Baca Al-Qur'an Braille Itu Gampang-gampang Susah Tapi Para Santri Tunanetra Itu Semangat Membacanya

"Saat itu, orang tua saya ingin anaknya bisa belajar membaca Al-Qur'an meski anaknya memiliki keterbatasan penglihatan"

Tribun Cirebom/Eki Yulianto
Para santri SLB Bagian Tunanetra di Kelurahan Babakan Jawa, Kecamatan/Kabupaten Majalengka membaca Al-Qur'an braille pada bulan Ramadan. 

TIDAK dapat melihat tak menjadi halangan bagi Irna (27) dan teman-temannya belajar membaca Al-Qur'an. Bukan sesuatu yang mudah. Tapi tak mustahil.

Dibandingkan teman-temannya di Sekolah Luar Biasa (SLB) Bagian Tunanetra di Kelurahan Babakan Jawa, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, bacaan Al-Qur'an Irna relatif lebih lancar.

Ujung telunjuknya sudah sangat terlatih membaca huruf-huruf yang tertera dalam Al-Qur'an Braille. Sesuatu yang tak mudah bahkan untuk penyandang tunanetra yang belum terbiasa.

Irna, salah satu santri putri yang ikut belajar membaca Al-Qur'an braille
Irna, salah satu santri putri yang ikut belajar membaca Al-Qur'an braille (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)

Ditemui di SLB tempatnya belajar, Senin (19/4), Irna mengaku memang tak mudah membaca Al-Qur'an dalam huruf Braille.

"Ada kesulitan tersendiri. Harus menghafal tajwidnya terlebih dahulu. Gampang-gampang susah," ujarnya.

Irna mengaku sudah mulai belajar membaca Al-Qur'an Braille ini sejak berusia 17 tahun.

"Saat itu, orang tua saya ingin anaknya bisa belajar membaca Al-Qur'an meski anaknya memiliki keterbatasan penglihatan. Sampai sekarang, sudah 10 tahun saya belajar membaca Al-Qur'an," kata Irna.

Baca juga: AL -QURAN Berusia Ratusan Tahun di Majalengka Terbuat dari Kulit Kayu, Disimpan di Lemari Teratas

Irna mengatakan, pada bulan Ramadan ini, ia dan teman-temannya meluangkan waktu lebih banyak untuk membaca Al-Qua'an. Selain mendapatkan pahala, kata Irna, membaca Al-Qur'an sudah menjadi salah satu hobinya.

"Saya sudah sejak lahir begini (tunanetra). Saya pastinya semangat (membaca Al-Qur'an) meski tidak bisa melihat," ujarnya.

Suasana para santri SLB Bagian Tunanetra di Kelurahan Babakan Jawa, Kecamatan/Kabupaten Majalengka yang semangat membaca Al-Qur'an braille di bulan ramadan.
Suasana para santri SLB Bagian Tunanetra di Kelurahan Babakan Jawa, Kecamatan/Kabupaten Majalengka yang semangat membaca Al-Qur'an braille di bulan ramadan. (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)

Ada Tahapannya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved