RA Kosasih Bapak Komik Indonesia Pencipta Tokoh Sri Asih, Filmnya Akan Diluncurkan oleh Bumilangit

RA Kosasih wafat di Tangerang, 24 Juli 2012 dalam usia 93  tahun. Ia mewariskan karya-karya komik bermutu tinggi untuk Indonesia

istimewa
Raden Ahmad Kosasih, Bapak Komik Indonesia 

BERKEMBANGNYA  dunia digital membuat perubahan gaya membaca komik bagi generasi milenial atau gen Z. Kini membaca komik melalui aplikasi di ponsel atau komputer menjadi pilihan karena sudah menggunakan grafis yang bagus dan tentunya lebih berwarna.

Sudah sejak era kolonial Belanda, warga Indonesia mengenal komik. Saat itu di era 1930-an komik di Indonesia masih berupa cerita bergambar hitam putih yang ada di surat kabar. Barulah pada 1950-an muncuk komik dalam bentuk buku di Indonesia

Adalah Raden Ahmad (RA) Kosasih yang merupakan sosok penting dalam perkembangan komik di Indonesia. Pria kelahiran Bogor, 4 April 1919 ini memperkenalkan sejumlah karakter komik asli Indonesia dalam bentuk buku yang digemari semua usia pada 1950-an.

Sri Asih, karakter komik ciptaan RA Kosasih
Sri Asih, karakter komik ciptaan RA Kosasih (istimewa)

Para penggemar komik Indonesia pun memperingati tanggal 4 April sebagai Hari Kosasih, bahkan ia dijuluki sebagai Bapak Komik Indonesia.

Hal ini karena RA Kosasih sepanjang hidupnya menghasilkan banyak karya dan berbagai genre baik superhero, wayang, cerita rakyat, silat, roman, komedi, bahkan cerita Legenda. Kosasih produktif menghasilkan karya-karyanya pada periode 1954 hingga 1980-an.

Baca juga: Cerita Bhatara, Hidup dari Wayang dan Dedikasikan Diri Jadi Dalang, Kini Geluti Wayang Kulit Sunda

Tahun 1980-an beliau berhenti berkarya, karena tangannya mulai gemetar saat menggambar.  RA Kosasih wafat di Tangerang, 24 Juli 2012 dalam usia 93  tahun. Ia mewariskan karya-karya komik bermutu tinggi untuk Indonesia.

Karya perdana Kosasih adalah karakter  Sri Asih. Sosok perempuan pembela keadilan ini dikisahkan melalui kiprahnya bersama Nani Gadis Rimba, karya Johnlo, pada 1 Januari 1954 dalam buku komik bernama Madjalah Komik itu.

Komik perdana Sri Asih buatan RA Kosasih yang diterbitkan pada 1 Januari 1954 oleh UP Melodie Bandung
Komik perdana Sri Asih buatan RA Kosasih yang diterbitkan pada 1 Januari 1954 oleh UP Melodie Bandung (istimewa)

Madjalah Komik tersebu diterbitkan oleh Penerbit UP Melodie di Bandung, Jawa Barat. Sejak saat itu setiap tanggal 1 dan 15 di setiap bulannya, UP Melodie Bandung selalu menerbitkan komik-komik baru dengan wilayah edarannya ke seluruh Nusantara.

Tak lama muncullah penerbit Cosmos dan penerbit di Medan yang memproduksi komik-komik wayang mengekor kesuksesan Melodie.

Baca juga: Ramdan Kosasih, Penjual dan Perajin Wayang Golek yang Tersisa di Kawasan Braga Kota Bandung

Madjalah Komik terbitan Bandung yang hanya berisi dua judul komik jagoan wanita itu  suskes mencuri hati pembacanya. Cetakan pertama yang hanya diterbitkan 2.000 eksemplar ludes terjual dalam beberapa hari dan kemudian dicetak ulang dengan oplah naik tajam.

Petualangan baru Sri Asih selalu dinanti-nanti kehadirannya oleh pembaca masa itu. Sri Asih begitu menancap ke dalam hati setiap penggemarnya. Hingga komik lokal mampu berkompetisi dengan komik-komik impor yang kala itu juga membanjiri Indonesia.

Sri Asih, karakter komik jagoan perempuan Indonesia yang diciptakan RA Kosasih
Sri Asih, karakter komik jagoan perempuan Indonesia yang diciptakan RA Kosasih (istimewa)

Sri Asih adalah ungkapan hati dan pikiran Kosasih mengenai kesetaraan wanita Indonesia pada masa itu. Tercatat lebih dari tujuh petualangan Sri Asih dalam menumpas angkara murka baik di bumi pertiwi maupun di mancanegara.

Setahun setelah terbitnya Sri Asih, Kosasih pada 1955 menyederhanakan Mahabharata dan Ramayana menjadi komik yang bisa dibaca dan dimengerti oleh semua kalangan.

Dua komik ini begitu fenomenal di zamannya, bahkan masih dicetak ulang pada tahun 2010 dan 2012 dalam kemasan mewah (premium).

Baca juga: Cerita Bhatara, Hidup dari Wayang dan Dedikasikan Diri Jadi Dalang, Kini Geluti Wayang Kulit Sunda

Karya-karya Kosasih banyak menginsiprasi anak-anak muda pada zamannya, sebut saja Hasmi, Nemo, dan Mansyur Daman yang di kemudian hari menjadi kreator-kreator komik Indonesia yang menghasilkan jagoan legendaris seperti Gundala dan Mandala.

Sosok Sri Asih ini oleh Bumilangit, perusahaan hiburan berbasis karakter yang mengelola pustaka karakter terbanyak di Indonesia, diperkenalkan kembali  kepada masyarakat.

Sosok Sri Asih, karakter komik jagoan perempuan
Sosok Sri Asih, karakter komik jagoan perempuan (istimewa)

Sri Asih kembali dihadirkan dalam format komik cetak seperti muncul dalam Komik Patriot Prahara dan dalam versi LINE Webtoon. Yang terbaru muncul dalam format komik digital dberjudul Patriot Sri Asih, kelanjutan dari kemunculan Sri Asih di Komik Patriot Prahara.

Sri Asih pun muncul kembali dalam film Gundala, Negeri ini butuh Patriot di tahun 2019.

Pada awal 2022, melalui Bumilangit Cinematic Universe sosok Sri Asih akan muncul kembali dalam format film layar lebar.  Harapannya film tersebut  dapat dinikmati masyarakat Indonesia. (tribunjabar/adityas a a)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved