Oded: Sudah Ada 191 lokasi Buruan SAE di Kota Bandung, Kang Pisman Terus Berjalan

“Pembelajaran tatap muka baru bisa dilaksanakan salah satunya jika seluruh guru dan tenaga kependidikan telah divaksin"

Editor: adityas annas azhari
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Wali Kota Bandung, Oded M Danial 

SEJAK dilantik sebagai Wali Kota Bandung pada September 2018, Oded M Danial dan wakilnya Yana Mulyana telah menelurkan sejumlah program. Dalam waktu dua tahun tujuh bulan ini Oded pun berusaha mewujudkan visi misinya yaitu Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera dan agamis.

Di bulan Ramadan yang masih dalam situasi Pandemi Covid-19 ini, kegiatan kesehariannya tetap berjalan. Namun kegiatan disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang terjadi, termasuk mengurangi kegiatan bertemu dengan warga karena khawatir terjadi kerumunan.

Bagaimana perkembangan Kota Bandung terkini, seiring sejumlah program yang telah digulirkannya itu, Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM berkesempatan mewawancarai Wali Kota Bandung itu secara eksklusif di Balai Kota Bandung, belum lama ini. Petikan wawancaranya disajikan dalam empat tulisan berikut:

Wali Kota Bandung, Oded M Danial, saat diwawancarai Tribun Jabar di ruang kerjanya
Wali Kota Bandung, Oded M Danial, saat diwawancarai Tribun Jabar di ruang kerjanya (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Penuhi Kebutuhan Sendiri

Dua tahun tujuh bulan memimpin Kota Bandung, telah banyak program yang dimunculkan oleh Wali Kota Bandung Oded M Danial. Satu yang hingga kini masih berjalan adalah Buruan SAE, satu program unggulan yang selalu disampaikan oleh Mang Oded, sapaan Oded M Danial, di berbagai tempat.

Menurut Mang Oded, ide awal program Buruan SAE adalah memanfaatkan halaman rumah sendiri untuk ditanami sayuran, memelihara ayam atau ikan untuk konsumsi sendiri demi ketahanan pangan keluarga. Buruan SAE itu artinya halaman yang indah dan bermanfaat. SAE sendiri singkatan dari Sehat, Alami  dan Ekonomis.

"Di Kota Bandung sudah ada 191 lokasi Buruan SAE yang tersebar di 111 kelurahan. Targetnya di seluruh kelurahan di Kota Bandung memiliki Buruan SAE. Di Kota Bandung ini ada 151 kelurahan, jadi tinggal 40 kelurahan lagi yang harus dibangun Buruan SAE," kata Mang Oded.

Baca juga: Uu: Perda Pesantren Ini yang Pertama di RI, Kami Jalan Terus Meski Sempat Ditolak Mendagri

Jika warga tak punya halaman rumah, kata Oded, sayuran bisa ditanam di pot atau di dinding rumah menggunakan media botol bekas atau lainnya. Begitu pun jika ingin memelihara ayam, tak perlu lahan yang luas di teras rumah pun bisa.

Menurut Oded, Buruan SAE merupakan inovasi membantu menanggulangi permasalahan pangan di Kota Bandung. “ Jadi warga tak perlu lagi membeli sayuran, ayam, telur, atau ikan ke pasar karena bisa panen di halaman rumah. Jadi minimal bisa memenuhi kebutuhan sendiri,” kata Oded.

Oded pun mencontohkan kegiatan kesehariannya di Pendopo Kota Bandung, dimana halaman rumah dinas itu kini ditanami berbagai macam sayuran, beternak ayam dan ikan. “Saya sekarang sudah gak beli telur lagi ke pasar, tinggal ambil di kandang,” kata Oded.

Baca juga: Mengabadikan Elvis Presley, Hanche dari Bandung ke Pentas Internasional, Mengharumkan Indonesia

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved