Wisnu Sopian Sukarela Antar Keperluan Warga yang sedang Isolasi Mandiri di Kabupaten Cianjur

"Tiga hari pertama memakai uang sendiri. Lumayan capai juga, tapi rasa puas ini terbayar, meski hanya bisa bantu-bantu sedikit"

dokumentasi Wisnu Sopian
Wisnu Sopian saat mengantar keperluan warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di kawasan Kabupaten Cianjur. 

SUDAH dua minggu Wisnu Sopian (26) mengantar keperluan warga yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) karena terpapar Covid-19. Mulai dari makanan, vitamin, susu, hingga popok bayi. Semua ia lakukan tanpa pamrih.

Suara Wisnu terdengar sedikit parau saat Tribun menghubunginya melalui telepon, Kamis (22/7) sore. Wisnu mengaku baru saja tiba di Cipanas setelah mengantar kebutuhan warga yang sedang isolasi mandiri di Kecamatan Mande.

"Hanya sekitar Cianjur, Kang. Itu pun masih daerah yang bisa saya jangkau," ujar pria berambut panjang ini.

Wisnu Sopian (kiri) mengantarkan sendiri keperluan warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.
Wisnu Sopian (kiri) mengantarkan sendiri keperluan warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya. (dokumentasi Wisnu Sopian)

Kegiatan mengantar-antarkan berbagai keperluan warga yang tengah menjalani isolasi mandiri ini, menurut Wisnu, berawal saat temannya, seorang perawat di Karawang, kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari saat menjalani isolasi mandiri.

Saat itu, ujarnya, ia sangat khawatir. Kekhawatirannya bertambah saat melihat berita ada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri meninggal karena tidak terperhatikan.

"Saya enggak ingin hal serupa terjadi, terutama di sekitar tempat saya tinggal di Cianjur," ujar Wisnu, yangh juga tercatat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta ini.

Baca juga: Bubur Ayam Gratis untuk Pasien Isoman Covid-19, Kepedulian dari Penduduk Gang Sempit di Kota Bandung

Keinginan itulah, menurut Wisnu, yang membuatnya memberanikan diri membuat cuitan di Twitter berisi tawaran pada siapapun yang membutuhkan keperluan saat isolasi mandiri agar segera menghubunginya. Dalam cuitan itu, Wisnu juga menyertakan nomor telepon selulernya, serta foto diri yang tengah memegang secarik kertas berisi tulisan:

“Bagi teman-teman daerah Cipanas-Cianjur dan sekitarnya Yang gak bisa keluar rumah karena sedang ISOMAN namun membutuhkan makanan, susu bayi atau popok. Silakan hubungi 087873540793 (Whatsapp) Insya Allah kami kirimkan sampai depan rumah GRATIS!”.

Baca juga: Dengan Kostum Aladin dan Karpet Terbang, Fadli Maulana Menginspirasi untuk Berbagi Donasi

Tak menunggu waktu lama, cuitan Wisnu di akun  @Wisnu167 itu pun mendapatkan respons. Seorang warga yang sedang menjalani isolasi mandiri meneleponnya dan mengatakan sangat membutuhkan bantuan. Tanpa pikir panjang, Wisnu pun bergegas pergi membeli semua yang dibutuhkan warga yang baru meneleponnya itu dan mengantarkannya sendiri ke alamat si penelepon. Ia juga mengunggah semua aksinya itu pada akun Twitternya.

"Tiga hari pertama memakai uang sendiri. Lumayan capai juga, tapi rasa puas ini terbayar, meski hanya bisa bantu-bantu sedikit," ujar pemuda asal Kampung Pasekon, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, ini.

Baca juga: Ratna Dewi, Srikandi Pemulasaraan Jenazah Covid-19 di Indramayu, Kemanusiaannya Kalahkan Rasa Takut

Baru pada hari ke empat, kata Wisnu, ia tiba-tiba dihubungi oleh kitabisa.com dan benihbaik.  Dari kitabisa.com dan benihbaik itulah Wisnu kemudian mendapatkan bantuan dalam pengadaan barang yang dibutuhkan oleh warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Wisnu mengaku tak jarang mendapat cerita sedih dari warga yang ia bantu. Pernah, ujarnya, seorang ibu rumah tangga yang tengah menjalani isolasi mandiri di rumah bersama kedua anaknya yang masih kecil terpaksa mengutang ke tetangga agar bisa bertahan hidup selama 14 hari.

"Bahkan ada juga yang ketika terpapar, mereka seakan dijauhi oleh para tetangganya,” ujar Wisnu.

Baca juga: Melalui Youtube Magdalena Fridawati Membantu Para Pelaku Kuliner UMKM Melewati Pandemi Covid-19

Wisnu mengatakan, sejak memulai kegiatan ini, 8 Juli lalu, setiap hari ada saja warga yang meminta bantuannya untuk diantarkan keperluan. Kendala yang ia hadapi adalah jarak. Terkadang harus menempuh sampai 40 kilometer dari rumahnya.

Wisnu tak memungkiri, kadang ada juga rasa takut terpapar karena setiap hari mengantar barang keperluan pada mereka yang terpapar.

"Tapi saya selalu berhati-hati dan menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Baca juga: Inilah Ani Sumarni, Guru Honorer Cantik di Cianjur yang Kerap Merawat ODGJ di Jalan

Wisnu berharap apa yang ia lakukan juga bisa dilakukan oleh warga atau komunitas lainnya.

"Ada yang telepon dari Al Jazeera bertanya seputar kegiatan saya, alhamdulilah beberapa di antara teman juga banyak yang tergugah. Sekarang banyak yang berkegiatan sama, semoga apa yang saya cita-citakan sejak awal terwujud hingga tetangga dan semua warga di sekitar kita terperhatikan dengan baik," ujar Wisnu. (Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved