Aqil Savik, Rekor Kiper Persib Bandung Senior yang Termuda

"Sempat tidak percaya saat Pak Awai (Anwar Sanusi) menghubungi dan disuruh nunggu kabar untuk bergabung ke Yogyakarta"

instagram@aqil_savik
Muhammad Aqil Savik 

POSISI penjaga gawang Persib Bandung setidaknya akan aman untuk beberapa tahun ke depan. Pasalnya, tim asuhan Robert Alberts itu memiliki 5 penjaga gawang yang memiliki kualitas mumpuni.

Kelima penjaga gawang yang dimiliki oleh Maung Bandung adalah I Made Wirawan, Teja Paku Alam, Muhammad Natshir, Dhika Bayangkara, dan Aqil Savik. Namun untuk musim ini, Dhika dipinjamkan ke Persita Tangerang.

Dari empat nama penjaga gawang yang dimiliki Persib, Muhammad Aqil Savik adalah yang paling muda. Penjaga gawang asal Bandung itu masih berusia 22 tahun.

Muhammad Aqil Savik, Kiper Persib Bandung
Muhammad Aqil Savik, Kiper Persib Bandung (instagram@aqil_savik)

Aqil dibesarkan oleh Diklat Persib. Sebelum bergabung dengan tim senior, dia bermain untuk Persib U-17 dan berhasil meraih juara ketiga Piala Soeratin pada tahun 2016.

Berkat penampilan apiknya itu, Aqil mendapat kesempatan untuk tampil di Piala AFF U-18 2017 bersama Timnas U-19. Setelah melalui seleksi, dia akhirnya dibawa oleh tim asuhan Indra Sjafri itu ke Myanmar.

Baca juga: Pasang Surut Febri hariyadi Bersama Maung Bandung, Berharap Bisa Berbuat Banyak untuk Timnas RI

Di kejuaraan Piala AFF U-18, Aqil didaulat menjadi kiper utama. Aqil bermain sebanyak lima kali saat berhadapan dengan Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Thailand, dan Myanmar. Peringkat ketiga berhasil didapatkan Aqil karena kalah di partai semifinal saat menghadapi Thailand.

Gemilangnya penampilan Aqil membuat penjaga gawang yang memiliki tinggi 185 sentimeter itu digadang-gadang akan menjadi masa depan tim utama Persib. Bahkan Aqil mendapat kesempatan untuk berlatih bersama tim senior pada Liga 1 2018.

Muhammad Aqil Savik
Muhammad Aqil Savik (instagram@aqil_savik)

Persib yang kala itu dilatih oleh Mario Gomez membawa Aqil ke Yogyakarta untuk mengikuti pemusatan latihan bersama tim senior. Dia mengaku sangat senang karena mendapat kesempatan berharga tersebut.

"Sempat tidak percaya saat Pak Awai (Anwar Sanusi) menghubungi dan disuruh nunggu kabar untuk bergabung ke Yogyakarta. Saya, siap dan berjanji tak akan kecewakan kepercayaan ini," ujar Aqil pada saat itu.

Baca juga: Victor Igbonefo Bertekad Membawa Maung Bandung Melanjutkan Tradisi Juara

Pada tahun yang sama, Aqil akhirnya naik kelas ke tim senior berdampingan dengan penjaga gawang Persib lainnya seperti Made, Natshir, dan Imam Arief. Aqil resmi berseragam Persib junior dan diposisikan sebagai pelapis.

Hanya saja di musim debutnya itu, Aqil tak diturunkan sama sekali oleh Gomez. Sebab, dia lebih banyak dipanggil oleh Timnas U-19, yang kala itu sedang persiapan menuju Piala AFF U-19 2018.

Kiper muda Persib, Aqil Savik
Kiper muda Persib, Aqil Savik (kompas.com/septian nugraha)

Pada Liga 1 2019, Aqil tetap dipertahankan sebagai penjaga gawang Persib. Hanya saja, kini posisinya naik menjadi penjaga gawang ketiga setelah Imam Arief tak diperpanjang kontraknya.

Aqil akhirnya mendapat pertandingan pertamanya bersama tim senior Persib saat menghadapi Bali United di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat 26 Juli 2019. Aqil masuk pada awal babak kedua karena Made mengalami cedera, sementara  penjaga gawang kedua Persib, Natshir, juga sedang tak memungkinkan untuk bermain karena cedera yang yang dialaminya pada laga sebelumnya menghadapi Persija Jakarta.

Baca juga: Zalnando Punya Target di Tim Maung Bandung, Bukan Sekadar Penghangat Bangku Cadangan

Dengan bermainnya Aqil, rekor sebagai penjaga gawang termuda yang pernah bermain untuk Persib di era Liga Super Indonesia akhirnya terpecahkan. Aqil saat itu bermain di usia 20 tahun, 190 hari. Dia mematahkan rekor Shahar Ginanjar yang menjalani debutnya saat menghadapi PSPS Pekanbaru, 27 Februari 2013. Kala itu, Shahar berusia 22 tahun, 115.

Memasuki Liga 1 2020, Persib merekrut pelatih penjaga gawang asal Brasil, Luizinho Passos. Sebelum bergabung bersama Persib, Passos merupakan pelatih penjaga gawang yang dikenal mampu mengeluarkan kemampuan terbaik si pemain seperti M Ridho dan Nadeo Agrawinata.

Baca juga: Robert Rene Alberts: Kami Hidup dengan Gaji Hanya 25 persen Tapi Tetap Dukung Manajemen Persib

Hanya saja, Robert memutuskan untuk mendatangkan Teja Paku Alam dari Sriwijaya FC. Hal ini membuat Aqil dipinjamkan ke klub satelit milik Persib yang bermain di Liga 3, Bandung United.

Muhammad Aqil Savik
Muhammad Aqil Savik (Tribun Jabar/Putri Puspita)

Walaupun statusnya dipinjamkan, Aqil tetap mendapat pelatihan intensif dari Passos di tim utama. Robert ingin jam terbang Aqil bertambah bersama Bandung United sebelum benar-benar siap bermain di tim utama Persib.

Walaupun Aqil tidak banyak bermain untuk Persib, Timnas selalu kepincut kepada penampilannya. Bahkan, dia dipanggil oleh Timnas senior asuhan Shin Tae-yong yang berlaga di babak kualifikasi Piala Dunia 2022.

Baca juga: Pemain Asal Brazil Ini Sukses Berkiprah di Vietnam, Bobotoh Nantikan Aksi Wander Luiz Bersama Persib

Di Liga 1 2021, Aqil disiapkan sebagai penjaga gawang cadangan bila suatu saat dibutuhkan. Namun untuk sementara, dia akan bermain terlebih dulu dengan Bandung United. (Tribun Jabar/Ferdyan Adhi Nugraha)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved