Maya Berlin Sulap Batok Kelapa Jadi Wayang Korona, Kreativitas Seorang Guru di Tengah Pandemi

"Saya sering mementaskan kerajinan itu di depan anak-anak (murid). Tentunya dengan bahasa yang mudah dipahami dan mengambil tema pembelajaran"

Editor: adityas annas azhari
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Maya Berlin pembuat wayang korona di Desa Jatipamor, Kecamatan Panyingkiran, Majalengka 

BAGI sebagian orang  sampah adalah berkah.  Sampah bisa diolah menjadi kerajinan unik dan bisa bernilai ekonomis.

SEORANG  pria di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, berhasil mengubah sampah batok kelapa menjadi barang unik dan bernilai tinggi.

Adalah Maya Berlin (50), pria asal Desa Jatipamor, Kecamatan Panyingkiran, IKabupaten Majalengka yang bisa membuat boneka atau wayang  berbahan dasar batok kelapa.

Ada cerita unik yang mengawali ketertarikan pria yang mengajar di SMPN 1 Majalengka ini membuat kerajinan dari bahan batok.

Wayang Korona yang dibuat dari batok kelapa buatan Maya Berlin, di Desa Jatipamor, Kecamatan Panyingkiran, Majalengka
Wayang Korona yang dibuat dari batok kelapa buatan Maya Berlin, di Desa Jatipamor, Kecamatan Panyingkiran, Majalengka (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)

Berlin, yang beberapa bulan tak bisa mengajar di sekolah, akibat pemberlakuan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring sering membeli air kelapa muda untuk menjaga tubuhnya dari serangan virus korona.

Dia sering menyayangkan hanya bisa meminum air kelapa tanpa memanfaatkan batok kelapanya.

"Jadi menjelang PPKM Darurat, ketika saya beli es kelapa muda, ternyata enggak boleh minum di situ kan, harus dibawa.

Baca juga: Ujang Yaqub Tekuni Wayang karakter Sejak 1994, Hasil Karyanya Dijual Hingga ke Jepang dan Kanada

"Makanya kelapa ini saya bawa ke rumah. Setelah saya belah, kelapa ini, kan, jadi seperti ini. Makanya saya pikir limbahnya itu saya jadikan apa, gitu," ujar Berlin saat ditemui di sanggar rumahnya, Sabtu (17/7).

Dia pun berpikir untuk memanfaatkan batok kelapa tersebut dijadikan kerajinan boneka atau wayang.

Dengan  kreativitasnya, ia  berhasil membuat wayang berbagai wujud seram untuk dipajang di sanggarnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved