Pernah Jadi Idola bahkan Ikon Persib, Pernah Pula Dicaci Maki, Eka Ramdani Kini Fokus Keluarga

Ketika Persib ditangani oleh pelatih asing untuk pertama kalinya pada musim 2003, nama Eka tercoret. Dia dicoret oleh pelatih asal Polandia

Tribunnews
Eka Ramdani 

DI pertengahan tahun 2000-an, Eka Ramdani menjadi sosok yang sangat lekat dengan Persib Bandung. Bahkan saat itu, banyak anak-anak Bandung yang bermimpi menjadi seperti Eka ketika kelak tumbuh sebagai pesepak bola profesional.

Nama Eka ketika itu begitu besar. Bahkan bisa dikatakan, Eka merupakan ikon bagi Persib. Banyak bobotoh yang percaya bahwa Eka akan menyamai bahkan melebihu prestasi yang dimiliki oleh Yusuf Bachtiar. Gelandang Persib di era 80-90 an.

Sebelum mencapi kejayaan itu, perjalanan Eka bisa dibilang tidak mudah. Pemain kelahiran Purwakarta, 18 Juni 1984 itu harus melalui perjalanan yang sangat berat dan berliku.

Eka Ramdani
Eka Ramdani (Kompas.com)

Eka mulai mengasah kemampuan sepak bola nya di Sekolah Sepak Bola (SSB) UNI Bandung pada tahun 1997. Bagi Eka, keputusan itu sungguh berat karena harus jauh dari kedua orang tuanya yang tinggal di Purwakarta.

Namun keputusan Eka pindah ke Bandung menjadi titik yang menentukan masa depannya. Di UNI, Eka terus mendapat pelatihan hingga kemampuannya semakin terasah.

Baca juga: Djadjang Nurjaman Sosok yang Paling Sukses di Maung Bandung, Belum Ada yang Menyamai Prestasinya

Di UNI, Eka menjadi pemain yang cukup menonjol kemampuannya. Hingga pada akhirnya, bakat Eka tercium oleh pelatih Timnas Indonesia U-16 yang sedang mempersiapkam tim menuju Pra Piala Asia.

Bakat Eka dalam mengolah si kulit bundar pun membuat Persib memberikan kesempatannya untuk magang di tim senior pada tahun 2001. Saat itu, Persib yang ditangani oleh pelatih Deny Syamsudin melihat Eka sebagai pemain yang menjanjikan.

Baca juga: Sebelum Masuk Lapangan, Sujana Selalu Menempelkan Bola ke Kakinya Seraya Berdoa

Ketika Persib ditangani oleh pelatih asing untuk pertama kalinya pada musim 2003, nama Eka tercoret. Dia dicoret oleh pelatih asal Polandia, Marek Andrzej Sledzianowski.

Persijatim yang saat itu berambisi untuk menyaingi saudara tuanya, Persija Jakarta, mencoba untuk mengumpulkan pemain-pemain muda potensial. Salah satunya adalah Eka yang digadang-gadang menjadi playmaker Timnas Indonesia.

Baca juga: Bek Persib Henhen Herdiana Pakai Sepatu Jahitan Sendiri Saat Bersekolah Sepak Bola  

Keputusannya untuk hengkang ke Persijatim bisa dibilang cukup tepat. Di sana, dia menjadi pemain andalan di lini tengah hingga Persib tertarik merekrutnya kembali pada musim 2005.

Sumber: Tribun Jabar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

  • Museum Deli Serdang

     
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved