Profesor Ofyar Z Tamin Berpulang, Jasanya Besar Bagi Penellitian & Pengembangan Transportasi

"Bagi saya almarhum bukan hanya sebagai dosen atau pun mitra kerja, tapi sudah saya anggap seperti ayah saya sendiri,

Tribunnews
Prof Dr Ir Ofyar Zainuddin Tamin M.Sc 

INNALILLAHI wa innailaihi raji'un, kabar duka datang dari Guru Besar Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan dari kelompok keahlian Rekayasa Transportasi ITB, yang juga Rektor dari Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Prof. Dr. Ir. Ofyar Zainuddin Tamin, M.Sc meninggal dunia pukul 06.55 setelah dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat, Rabu (9/6/2021).

Sebelum di makamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan sore nanti, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka Komplek Timah Kavling 17, Fatmawati Cilandak, Jakarta Selatan.

Informasi awal meninggalnya guru besar Bidang Transportasi itu tersebar dalam pesan di grup WhatsApp Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Lampung, dimana Prof. Ofyar menjadi salah satu pengurus dari organisasi tersebut. 

Prof Dr Ir Ofyar Zainuddin Tamin M.Sc
Prof Dr Ir Ofyar Zainuddin Tamin M.Sc (Tribunnews)

"Innalillahi wa innailaihi rojiun telah meninggal dunia Prof. Ofyar Z. Tamin (Rektor Itera), karena sakit komplikasi di RSCM Kencana Jakarta, jam 6.55 tadi pagi. Mohon perkenan doa semoga husnul khotimah, dan diterima amal ibadahnya serta diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT," bunyi pesan dari grup WhatsApp ICMI Lampung, Rabu (9/6/2021).

Kabar duka dari pria kelahiran Medan, 23 Agustus 1958 itu pun bukan hanya mengejutkan sivitas akademika ITERA, tapi juga ITB. Terlebih almarhum merupakan Dekan Sekolah Pascasarjana ITB periode 2004-2010.

Baca juga: Prof Sanusi Uwes Menjadi Ketua DPW Partai Ummat Jabar, Berupaya Penuhi Legalitas Menkumham

Prof. Ofyar merupakan lulusan Teknik Sipil ITB tahun 1982, kemudian melanjutkan studi S2 transportation planning and modelling di University of London, Inggris tahun 1986, dan meraih gelar Ph.D, bidang transportation planning and modelling masih dari University of London tahun 1988.

Salah seorang akademisi ITB yang juga sempat di promotori pada tesis dan disertasi oleh Prof. Ofyar secara langsung, yaitu Ir R Sony Sulaksono Wibowo mengaku terkejut dan sangat kehilangan atas meninggalnya almarhum, terlebih baginya almarhum telah dianggap seperti ayahnya sendiri.

"Bagi saya almarhum bukan hanya sebagai dosen atau pun mitra kerja, tapi sudah saya anggap seperti ayah saya sendiri, karena kami sangat dekat," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Pemilik Konglomerasi Transportasi Ini Menikahi Artis Nikita Willy, Inilah Sosok Indra Priawan  

Sony menuturkan, Ia awal mengenal mendiang Prof. Ofyar di tingkat tiga saat ia masih menjadi menjadi mahasiswa S1, sekitar tahun 1990an. Saat itu, Ia diajak oleh Prof. Ofyar untuk terlibat dalam berbagai pekerjaan penelitian dan beberapa projek. Bahkan, saat ujian sidang skripsi, Prof. Ofyar merupakan salah seorang dosen pengujinya kala itu.

Kemudian kerja sama keduanya, masih berlanjut saat Sony menempuh pendidikan program S2 dan S3 di ITB. 

berita duka wafatnya Prof Dr Ir Ofyar Zainuddin Tamin M.Sc
berita duka wafatnya Prof Dr Ir Ofyar Zainuddin Tamin M.Sc (istimewa)
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved