Maya Ramadiyani Hikmatin Berani Menggali Sisi Gelap Dirinya Sendiri

"Kami hanya meluncurkan 200 potong pakaian. Produk memang dibatasi supaya pelanggan yang beli punya kesadaran yang utuh ketika membeli baju"

Dokumentasi Maya Hikmatin
Maya Ramadiyani Hikmatin 

Ia menyebut perang yang sesungguhnya adalah melawan diri sendiri. Ia begitu merasakannya saat melawan rasa tidak nyaman sekitar lima tahun lalu. Maya hanya punya tekad untuk pulih, berdaya, dan menemukan dirinya yang sejati.

Baca juga: Kenny Dewi: Ibu Adalah Guru Pertama bagi Anak

Berbekal motivasi itu, Maya selalu berusaha menikmati setiap mengenal diri sendiri. "Belajar itu bukan hanya di sekolah, apa pun yang diisyaratkan lewat alam semesta ini juga merupakan sebuah pelajaran," kata Maya.

Sejak saat itu, perempuan lulusan interior designer ini mulai kembali berkarya dengan tujuan untuk memberikan manfaat kepada orang lain yang ia tuangkan lewat Lepas. 

Maya Ramadiyani Hikmatin
Maya Ramadiyani Hikmatin (Dokumentasi Maya Hikmatin)


Lepas Bukan Sekadar Fesyen
LEPAS tidak asing lagi untuk masyarakat di Bandung, sebuah brand yang mengusung gaya pakaian yang simpel dan klasik. Pakaian ini tidak hanya menarik untuk dipakai,tetapi juga mengandung makna yang begitu dalam.

Maya Ramadiyani Hikmatin adalah sosok di balik hadirnya brand ini. Jika banyak orang mengenal Lepas hanya sebagai brand pakaian, Maya justru berharap lebih.

Baca juga: Dengan Modal Rp 500 Ribu Iren Kembangkan Bisnis Hijab, Tak Mau Lagi Berutang ke Bank

"Lepas ini bukan bicara fesyen, kita nggak melabelkan sebagai fashion brand. Pakaian ini jadi kendaraan Lepas untuk menyampaikan pesan tentang nilai-nilai kebaikan," ujar Maya melalui wawancara secara virtual, Sabtu (3/7/2021).

Lepas ini menjadi awal karya Maya yang sempat vakum karena memiliki anak. Ia merancang Lepas dari bahan natural sehingga untuk harganya lebih mahal.

Maya mengatakan tidak menutup kemungkinan suatu Lepas memproduksi makanan, bahkan membuka kelas untuk self healing.

Baca juga: Ardhina Merancang Hijab 4 In 1, Ingin Membangun Mimpi Bersama Anak-anak Muda yang Kreatif

Berdiri sejak Februari 2019, Lepas telah meluncurkan empat season dengan tema yang berbeda. Lepas mengeluarkan produk dalam jumlah yang terbatas.

"Kami hanya meluncurkan 200 potong pakaian. Produk memang dibatasi supaya pelanggan yang beli punya kesadaran yang utuh ketika membeli baju," ucap Maya.

Sumber: Tribun Jabar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved