Edelweiss Rawa di Rancaupas, Kabupaten Bandung. Hanya Boleh Dilihat, Tidak Boleh Dipetik

"Tapi karena memiliki karakter tidak membusuk maka saat itu dinamakanlah eidelweis rawa"

Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Bunga edelweiss rawa di Rancaupas, Kabupaten Bandung. Seperti halnya edelweiss, bunga ini juga abadi 

SEPERTI halnya bunga edelweis, bunga rawa  yang tumbuh subur di kawasan Rancaupas, Rancabali, Kabupaten Bandung, ini juga abadi. Tak hanya tak mudah layu. Bunga ini cantik.

Tidak heran, bunga rawa berbentuk seperti payung, berwarna putih dengan sedikit bintik hitam itu amat terkenal di kalangan para pencinta alam yang kerap berkunjung ke Rancaupas

Bentuknya yang unik dan diameter bunganya yang terbilang besar, sekitar tiga sentimeteran,  serta tangkainya yang panjang, membuat bunga ini sangat mudah untuk dikenali dan diingat. Belum lagi daun hijaunya yang panjang dan lancip yang mirip dengan daun pandan.

Bunga edelweiss rawa di Rancaupas, Kabupaten Bandung. Seperti halnya edelweiss, bunga ini juga abadi
Bunga edelweiss rawa di Rancaupas, Kabupaten Bandung. Seperti halnya edelweiss, bunga ini juga abadi (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

Di Rancaupas, bunga ini tumbuh subur di rawa. Keberadaannya membuat suasana rawa terasa berbeda. Lebih romantis.

Cluster Manager Kawah Putih, Rancaupas, dan Patuha Resort , Trisna Mulyana, mengatakan bunga itu mulai disadari keberadaannya di Rancaupas sekitar tahun 1990. Karena tumbuhnya di rawa, orang-orang menyebutnya bunga rawa.

"Tapi karena memiliki karakter tidak membusuk maka saat itu dinamakanlah eidelweis rawa," ujar Trisna, saat ditemui di Rancaupas, belum lama ini.

Baca juga: Beternak kelinci Hias, Omzet Nurdin Capai Rp 10 Juta Per Bulan di Musim Pandemi Ini

Trisna mengaku tak tahu pasti siapa yang pertama kali menyebut bunga ini dengan sebutan edelweis rawa.

"Yang pasti, anak-anak muda muda pada saat itu menyebutnya eidelweiss rawa. Dulu itu  terhampar di sekitar dua hektare kawasan Rancaupas. Sekarang sudah tidak seluas itu lagi persebarannya. Tapi masih ada satu spot, yang di situ masih terdapat habitat yang cukup bagus," kata Trisna.

Trisna mengatakan, rencananya, ke depan, tidak hanya penangkaran rusa timorensist yang ada Rancaupas.

Generasi milenial diharapkan mengenal salah satu bunga rawa yang karakternya mirip eidelweiss ini. Terlebih di Jawa Barat, bunga ini hanya ada di dua daerah, yakni di Ciharus, Kamojang, Kabupaten  Garut dan di Rancaupas.

Baca juga: Bisnis Batu Akik Masih Menjanjikan, Iwan Ridwan Rutin Jual Bongkahan Batu Akik Garut ke Mancanegara

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved