Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Punya Rumah Sakit, Warga Tidak Jauh Lagi Berobat

"Kami sudah punya dokter spesialis yang praktik di sini. Karena syarat utama untuk mendirikan rumah sakit harus ada empat dokter spesialis"

Penulis: TribunJabar
Editor: adityas annas azhari
Tribun Jabar/Januar P Hammel
Rumah Sakit Umum (RSU) Koperasi Peternak Bandung Selatan (KPBS) di Jalan Raya Pangalengan nomor 340, Kabupaten Bandung. 

WARGA Pangalengan tak harus jauh lagi untuk berobat. Kini, kecamatan di Kabupaten Bandung ini memiliki rumah sakit.  Namanya Rumah Sakit KPBS. Berdiri pada 16 Oktober 2021.  Rumah sakit ini berada di samping kantor KPBS di Jalan Pangalengan nomor 340, Kabupaten Bandung.

Rumah sakit ini dibangun oleh Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS). Dan merupakan rumah sakit pertama yang dibangun oleh koperasi di Jawa Barat.

"Rumah sakit ini untuk melayani anggota KPBS dan tiga anggota keluarganya. Dia mau dirawat, mau dioperasi, sesar, free. Asal anggota aktif dan mereka punya sapi dan setor susu," kata H Aun Gunawan, Ketua Umum KPBS, di Kantor KPBS, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Senin (14/6).

H Aun Gunawan, Ketua Umum Koperasi Peternak Bandung Selatan (KPBS)
H Aun Gunawan, Ketua Umum Koperasi Peternak Bandung Selatan (KPBS) (Tribun Jabar/Januar P Hammel)

Menurut Aun, di Pangalengan itu tidak ada rumah sakit. Kalau warga Pangalengan berobat, katanya, harus  ke RSUD Al Ihsan di Baleendah atau ke rumah sakit di Soreang.

Jarak Pangalengan ke Baleendah 38,6 Km. Adapun ke Soreang jaraknya 33,4 Km.

"Dari segi pelayanan, rumah sakit itu memang dibutuhkan oleh warga Pangalengan. Dan dari segi bisnis juga bagus. Tapi, kami memang tidak bicara bisnis, yang penting pelayanan saja dulu," katanya.

Baca juga: Edelweiss Rawa di Rancaupas, Kabupaten Bandung. Hanya Boleh Dilihat, Tidak Boleh Dipetik

Rumah Sakit KPBS bertipe D, tipe yang paling rendah untuk kategori rumah sakit. Dan menurut Aun perlengkapannya pun masih jauh dari rumah sakit yang establish.

"Kami sudah punya dokter spesialis yang praktik di sini. Karena syarat utama untuk mendirikan rumah sakit harus ada empat dokter spesialis, yaitu dokter penyakit dalam, anak, kandungan, dan dokter bedah," katanya.

Menurut Aun sekarang sudah ada penambahan empat dokter spesialis lainnya. Dua di antaranya  dokter spesialis mata dan fisioterapi.  "Untuk dokter jantung dan paru-paru belum tersedia," katanya.

Baca juga: Kampung Boneka di Sayati Hilir Kabupaten Bandung Terimbas Larangan Mudik

Menurut Aun, Juli, BPJS mulai diberlakukan di Rumah Sakit KPBS. "Rumah sakit itu harus beroperasi enam bulan dulu sebelum diakreditasi BPJS," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved