Wawancara Eksklusif

Ngatiyana: Jalan Gatot Subroto Idealnya Underpass, Cimahi Terus Kembangkan Pusat Ekonomi Kreatif

dengan sisa masa jabatan yang kurang lebih tinggal setahun lagi, saya berkomitmen   terus memperbaiki kualitas pelayanan dasar

TribunJabar
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana 

SUDAH dua puluh tahun Cimahi menjadi kota otonom dengan segala keterbatasannya. Setelah wali kota sebelumnya tersandung kasus hukum, kini “kota tentara” itu dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana. Di tengah banyak keterbatasan dan beratnya tantangan, Ngatiyana terus berupaya membangun infrastruktur, baik fisik maupun non-fisik. Berikut petikan wawancara eksklusif jurnalis Tribun Jabar, Kemal Setia Permana, dengan Plt. Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, belum lama ini.

Pemkot Cimahi sempat merencanakan akan membangun underpass Dustira-Sriwijaya dan fly over Gatot Soebroto, serta merenovasi Stadion Sangkuriang dan membangun Ekowisata Cimenteng. Bagaimana progresnya?

Rencana pembangunan underpass ini memang sempat beberapa kali gagal terealisasi. Termasuk tahun lalu ketika anggaran bantuan yang sudah tersedia malah terkena refocusing untuk penanganan Covid-19. Pagu anggaran untuk pembangunan proyek tersebut mencapai Rp 101 miliar. Bantuan dari Pemprov Jabar dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana (TribunJabar)

Bisa diperjelas soal proyek underpass ini?

Underpass Sriwijaya dibangun tepat di bawah perlintasan kereta api yang menghubungkan Jalan Dustira dengan Jalan Sriwijaya. Underpass ini akan memiliki panjang mencapai 850 meter dan lebar 9 meter. Keberadaan underpass ini diharapkan menjadi solusi kemacetan yang kerap terjadi di wilayah tersebut. Sehingga selain bisa mengurangi kemacetan, arus lalu lintas kereta juga jadi tidak terkendala.

Bagaimana proses perizinannya?

Terkait izinnya, kami bisa mengatakan bahwa semua proses perizinan pembangunan underpass termasuk dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) maupun PT KAI sudah rampung. Termasuk juga untuk pembebasan lahannya, sehingga tinggal pelaksanaan. Yang jelas nanti ketika proses fisiknya sudah dimulai, arus lalu lintas di sana akan ada pengalihan sementara untuk memperlancar pelaksanaan konstruksi. Semoga saja tahun 2021 ini pengerjaannya bisa selesai.

Baca juga: Oded: Sudah Ada 191 lokasi Buruan SAE di Kota Bandung, Kang Pisman Terus Berjalan

Bagaimana dengan proyek fly over di Jalan Gatot Subroto?

Untuk proyek fly over di Jalan Gatot Subroto, hingga saat ini masih dalam proses. Harus diakui bahwa terkait hal ini masih ada sedikit perbedaan pendapat antara Pemprov Jabar dengan Pemkot Cimahi, apakah sebaiknya yang dibangun itu fly over atau underpass. Jalan Gatot Subroto ini statusnya jalan milik provinsi sehingga saya bisa memahami apabila Pemprov berkeinginan untuk membangun fly over di titik tersebut.

Jadi solusinya bagaimana?

Yang jelas kami menilai akan lebih ideal apabila yang dibangun adalah underpass karena akan lebih efektif membantu mengurai kemacetan tanpa harus melakukan pembebasan tanah yang tentunya akan memakan biaya besar. Di samping itu, apabila yang dibangun adalah underpass maka nantinya bisa diselaraskan dengan pembangunan underpass di kawasan jalan Sriwijaya. Insya Allah sekarang komunikasi dengan pihak provinsi masih terus berjalan.

Dari Pemprov Jabar sendiri bagaimana?

Pada tahun 2017 pemerintah provinsi sudah memberi bantuan sebesar Rp 10 miliar. Namun rasanya bantuan tersebut belum ideal jika digunakan untuk pembangunan flyover atau underpass. Jadi kami masih merencanakan program yang ideal untuk bantuan tersebut.

Mengenai pembangunan Stadion Sangkuriang?

Sementara ini rencana pembangunan Stadion Sangkuriang, Pemkot Cimahi telah merancang konsep baru untuk revitalisasi stadion kebanggaan warga Kota Cimahi tersebut. Konsep renovasi stadion itu nantinya akan ditujukan bukan hanya untuk lapangan sepak bola, tapi juga untuk lapangan basket, sarana perkantoran, dan tempat parkir.

Baca juga: Aep Syaepuloh: Saya Harus Bisa Memberi Manfaat bagi Masyarakat Karawang

Jadi progresnya seperti apa?

Alhamdulillah, kepastian renovasi Stadion Sangkuriang sudah diperoleh setelah terbitnya Peraturan Gubernur Nomor 99 tahun 2021 tentang Pemberian Bantuan Keuangan dari Gubernur Jawa Barat di mana Pemkot Cimahi menerima bantuan keuangan dari Pemprov Jabar senilai Rp 219 miliar lebih untuk program pembangunan infrastruktur. Bantuan keuangan tersebut bersumber dari anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diserap Pemprov Jawa Barat dari pusat.

Bantuan sebesar itu untuk proyek apa saja?

Bantuan dana tersebut akan digunakan untuk tiga program, yakni renovasi Stadion Sangkuriang sebesar Rp 110 miliar, kemudian pembuatan underpass Sriwijaya sebesar Rp 105 miliar, dan pengembangan Ekowisata Cimenteng sebesar Rp 4,5 miliar. (*)

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana dalam pertemuan dengan Forkompinda belum lama ini
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana dalam pertemuan dengan Forkompinda belum lama ini (TribunJabar)

Kembangkan Pusat Ekonomi Kreatif

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved