Rima Asal Bandung Jalani Hukuman 7 Tahun di Malaysia, Dipenjara Saat Hamil, Tak Mau Lagi Jadi TKW

"Seharusnya saya dijatuhi hukuman 13 tahun, tapi dibantu KBRI jadi 11 tahun, dan dapat remisi jadi 7 tahun 2 bulan,"

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Rima Diana, seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Pasirlame, RT 03/16, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Barat (KBB) 

RIMA Diana (31), seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Pasirlame, RT 03/16, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Barat (KBB) harus merasakan dinginnya jeruji besi saat dia bekerja di Malaysia.

Nasib yang dialami Rima itu bermula saat dia bekerja di sebuah restoran di Malaysia pada tahun 2007. Namun karena tidak tahan, kemudian dia keluar dan pindah kerja di pabrik setelah diajak oleh temannya.

Setelah itu Rima pun mengenal dan menikah dengan seorang laki-laki keturunan India bernama Karumalay yang tak lain merupakan atasannya di pabrik tersebut.

Rima Diana, seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Pasirlame, RT 03/16, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Barat (KBB)
Rima Diana, seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Pasirlame, RT 03/16, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Barat (KBB) (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

"Dia itu (mantan suami) kerja baik-baik karena sudah mengenal lama. Terus menikah hingga hamil, terus saya sakit dan tinggal di rumah adiknya karena tidak ada yang menjaga," ujar Rima saat ditemui di rumahnya, Rabu (9/6/2021).

Singkat cerita, selama satu minggu tinggal di rumah adik suaminya, Rima pun tinggal sendirian karena suami dan penghuni rumah itu harus bekerja. Saat dia sedang sendirian, datanglah Polisi Diraja Malaysia dan langsung menangkap Rima karena dituding memiliki dan menyimpan narkoba.

Baca juga: Hermono: TKI yang Legal hanya 704 Ribu atau 710 Ribu, yang Ilegal Bisa Tiga Kali Lipat

"Polisi biasa menanyakan paspor, jadi saya pun kasih. Setelah itu mencari barang yang lain di kamar yang saya juga belum pernah masuk ke dalam karena bukan rumah saya," katanya.

Saat Polisi Diraja memasuki kamar tersebut, kata Rima, mereka langsung menemukan narkoba. Namun, saat ditemukan, Rima tidak mengetahui bahwa barang itu merupakan narkoba dan sama sekali dia tidak mengedarkan atau mengonsumsi barang haram tersebut.

"Tapi karena disitu hanya ada satu orang (Rima), jadi yang kenanya (ditangkap) ya saya. Terus saya ditanya terkait barang itu apa, saya jawab gak tahu, karena memang saya gak tahu. Itu kejadiannya pada tahun 2013," ucap Rima.

Baca juga: Sungguh Mulia Ari Jalliludin, Spontan Berikan Pakaian untuk ODGJ di Tegallega Bandung

Setelah satu minggu Rima ditangkap polisi, suaminya juga ternyata turut ditangkap karena diduga sebagai pengedar narkoba dan mereka divonis 13 tahun penjara hingga akhirnya dia ditahan di Penjara Sebarang Prai, Malaysia.

Rima pun ditangkap polisi saat mengandung enam bulan. kemudian dia melahirkan di rumah sakit Malaysia. Setelah anaknya lahir, Rima pun terpaksa harus mengasuh anaknya di dalam penjara selama 1 tahun 8 bulan.

Gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia
Gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia (istimewa)
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved