Rhyma Permatasari Lakukan Bebersih Alam untuk Tenangkan Diri dan Bikin Program Pemberdayan Perempuan

"Aku akan fokus pada waktu juga karena kalau kerjanya tertekan justru memberikan hormon yang negatif pada tubuh"

TribunJabar/Putri Puspita
Rhyna Permatsari, pendiri Yayasan CAI 

Ia pun mengharapkan serupa dari generasi muda saat ini banyak yang ingin menjadi influencer dan youtuber.

Rhyma Permatasari
Rhyma Permatasari (TribunJabar/Putri Puspita)

"Jangan sampai orang-orang terbiasa dengan konten yang enggak baik. Jangan sampai hal yang enggak ada faedahnya jadi hal yang biasa. Sekecil apa pun, yuk coba memberikan afirmasi yang positif," kata Rhyma

Sejauh, ia berusaha konsisten pada prinsipnya itu. Selama aktif mengisi konten yang inspiratif di Instagram dan TikTok, Rhyma tak berpatok tema tertentu hanya agar dilirik ribuan pengikutnya.

Baca juga: Gadis yang Tinggal di Hutan Kaki Gunung Tangkuban Parahu Ini Bertekad Kuliah di Perguruan Tinggi

Dalam pekerjaan, ia mengatakan selalu berpacu pada dua hal, yaitu tantangan dan skill. "Kalau skill nambah tantangan dikit, aku bosan. Kalau tantangan banyak dan skill aku belum banyak, ngerjainnya tertekan. Aku justru mau jalanin konten tanpa ada tekanan," ujarnya.

Selain itu, Rhyma juga tak melulu mengurusi media sosial lantaran, sebagai ibu satu anak, ia juga harus membagi untuk keluarganya.

Baca juga: Anak Pasangan Buruh Tani di Indramayu Ini Raih Beasiswa Kuliah di Cina, Kisahnya Memotivasi

"Aku akan fokus pada waktu juga karena kalau kerjanya tertekan justru memberikan hormon yang negatif pada tubuh," kata Rhyma.

Ia selalu berusaha menyelesaikan pekerjaannya sehari sebelum deadline agar memiliki waktu luang dan produktif mengerjakan hal lain. (tribun jabar/putri puspita)

Sumber: Tribun Jabar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved