Ardi Idrus Bidik Target Besar, Lebih dari Sekadar Pemain Inti Persib Bandung

"Semua pemain bola pasti punya target main di timnas. Iya sempat tidak menyangka, karena bek kiri di Indonesia banyak dan bagus-bagus"

Editor: adityas annas azhari
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Ardi Idrus 

REGENERASI bek sayap kiri Persib Bandung bisa dibilang mulus. Setiap tahunnya, selalu hadir para pemain berkualitas yang mampu mempertahankan posisinya lebih dari satu tahun.

Selepas era kejayaaan Tony Sucipto dari musim 2014 hingga 2018, misalnya. Lahirlah nama baru yakni Ardi Idrus. Pemain kelahiran Ternate, 22 Januari 1993 itu dikontrak Persib pada musim 2018.

Kala itu, Persib yang masih diarsiteki oleh pelatih asal Argentina, Mario Gomez mendatangkan Ardi sebagai back up Tony Sucipto. Banyak pihak terkejut lantaran Ardi merupakan pemain yang sebelumnya tidak pernah tampil di level atas.

Bek sayap kiri Persib, Ardi Idrus
Bek sayap kiri Persib, Ardi Idrus (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Ardi memulai kariernya sebagai pesepak bola di PSM Makassar junior. Lalu pada musim 2012, Ardi mulai masuk ke tim senior saat memperkuat PSPS Pekanbaru. Di sana dia bermain selama dua musim sebelum akhirnya memutuskan hengkang ke Persitara Jakarta Utara.

Di Persitara, Ardi hanya bermain selama 6 bulan saja. Pada 1 Juli 2014, dia memutuskan hengkang ke Persip Pekalongan hingga 2015. Satu tahun setelahnya, Ardi memperkuat Persiram Raja Ampat dan Persepam Madura.

Baca juga: Mimpi Ravil Shandyka Bergabung dengan Persib Akhirnya Jadi Kenyataan, Bersiap Diri & Percaya Diri

Lalu musim 2016/2017, Ardi memperkuat dua tim yang berlaga di Liga 2 yakni Kalten Putra dan PS Sleman. Ketika itu, namanya mulai menanjak seiring dengan penampilannya di kasta kedua sepak bola Indonesia tersebut.

Melihat track record, hampir mustahil rasanya  Ardi bisa masuk ke skuat Persib. Apalagi Persib dikenal sebagai klub yang selalu mengumpulkan para pemain bintang berlebel timas.

Baca juga: Bayu Mohamad Fiqri Bukan Penghias Bangku Cadangan Persib Bandung

Namun peruntungan datang kepada Ardi ketika Persib memberikan kesempatan untuk ikut seleksi. Ardi yang kala itu hanya berstatus sebagai pemain seleksi mampu membuktikan diri sehingga direkrut oleh Gomez.

Tak tanggung-tanggung, Ardi mendapat kontrak selama tiga tahun. Sebagai pemain yang sebelumnya tidak pernah berada di level atas, perekrutan Ardi menuai cukup banyak polemik.

Bek kiri Persib, Ardi Idrus
Bek kiri Persib, Ardi Idrus (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Banyak pihak menilai Persib terlalu gegabah mengambil pemain yang tidak memiliki rekam jejak istimewa. Malah banyak juga yang menyebut Ardi hanya akan bertahan sebentar saja di skuat Persib.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved