Bermodal Rp 1 Juta, Risma Pilih Jualan Makanan & Minuman Ringan di Pangandaran, Tolak Pinjaman Uang

"Jika belajar berjualan di saat muda mah, nantinya kalau sudah punya suami atau berumah tangga itu jadi bisa dan terbiasa"

Tribun Jabar/Padna
Rismawati , berjualan jajanan di objek wisata Pantai Karapyak, Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran 

RISMAWATI (20), wanita muda warga Pantai Karapyak, Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, tidak mau berpangku tangan setelah tidak bekerja  lagi.  

Anak bungsu dari tiga bersaudara yang biasa disapa Risma ini, sebelumnya bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART), sales promotion girl (SPG) minuman, hingga  sales  gas elpiji di luar daerah Pangandaran.

Ia  terakhir melamar pekerjaan di satu perusahaan golf. Namun, karena pandemi Covid-19, Risma tidak bisa meneruskan lamaran kerjanya.

Rismawati,  berjualan minuman dan makanan ringan di objek wisata Pantai Karapyak,Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran,
Rismawati, berjualan minuman dan makanan ringan di objek wisata Pantai Karapyak,Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, (TribunJabar/Padna)

Risma pun akhirnya memilih berjualan jajanan di sekitar objek wisata Pantai Karapyak. Ia memutuskan berjualan jnakanan dan minuman ringan, karena tidak ingin menyusahkan orang tua dan ingin mandiri.

Semenjak keluar sekolah SLTA, Risma kerja di luar kota.  Meskipun orang tuanya masih terhitung orang mampu, tapi Risma tidak ingin menyusahkan kedua orang tuanya.

Baca juga: Gadis Penjual Cilok yang Bercadar di Indramayu Ini Gemar Mengajar dan Ingin Melanjutkan Kuliah

Sisa uang Rp 1 juta dari hasil kerja di tempat sebelumnya, Risma gunakan untuk modal berdagang jualan jajanan.

"Jika belajar berjualan di saat muda mah, nantinya kalau sudah punya suami atau berumah tangga itu jadi bisa dan terbiasa," ujar Rismawati saat ditemui Tribun Jabar di sela sela berjualan, Minggu (13/6/2021).

"Saya usaha sendiri, semenjak  Idulfitri kemarin. Dan uang modalnya juga sedikit dari tabungan kerja Saya dulu." ucapnya

Baca juga: Lepas dari Lilitan Utang, Dini Fitriyah Kini Punya 6.000 Agen Penjual Brand Mouza

Ia menyampaikan, saat akan berjualan pernah ada yang menawari pinjaman untuk uang modalnya. 

"Tapi saya menolak pinjaman itu, karena takut tidak bisa mengembalikan. Kan yang namanya berdagang itu tidak tentu hasilnya, nanti kalau bangkrut gimana. Ini sedikit juga, modalnya kan punya sendiri," katanya.

Berjualan di sini, ujar Risma, sama sekali tidak ada bantuan dari saudara atau pun orang tuanya.

"Ini modal hasil keringat sendiri. Karena Saya kasihan sama orang tua, mereka kan sudah tua. Harusnya, Saya yang ngasih," ucapnya.

Baca juga: Diana Biasa Posting Kue-kue Buatannya di Media Sosial, Hasil Keuntungan untuk Uang Jajan Anak

Risma pun mengaku sudah lama mandiri. “Saya mau beli pakaian atau lainnya itu beli dari uang hasil sendiri, tidak meminta sama orang tua," ucapnya.

Ia berharap, semoga kedua orang tuanya masih tetap sehat dan ada ketika ia sudah sukses serta sudah menikah.

"Minimalnya, Saya masih ada kesempatan waktu untuk bisa membantu orang tua ketika sedang kesusahan," ucap Rismawati. (tribunjabar/padna)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved