Briptu Febio Marcelino Sibuea Tetap Sabar Saat Dicaci Maki Pelanggar Protokol Kesehatan

"Kalau pada saat dimaki-maki saya berusaha berlapang dada sesuai dengan aturan pimpinan saya langsung, baik Pak Kapolres maupun Pak Kapolsek"

Editor: adityas annas azhari
Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Briptu Febio Marcelino Sibuea, anggota Lantas Polsek Cicurug menerima permintaan maaf dari perempuan yang memakinya 

SETIAP  1 Juli jajaran Kepolisian Republik Indonesia memperingati hari Bhayangkara.

Di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terdapat sosok polisi yang selalu sabar dalam melakukan penertiban protokol kesehatan (Prokes) kepada masyarakat.

Salah satunya Briptu Febio Marcelino Sibuea, anggota Lantas Polsek Cicurug, yang dimaki-maki penumpang mobil pelat di pos penyekatan Benda beberapa waktu lalu.

Briptu Febio saat menerima permintaan maaf dari perempuan yang memaki-makinya akibat penuputan jalan pada Mei lalu
Briptu Febio saat menerima permintaan maaf dari perempuan yang memaki-makinya akibat penuputan jalan pada Mei lalu (Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin)

Saat itu, Briptu Febio dimarahi oleh penumpang mobil pelat B karena tidak menerima diputar balik saat melewati jalan tikus menuju Sukabumi dari arah Bogor. Diketahui, saat itu tengah diberlakukan penutupan tempat wisata.

"Saat kami melaksanakan penyekatan di situ ada mobil Honda Mobilio berpelat B itu dia hendak masuk jalan arteri atau jalan tikus, pada saat itu langsung saya periksa, saya periksa identitas diri. Ternyata yang bersangkutan itu beralamat luar Sukabumi atau Cicurug, kalau gak salah itu Bekasi," ujarnya, Senin (17/5/2021).

Baca juga: Asep Hermawan, Polisi yang Mengaku Hobi Belajar, Ikut Wisuda S2 dan S3 Secara Bersamaan

"Sesuai aturan berlaku atau pemerintah bahwasanya tidak ada wisatawan asing yang datang ke wilayah Kabupaten Sukabumi, pada saat itu langsung saya arahkan lurus kembali ke arah Bogor, mungkin dia tidak terima, maki-maki saya kemudian keluarlah kata-kata seperti itu," jelasnya.

Saat dimaki-maki dengan dikatai kata-kata kotor. Ia mengaku menerima dan lapang dada. Sehingga tidak balik marah kepada penumpang yang diketahui bernama Raminto dan Hesti tersebut.

Baca juga: Kopka Hamim yang Sederhana dan Penuh Dedikasi ini Mendapat Rumah Layak Huni dari Waka Polres Subang

"Kalau pada saat dimaki-maki saya berusaha berlapang dada sesuai dengan aturan pimpinan saya langsung, baik Pak Kapolres maupun Pak Kapolsek saya berikut pak Kanit bahwasanya kita harus selalu lapang dada dalam menghadapi situasional yang ada di jalan," ucapnya.

Sampai akhirnya, Briptu Febio dan pengendara yang memakinya berdamai. (tribunjabar/m rizal jalaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved