat Lulus STM di Usia 17 Tahun, Kini Punya 250 Toko di Indonesia

Ia mengatakan, untuk pembeli pertama dari mancanegara itu yakni dari Hongkong dan saat ini peminatnya sudah tersebar ke berbagai negara. Kondisi ini, membuat bisnisnya semakin melesat meski ditengah pandemi Covid-19.

Kemudian pada tahun 2019, kata Risman, Monte Equipment mulai mengembangkan produknya dengan memproduksi berbagai macam jenis tas, celana, kemeja hingga jaket.

Baca juga: Ridho dan Rido Bikin Produk Fesyen Bandung Berkibar di Eropa dan Kanada, Tak Terpengaruh Covid-19

"Alhamdulillah pembelinya sampai ke pecinta peralatan outdoor seperti di Malaysia, Singapura, Amerika hingga berbagai negara di Eropa. Pada tahun 2020 kaMI sudah ekspor ke semua negara melalui website," ujar Risman.

Sejak tahun 2020 itulah, kata Risman, usahanya berjalan semakin pesat hingga bisa mendapatkan omzet sekitar Rp 200 Juta -300 juta per bulan, padahal saat itu Pandemi Covid-19 mulai merebak ke Indonesia.

Baca juga: Jualan Pakaian Bekas Layak Pakai, Emon Mampu raih Omzet Rp 50 Juta Per Bulan

Awalnya Risman mengaku khawatir bisnisnya akan terdampak, tetapi dengan keyakinan dan modal jejaring yang cukup kuat, bisnis perlengkapan outdoor Monte Equipment miliknya justru meningkat hingga 40 persen.

Kondisi itupun otomatis langsung berdampak terhadap omzetnya yang bisa naik mencapai Rp 350 juta-400 juta per bulan karena kebanyakan menjual melalui sistem online.

Baca juga: Setahun Buka Toko Produk Kulit, Omzet Risdian Capai Rp 50 Juta Per Bulan, Kini Lesu Sementara

"Di masa pandemi penjualan semakin naik karena terselamatkan dengan penjualan digital dan ekspor dengan kenaikan 30 sampai 40 persen," ucapnya.

Untuk ke depan, Monte Equipment akan terus mengembangkan cabang offline yang lain. Sementara ini, cabang offline resminya hanya ada di Jalan Cihanjuang, Kabupaten Bandung Barat.

Baca juga: Kesuksesan Bisnis Galih Ruslan Berawal dari Garasi Kosong, Permintaan Jajanan Tradisional Meningkat

Risman mengatakan, reseller produk Monte Equipment ini sudah ada di seluruh Indonesia, sehingga hal ini juga sangat membantu terhadap penjualannya yang semakin melesat.
"Untuk reseller juga, Alhamdulillah sudah banyak di Indonesia," kata Risman. (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

 

Sumber: Tribun Jabar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved