Tahun Lalu Ana Gugum Raih Omzet Rp 10,4 miliar, Sekarang Ia Menargetkan Jual Seribu Ekor Sapi Kurban

"Jadi dengan seperti itu ada tambahan jumlah penjualan sapi yang bagi saya ini sangat fantastis dan sangat tidak terduga karena masih pandemi Covid-19

Editor: adityas annas azhari
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Ana Gugum (40) peternak sapi sekaligus pedagang sapi asal Kampung Sukamaju, Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat 

MOMEN Iduladha 2021 menjadi berkah tersendiri bagi Ana Gugum (40) peternak sapi sekaligus pedagang sapi asal Kampung Sukamaju, RT 1/4, Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Pasalnya, meskipun momen Idul Adha 2021 masih cukup lama, yakni sekitar dua pekan lagi, Ana Gugum sudah bisa menjual ratusan ekor sapi hanya dalam kurun waktu sekitar dua bulan meskipun saat ini masih pandemi Covid-19.

Ana Gugum mengatakan, dalam kurun waktu dua bulan ia berhasil menjual 650 ekor sapi ke berbagai daerah dan ditargetkan pada momen Iduladha tahun ini bisa terjual 1.000 ekor sapi.

Ana Gugum (40) peternak sapi sekaligus pedagang sapi asal Kampung Sukamaju, RT 1/4, Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Ana Gugum (40) peternak sapi sekaligus pedagang sapi asal Kampung Sukamaju, RT 1/4, Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

"Untuk penjualan sapi pada Iduladha tahun ini Alhamdulillah ada kenaikan sekitar 30 persen, jika dibandingkan dengan tahun lalu," ujar Ana Gugum saat ditemui di rumahnya, Kamis (1/8/2021).

Pada momen Iduladha tahun lalu, kata dia, ia hanya mampu menjual 512 ekor sapi dengan omzet sekitar Rp 10,4 miliar yang dijual ke berbagai daerah hingga ke luar kota.

Baca juga: Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Punya Rumah Sakit, Warga Tidak Jauh Lagi Berobat

Ana Gugum mengatakan, faktor yang mempengaruhi adanya kenaikan penjualan sapi ini karena pihaknya sudah memiliki banyak reseller dan adanya pembatalan ibadah haji ke tanah suci.

"Jadi dengan seperi itu ada tambahan jumlah penjualan sapi yang bagi saya ini sangat fantastis dan sangat tidak terduga karena masih pandemi Covid-19," ucapnya.

Baca juga: Bermula dari Hobi, Jhon Akhirnya Membuka Peternakan Burung, Omzetnya Capai Rp 100 juta Per Bulan

Untuk harga sapi yang dijual Ana Gugum, kisaran Rp 17,5 juta hingga Rp 120 juta untuk bobot sapi sekitar 1,2 ton. Namun, saat ini sapi yang paling mahal ini masih berada di Jawa Timur.

"Tapi kami buka harga ada yang khusus buat reseller, jadi istilahnya kita kasih harga di bawah pasaran. Itu menjadi keunggulan dan saya juga sudah 21 tahun bermain (usaha) sapi," kata Ana Gugum.

Baca juga: Mantan Aparat Desa Sukses Jadi Peternak Kambing Perah di Ciamis, Produk Susu Kambingnya Laris

Selain faktor banyaknya reseller, pembatalan haji, dan harga yang minim, Ana Gugum mengatakan, faktor yang mempengaruhi meningkatnya penjualan sapi ini tahun ini karena banyak panitia kurban yang sudah percaya terhadapnya.

"Jadi saya berterima kasih kepada pantia kurban dan reseller yang sudah mempercayakan membeli sapi dari kami," ujarnya. (tribunjabar/hilman kamaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved