Persib Bandung

Dedi Kusnandar, Gelandang Bertahan nan Tangguh, Berharap Membawa Trofi Liga I ke Tangan Persib

"Saya pernah memberikan trofi juara di Piala Presiden tapi belum bisa membawa juara liga. Mudah-mudahan liga juga bisa digelar"

Tribun Jabar/Deni Denaswara
Dedi Kusnandar 

Lalu pada saat SEA Games 2013, namanya terpilih untuk masuk Timnas U-23. Saat itu dia bahkan ditunjuk sebagai kapten tim.

Dedi Kusnandar
Dedi Kusnandar (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Karier cemerlangnya membuat bobotoh mendesak manajemen Persib untuk membawanya kembali ke pulang. Hanya saja, Dado merasa belum siap dan memilih berlabuh ke Persebaya Surabaya.

Padahal ketika itu, Djajang Nurdjaman yang menjadi arsitek tim Persib sudah mengajak Dado untuk pulang. Namun tawaran itu tidak diambil Dado dan memilih untuk bertahan di luar satu tahun lagi.

Baca juga: Ahmad Jufrianto Selalu Kembali Membela Maung Bandung

Janji itu akhirnya ditepati oleh Dado. Dia akhirnya resmi kembali ke Persib pada ISL 2015. Hanya saja, Dado tak bisa tampil maksimal lantaran kompetisi harus terhenti akibat hukuman FIFA.

Di tengah ketidakpaastian kompetisi tahun 2016, Dado mendapat tawaran dari tim kontestan Liga Malaysia, Sabah FA. Di Malaysia, Dado dipercaya sebagai pemain inti. Bukan hanya itu, dia pun menjabat sebagai kapten tim.

Baca juga: Ardi Idrus Bidik Target Besar, Lebih dari Sekadar Pemain Inti Persib Bandung

Setelah FIFA mencabut hukuman kepada Indonesia di tahun 2017, PSSI akhirnya kembali menggulirkan kompetisi dengan nama Liga 1. Dado kembali ke Persib begitu kontraknya dengan Sabah habis tahun itu.

Di Liga 1 2017, Dado tetap menjadi pemain kunci. Selama musim berlangsung, dia bermain sebanyak 24 kali.

Namun, puncak penampilannya bersama Persib terjadi pada Liga 1 2018. Bersama Mario Gomez yang duduk di kursi pelatih, Dado menjelma sebagai gelandang bertahan tangguh.

Dedi Kusnandar
Dedi Kusnandar (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Dia bermain sebanyak 23 kali di musim itu. Hanya saja petaka datang ketika Persib bertandang ke markas PSM Makassar pada 24 Oktober 2018. Kala itu, Dado mendapat tekel brutal dari gelandang PSM, Rizky Pellu. Dado mengalami patah tulang fibula dan harus a menepi hingga 8 bulan.

Masa-masa berat itu akhirnya dilewati Dado pada saat Persib melakukan persiapan menuju Liga 1 2019. Dia akhirnya dinyatakan sembuh dan bermain di Piala Presiden 2019 saat Persib menghadapi Perseru Serui di Stadion Si Jalak Harupat, 12 Maret 2019.

Baca juga: Mimpi Ravil Shandyka Bergabung dengan Persib Akhirnya Jadi Kenyataan, Bersiap Diri & Percaya Diri

Sumber: Tribun Jabar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved