Ahmad Jufrianto Selalu Kembali Membela Maung Bandung

Kemampuannya dan pengalaman Jupe ini pula yang membuat Persib akhirnya kembali tertarik untuk mendatangkan centre-back serba bisa ini

Penulis: TribunJabar
Editor: adityas annas azhari
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Ahmad Jufrianto 

TIDAK akan pernah dilupakan oleh bobotoh bagaimana perjuangan Persib Bandung dalam mengarungi Liga Indonesia tahun 2014 dan berakhir menjadi juara Liga. Sebuah pencapaian yang selalu dirindukan bobotoh selama kurang lebih 20 tahun lamanya ketika Persib terakhir mengangkat trofi juara Liga Indonesia gelaran pertama pada tahun 1995.

Dari sekian para pemain Persib Bandung yang membawa tim kebanggaan Kota Kembang ini juara, terdapat satu nama yang menjadi salah satu kunci kemenangan Persib Bandung yaitu Ahmad Jufrianto.

Ahmad Jufrianto lahir di Tangerang pada 7 Februari 1987 dengan mengawali klub profesional pertamanya dengan Persita Tangerang. Dalam karier awalnya ia berhasil tampil 52 kali dengan Persita Tangerang dengan menorehkan 2 gol selama tiga musim.

Ahmad Jufrianto
Ahmad Jufrianto (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Kepiawaiannya menahan serangan musuh di umur yang cukup muda, 21 tahun, membuat beberapa tim besar Tanah Air mulai meliriknya. Namun, dari semua klub, pilihan Jupe, begitu Ahmad Jufrianto biasa disapa, jatuh pada Arema Malang. Ia bergabung Arema tahun 2008.

Namun, di Arema, Jupe tak bertahan lama. Dalam satu musim ia hanya tampil sebanyak 18 kali. Ini pula yang membuat Jupe akhirnya bergabung dengan Pelita Jaya pada musim berikutnya.

Baca juga: Striker Persib Asal Belanda, Ezra Walian Pilih Nomor Punggung 30 Karena Cintanya Pada Mendiang Ibu

Di klub inilah Jupe kembali memancarkan sinarnya sebagai pemain andalan yang ditakuti. Bersama Pelita Jaya, ia tampil sebanyak 27 kali. Namun, di klub ini pun, Jupe hanya sebentar.

Klub asal Palembang, Sriwijaya Fc menjadi pelabuhan selanjutnya. Di sini Jupe bertahan selama tiga musim. Bersama Laskar Wong Kito, Ahmad Jufrianto menjadi salah satu pemain bintang yang ada di Indonesia pada saat itu.

Baca juga: Mohammed Rashid Akan Dikarantina Sebelum Masuk Maung Bandung, Janji Balas Dukungan Bobotoh Persib

Selain kemampuannya menghalang para penyerang, Jupe juga dikenal mampu melesatkan umpan-umpan panjang dan memiliki skill tendangan bebas yang mematikan. Di Sriwijaya Fc Jupe tampil sebanyak 68 kali. Ia juga sukses menyumbang tiga gol, jumlah yang banyak untuk seorang pemain belakang.

Jupe juga berhasil membawa Sriwijaya Fc juara Liga Indonesia pada musim 2011-2012. Saai di Sriwijaya ini pula Jupe dipanggil untuk bergabung di tim nasional.

Kemampuannya dan pengalaman Jupe ini pula yang membuat Persib akhirnya kembali tertarik untuk mendatangkan centre-back serba bisa ini. Pada tahun 2013 Jupe kembali merumput bersama Persib Bandung. Ia hampir selalu masuk dalam starting line up.

Baca juga: I Made Wirawan, Pria Pendiam yang menjadi Kiper Tangguh Persib. Ia Sosok Penyayang Anak

Penampilannya yang apik bersama Persib Bandung menorehkan hasil yang membuat para bobotoh mencintai dirinya dan memutus rindu akan juara Liga Indonesia. Pada gelaran final Liga Indonesia dengan mempertemukan Persib Bandung dan Persipura, Ahmad Jurfrianto menjadi algojo terakhir bagi Persib Bandung ketika harus melakukan adu penalti.

Sebagai penentu kemenangan Persib, Jupe dengan mudahnya menceploskan bola kedalam gawang yang dijaga Deden Sulaiman dan menjadikan Persib Bandung berhasil menjuarai Liga Indonesia kedua kalinya.

Ahmad Jufrianto
Ahmad Jufrianto (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Selain membawa Persib Bandung juara Liga Indonesia, Jupe juga menjadi salah satu aktor yang membuat Persib Bandung kembali merasakan juara pada perhelatan final Piala Presiden 2015  melawan mantan timnya Sriwijaya Fc. Pada menit ke-6, Ahmad Jufrianto menjawab keraguan bobotoh ketika ia merobek jala gawang mantan timnya itu dengan tendangan bebas.

Baca juga: Ardi Idrus Bidik Target Besar, Lebih dari Sekadar Pemain Inti Persib Bandung

Namun, penampilannya yang apik di Persib Bandung, membuat Sriwijaya Fc kembali meminta jasanya untuk memperkuat timnya. Sempat bergabung sebentar, namun Jupe kembali lagi ke Persib pada musim 2017-2018.

Setahun setelah bergabung kembali dengan Persib, Jupe ditawari tawaran dari Klub Kuala Lumpur FA yang segera ia terima. Namun, di sana, ia juga tak lama, karena kemudian kembali lagi ke Persib hingga sekarang.(tribunjabar/fakhri fadlurrohman)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved