Warga Dusun Cimeong Direlokasi ke Dusun Mekarsari. Penghuni Terakhir Kampung Mati Itu Pun Pindah

“Iya saya kurang sehat dan belum lama meninggalkan kampung mati untuk  pengobatan medis".

Tribun Cirebon/Ahmad Ripai
Dusun Mekarsari di Desa Cilayung, Kecamatan Ciwaru, Kuningan. Ini merupakan perumahan relokasi dari Dusun Cimeong. 

DUSUN Cimeong , di Desa Cilayung, Kecamatan Ciwaru, Kuningan,  dikenal sebagai Kampung Mati. Asal mula disebut kampung mati itu karena empat tahun silam, dusun tersebut dilanda longsor. Warga dusun setempat pun dievakuasi ke tempat yang lebih layak yaitu di Dusun Mekarsari, masih di Desa Cilayung.

 “Ya kejadian longsor yang merusak lahan dan bangunan rumah di Dusun Cimeong  itu terjadi pada  Januari 2017. Pada waktu kejadian kami masih ingat, bangunan rumah satu dengan lainnya itu beradu yang akibat kondisi tanah ambles,” ujar Beni, warga yang dievakuasi ke Dusun Mekarsari, kepada Tribun Cirebon, Kamis (20/5/2021).

Menurut Beni  pada saat kejadian di Dusun Cimeong itu tidak mirip seperti adegan film Kiamat 2012. Pasalnya, selain rumah beradu, tiang listrik pun goyang kanan–kiri. Dentuman keras dari petir yang disertai turun hujan melengkapi suasana musibah bencana alam tersebut.

Dusun Cimeong, Desa Cilayung, Kecamatan Ciwaru, Kuningan
Dusun Cimeong, Desa Cilayung, Kecamatan Ciwaru, Kuningan (Tribun Cirebon/Ahmad Ripai)

Untunglah sewaktu kejadian longsor, kata Beni, tidak ada satu pun warga yang menjadi korban kena amukan alam itu.

 Budin, juga adik Beni, menambahkan, saat kejadian longsor semua warga bersama keluarga keluar rumah dan menyelematkan diri.

“Saat hujan berlangsung disertai longsor, warga lain pun berhamburan keluar dari Dusun Cimeong,” katanya.

Baca juga: Inah Turun Temurun Memproduksi Rengginang di Dusun Kliwon, Sindangagung, Kabupaten Kuningan

Seusai kejadian, kata Budin, evakuasi barang dan peralatan rumah tangga warga  menghabiskan waktu hingga satu minggu.

Bicara kampung mati, tentu memiliki jalinan kuat dengan sosok Bah Lurah yang memiliki nama lengkap Edi Kurdi (69) Sebelumnya tinggal sendirian di lokasi kampung mati daerah setempat.

 “Ya nama Bah Lurah itu saya, Edi Kurdi yang menjadi Lurah di Dusun Cimeong selama 17 tahun sebelum muncul sebutan kampung mati,” kata Bah Lurah saat ditemui rumah anaknya di Dusun Mekarsari yang cukup jauh jarak dari lokasi kampung mati alias Dusun Cimeong.

Saat berbincangan dengan Bah Lurah yang terlihat kondisi kesehatannya kurang baik, ini tidak banyak menyita waktu pribadi Bah Lurah saat ditemui di rumah anaknya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved