Bupati Ruhimat: Ibarat Makanan, Subang Saat Ini Seperti Gula yang Dikerumuni Banyak Semut

Bahkan selama saya menjabat sudah tiga tahun berturut-turut mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

Editor: adityas annas azhari
Tribun Jabar/Irvan Maulana
Ruhimat, Bupati Subang 

KABUPATEN  Subang dikenal kaya akan sumber daya alam dan keanekaragaman budayanya. Banyak kemajuan yang diraih kabupaten yang berada di utara Provinsi Jawa Barat itu dalam tiga tahun terakhir.

Banyaknya akses jalan baru menjadi salah satu indikatornya. Belum lagi proyek-proyek berskala besar yang tengah berlangsung seperti Pelabuhan Patimban dan Segitiga Rebana.

Jurnalis Tribun Jabar, Irvan Maulana berkesempatan mewawancarai secara eksklusif bupati yang akrab disapa Kang Jimat itu di rumah dinasnya di Subang, pekan lalu. Berikut petikannya.

Bupati Subang, Ruhimat
Bupati Subang, Ruhimat (Tribun Jabar/Irvan Maulana)

Seperti kita ketahui visi Kabupaten Subang dalam kepemimpinan Anda adalah menciptakan Subang yang bersih, maju, sejahtera, dan berkarakter. Adapun misinya antara lain meningkatkan kualitas pendidikan dan infrastruktur. Bagaimana cara Anda mewujudkan visi misi tersebut?

Saya kira untuk mewujudkannya kita harus bergotong royong. Kekompakan itu kita utamakan, kalau bahasa kerennya pentahelix. Tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga pihak swasta dan partisipasi seluruh masyarakat, harus ikut bergotong royong untuk mewujudkannya.  Jadi kuncinya gotong royong, tidak bisa sendiri-sendiri.

Bisa dijelaskan lebih spesifik?

Jadi uluran tangan semua pihak dalam pembangunan sangat menentukan kemajuan suatu daerah. Apa yang menjadi tagline Subang saat ini yakni “Subang Gotong Royong, Subang Jawara” itu betul-betul bukan hanya sebuah tagline atau Salam Subang semata, tapi harus bisa dilaksanakan. Saya yakin dengan bergotong royong semua program bisa berjalan, bisa di implementasikan. Jadi apa yang kita cita-citakan, kejayaan, keistimewaan, kesejahteraan bisa betul-betul terwujud.

Bisa disebutkan program apa yang sudah berjalan selama Anda menjadi bupati?

Mengenai program, itu kan sudah dikelompokkan ke dalam sembilan program Jawara. Pertama kita prioritaskan di infrastruktur, karena sebagian besar membutuhkan infrastruktur, seperti bidang kesehatan, pertanian, pariwisata, perekonomian dan bidang-bidang lainnya. Infrastruktur saat ini menjadi pendukung dari program yang sudah ditetapkan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

Baca juga: Berawal dari Protes Tetangga, Juru Tulis Desa di Subang Bikin Insenerator Berbasis IoT

Jadi konkretnya seperti apa?

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved