Melalui Youtube Magdalena Fridawati Membantu Para Pelaku Kuliner UMKM Melewati Pandemi Covid-19

"Program kerja sama dengan Teh Pucuk Harum mendatangi 14 UMKM pilihan di wilayah Pulau Jawa hingga Bali

istimewa
Magdalena saat membuat konten kuliner nasi goreng 

PANDEMI Covid-19 yang melanda Indonesia sejak awal maret 2020 silam menimbulkan dampak yang besar di berbagai sektor, terlebih dalam sektor kuliner. 

Hal ini dapat terlihat bahwa kuliner termasuk sektor strategis yang mampu menarik perhatian masyarakat karena banyaknya makanan hits muncul dari para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia.

Untuk mendukung perkembangan kuliner di Indonesia, food blogger Magdalena berkolaborasi dengan Teh Pucuk Harum membuat konten tentang keluh kesah para pelaku UMKM.

Magdalena saat menyantap berbagai varian seafood
Magdalena saat menyantap berbagai varian seafood (istimewa)

Sebagai seorang YouTuber, Magdalena Fridawati pun konsisten membantu UMKM terdampak Covid-19 sejak Juni 2020.

Ia pun memanfaatkan platform digital dengan para pelaku UMKM di area Jabodetabek 

Selama membuat konten di masa pandemi, Magdalena banyak mendapat keluh kesah yang serupa, sehingga tergerak hatinya untuk dapat menjaring lebih banyak massa dari kalangan penggiat kuliner, maupun masyarakat umum.

Baca juga: Aljun Edo Rutin Ekspor Domba ke Emirat Arab, Punya Domba Bertanduk 4, Ditawar Youtuber Papan Atas

Senior Brand Manager Teh Pucuk Harum, Yustina Amelia mengatakan, konsep yang diusung oleh Magdalena pada program UMKM Pilihan Mgdalenaf bersama Teh Pucuk Harum adalah membantu para UMKM di bidang kuliner yang mengalami penurunan omzet ataupun bergantung pada penghasilan sehari-hari. 

"Program kerja sama dengan Teh Pucuk Harum mendatangi 14 UMKM pilihan di wilayah Pulau Jawa hingga Bali tepatnya di enam kota, yaitu Bandung, Cirebon, Yogyakarta, Malang, Surabaya dan Denpasar," ujar Yustina, Jumat (23/4/2021).

Proses pemilihan UMKM tersebut diawali dari proses kurasi atau seleksi yang dilakukan untuk menentukan UMKM mana yang akan diliput pada platform media sosial Mgdalenaf 

Baca juga: Kelana Rasa 4 Kuliner Khas Jawa Timur Paling Menggoyang Lidah di Bandung

Pada enam kota yang dikunjungi, terdapat beberapa kisah menarik di setiap UMKM pilihan Magdalena di kota-kota tersebut, diantaranya ada Nasi Goreng Mas Aying yang berlokasi di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. 

Magdalena menceritakan ada Nasi Goreng Mas Aying yang berlokasi di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. 

"UMKM kuliner ini mengalami penurunan omzet yang drastis dan disertai tragedi perampokan yang menimpa penjualnya hingga viral di sosial media," ujar Magdalena. 

Kolaborasi Magdalena bersama Teh Pucuk Harum dalam pembuatan konten
Kolaborasi Magdalena bersama Teh Pucuk Harum dalam pembuatan konten (istimewa)

Selain itu ada Tongseng Bunda yang berlokasi di Cirebon, mengalami penurunan omzet, tetapi tidak menjadikan alasan pelaku bisnis kuliner ini untuk mengurangi pegawai.

Lalu Gulai Tugu Pak Samin, yang berlokasi di kota Yogyakarta, memiliki kisah perjuangan dalam mempertahankan resep warisan keluarga di tengah pandemi.

Warung Nasi Bali Men Weti yang berlokasi di Denpasar, Bali yang memliki kisah selama pandemi ternyata kuliner legendaris ini terselamatkan berkat wisatawan lokal yang menjadi pelanggan setianya.

Baca juga: Inilah Tia, Sosok Kartini Modern, Ibu Rumah Tangga yang Juga Machine Learning Curriculum Developer

Namun dari semua kisah UMKM di enam kota yang telah dikunjungi, yang paling membekas di hati Magdalena yaitu Bakso Gilang Kuah Sadis yang berlokasi di Batu, kota Malang.

"Kisahnya menarik karena penjualnya seorang wanita independen yang selalu mencari cara agar dapat bertahan," ucapnya. 

Magdalena menghubungkan kisah tersebut dengan keadaan yang dialami kaum wanita di masa pandemi untuk terus bergerak meski banyak keterbatasan. 

"Patut menjadi inspirasi bagi kita sebagai generasi muda khususnya saya, karena penjual bakso ini merupakan seorang ibu yang sudah berjualan dari tahun 2012, beliau berjualan seorang diri," ujar Magdalena.

Baca juga: Inovasi Musik dengan Playtronica Ala Sisca Guzheng, Sang Pemain Harpa

Dari hal berbelanja hingga memasak pun Ibu ini mengerjakannya sendiri.  "Kisah ini bisa menjadi teladan untuk kita sebagai wanita, karena sebagai wanita kita harus bisa mandiri, siap dan kuat dalam menghadapi situasi dan kondisi apapun,” ucapnya 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved