Di Tangan Jaelani Limbah Kabel Jadi Miniatur Mobil, Motor, Hingga Kereta Api dengan Stasiunnya

"Harga miniatur kereta api Rp 150 ribu, miniatur truk Rp 200 ribu, dan miniatur motor Rp 100 ribu"

Tribun Jabar/Nandri Prilatama
Jaelani (37) menunjukkan miniatur kereta api buatannya dari limbah kabel dan papan PVC, di kediamannya di Purwakarta, Selasa (25/5). 

DI tangan Jaelani (37), limbah-limbah kabel dan papan PVC bekas berubah menjadi rupiah. Warga Kampung Simpang, Kelurahan Nagri Kidul, Kabupaten Purwakarta, itu menyulapnya menjadi aneka miniatur sepeda motor, mobil, bahkan miniatur kereta. Keren.

Jaelani mengaku memulai hobinya  ini sejak 2010. Awalnya, bahan yang digunakannya lebih sederhana, hanya kardus dan bekas botol atau gelas minuman.

Tapi, hasilnya, kurang memuaskan. Namun, itu pula yang kemudian mendorongnya untuk terus mencoba, dan mencari berbagai referensi yang bisa ia pelajari.

MINIARUR KERETA - Jaelani (37) menunjukkan miniatur kereta api buatannya dari limbah kabel dan papan PVC, di kediamannya di Purwakarta, Selasa (25/5).
MINIARUR KERETA - Jaelani (37) menunjukkan miniatur kereta api buatannya dari limbah kabel dan papan PVC, di kediamannya di Purwakarta, Selasa (25/5). (Tribun Jabar/Nandri Prilatama)

Ide membuat aneka miniatur kendaraan dari limbah kabel dan papan PVC ini, menurut Jaelani, muncul saat ia membuka-buka media sosial Youtube.

Bermodalkan pisau ukir, cutter, papan pvc, dan limbah kabel, Jaelani membuat berbagai macam miniatur kendaraan. Ia membuat miniatur ini hanya saat malam hari atau selepas pulang kerja.

"Saya paling sering membuat kereta api, sedangkan miniatur motor baru-baru ini dengan bahannya kabel dan sedikit dari papan pvc," katanya saat ditemui di rumahnya, Selasa (25/5).

Baca juga: Tekun Membuat Miniatur Kapal Laut dari Kayu, Toto Rizaldi Banjir Pesanan di Masa Pandemi

Jaelani menyebut untuk pembuatan miniatur motor, ia hanya perlu waktu sehari. Tampak miniatur motor yang sudah dia buat dan ada di rumahnya terdapat dua unit dengan jenis motor RX King. Sementara untuk pembuatan kereta api, kata Jaelani, dia butuh waktu hingga empat hari.

"Peminat miniatur yang saya buat alhamdulillah ada. Biasanya saya pasarkan lewat online media sosial seperti Facebook dan Instagram. Harga miniatur kereta api Rp 150 ribu, miniatur truk Rp 200 ribu, dan miniatur motor Rp 100 ribu," ucapnya.

Baca juga: Selama Belajar di Rumah Syamsul Hasilkan Pundi-pundi Rupiah dari Membuat Miniatur Truk

Setiap kali membuat miniatur kendaraan ini bukan berarti dia tak menemukan kendala. Jaelani menyebut kendala yang seringkali dia dapatkan ialah saat hendak mengukir papan pvc yang membutuhkan ketelitian agar tampak serupa dengan aslinya.

Jaelani (37) menunjukkan miniatur kereta api buatannya dari limbah kabel dan papan PVC, di kediamannya di Purwakarta, Selasa (25/5).
Jaelani (37) menunjukkan miniatur kereta api buatannya dari limbah kabel dan papan PVC, di kediamannya di Purwakarta, Selasa (25/5). (Tribun Jabar/Nandri Prilatama)

"Apalagi untuk miniatur kereta api itu saya harus sesuaikan dengan skala ke miniatur rel sehingga ketika tidak pas maka harus dilakukan perubahan kembali," ujar Jaelani yang kini sudah dikaruniai seorang anak yang masih dusuk di kelas dua sekolah dasar ini.

Jaelani tak hanya membuat miniatur keretanya, melainkan juga miniatur stasiun beserta rel-relnya dengan bahan-bahan seperti PVC dan kabel.

Baca juga: Maman Rustaman Bikin Miniatur Truk dan Bus dari Kayu yang Mirip Aslinya, Produknya Laris

Kini, hasil karya Jaelani sudah sampai Kalimantan dan Bali. Dia mengaku pembeli dari Kalimantan dan Bali memesan miniatur kereta api dan mobil. Sedangkan pembeli dari Purwakarta, kata dia, masih terhitung dengan jari.

"Biasanya saya membuat dahulu miniatur-miniatur kendaraan ini, lalu saya promosikan ke media sosial dan ada yang memesannya. Tapi, ada pula yang memesannya dahulu," katanya. (tribunjabar/nandri prilatama)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved